Bendahara Golkar Sulsel Dukung Appi, Komitmen Tak Mau di Barisan Berseberangan
Senin, 04 Agu 2025 13:15
Munafri Arifuddin saat silaturahmi dengan Andi Ina di Rujab Bupati Barru. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Hubungan harmonis dua figur penting Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) menunjukkan soliditas hubungan baik.
Dalam pernyataan terbuka yang sarat makna politik, Bendahara DPD I Golkar Sulsel, Andi Ina Kartika Sari, menegaskan loyalitasnya kepada Wali Kota Makassar sekaligus Ketua DPD II Golkar Makassar, Munafri Arifuddin.
Andi Ina secara emosional menyampaikan bahwa dirinya tak akan pernah maju sebagai rival dalam kontestasi apa pun selama Munafri masih aktif dan maju mencalonkan diri.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat soliditas internal Golkar, sekaligus menutup ruang spekulasi terkait potensi persaingan keduanya di arena politik lokal.
Tentu saja, ungkapan Bendahara DPD I Golkar Sulawesi Selatan, itu penuh makna politik. Bahwa komitmennya untuk terus mendukung Ketua DPD II Golkar Makassar sekaligus Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam setiap langkah politik ke depan.
Ia menegaskan, tak akan pernah berada di barisan yang berseberangan dengan Appi—sapaan akrab Munafri.
"Saya selalu mendukung Pak Appi, baik di organisasi kemahasiswaan maupun dalam dunia politik. Jika beliau mencalonkan diri, saya pastikan tidak akan menjadi rival. Karena beliau bukan hanya pemimpin, tapi saudara," ujar Andi Ina.
Saat ini, partai Golkar Sulsel mempersiapakn diri untuk perhelatan Musda DPD I Golkar Sulsel, Dalam waktu dekat direncanakan bulan Agustus ini.
Salah satu agenda Musda DPD I Golkar Sulsel adalah pergantian Ketua DPD I. Adapun figur yang potensial digadang-gadang calon kuat Ketua Golkar Sulsel adalah Munafri Arifuddin, bahakn sudah mengantongi dukungan dari pemilik suara DPD II Golkar se-Sulsel.
Pada kesempatan ini, Andi Ina memberikan support sebagai sinyal dukungan. Tak hanya sekadar pernyataan politis, Bupati Barru itu, juga mengungkapkan pengalaman pribadi yang menyentuh tentang peran penting Munafri dalam perjalanan karier politiknya.
Ia mengenang momen Pilkada 2025, saat Munafri disebut memberikan dukungan moril yang sangat menentukan dan tak terlupakan.
"Saya tidak akan pernah melupakan kebaikan Pak Appi. Saya juga berjanji tetap memberikan dukungan dan support dalam organisasi manapun. Jika pak Appi maju, saya akan selalu mendukung," ungkapnya penuh haru.
Pernyataan Andi Ina dinilai sebagai sinyal kuat terhadap soliditas internal Partai Golkar Sulsel, khususnya menjelang agenda politik penting ke depan.
Hubungan harmonis antara dua tokoh sentral partai ini diyakini akan memperkuat konsolidasi kader di wilayah Makassar dan Sulsel kedepan.
Dalam pernyataan terbuka yang sarat makna politik, Bendahara DPD I Golkar Sulsel, Andi Ina Kartika Sari, menegaskan loyalitasnya kepada Wali Kota Makassar sekaligus Ketua DPD II Golkar Makassar, Munafri Arifuddin.
Andi Ina secara emosional menyampaikan bahwa dirinya tak akan pernah maju sebagai rival dalam kontestasi apa pun selama Munafri masih aktif dan maju mencalonkan diri.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat soliditas internal Golkar, sekaligus menutup ruang spekulasi terkait potensi persaingan keduanya di arena politik lokal.
Tentu saja, ungkapan Bendahara DPD I Golkar Sulawesi Selatan, itu penuh makna politik. Bahwa komitmennya untuk terus mendukung Ketua DPD II Golkar Makassar sekaligus Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam setiap langkah politik ke depan.
Ia menegaskan, tak akan pernah berada di barisan yang berseberangan dengan Appi—sapaan akrab Munafri.
"Saya selalu mendukung Pak Appi, baik di organisasi kemahasiswaan maupun dalam dunia politik. Jika beliau mencalonkan diri, saya pastikan tidak akan menjadi rival. Karena beliau bukan hanya pemimpin, tapi saudara," ujar Andi Ina.
Saat ini, partai Golkar Sulsel mempersiapakn diri untuk perhelatan Musda DPD I Golkar Sulsel, Dalam waktu dekat direncanakan bulan Agustus ini.
Salah satu agenda Musda DPD I Golkar Sulsel adalah pergantian Ketua DPD I. Adapun figur yang potensial digadang-gadang calon kuat Ketua Golkar Sulsel adalah Munafri Arifuddin, bahakn sudah mengantongi dukungan dari pemilik suara DPD II Golkar se-Sulsel.
Pada kesempatan ini, Andi Ina memberikan support sebagai sinyal dukungan. Tak hanya sekadar pernyataan politis, Bupati Barru itu, juga mengungkapkan pengalaman pribadi yang menyentuh tentang peran penting Munafri dalam perjalanan karier politiknya.
Ia mengenang momen Pilkada 2025, saat Munafri disebut memberikan dukungan moril yang sangat menentukan dan tak terlupakan.
"Saya tidak akan pernah melupakan kebaikan Pak Appi. Saya juga berjanji tetap memberikan dukungan dan support dalam organisasi manapun. Jika pak Appi maju, saya akan selalu mendukung," ungkapnya penuh haru.
Pernyataan Andi Ina dinilai sebagai sinyal kuat terhadap soliditas internal Partai Golkar Sulsel, khususnya menjelang agenda politik penting ke depan.
Hubungan harmonis antara dua tokoh sentral partai ini diyakini akan memperkuat konsolidasi kader di wilayah Makassar dan Sulsel kedepan.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Ramaikan Bursa Calon Ketua, Usman Marham jadi Figur Kunci di Tengah Kebuntuan Musda Golkar
Usman Marham pernah menjadi pengurus DPP Golkar selama tiga periode. Ia masuk pengurus era Ketua Umum Aburizal Bakrie, Setya Novanto, hingga Airlangga Hartarto di DPP Golkar.
Minggu, 26 Apr 2026 16:23
Sulsel
Andi Ina Kooperatif Penuhi Kembali Panggilan Kejati Sulsel, Berikan Klarifikasi ke BPKP
Mantan Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024, Andi Ina Kartika Sari kembali memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Sulsel pada Jumat (24/04/2026).
Jum'at, 24 Apr 2026 19:17
Sulsel
Ketua DPD Pinrang Usman Marham Serahkan Peluang Maju Musda ke DPP Golkar
Nama Usman Marham mulai ramai diperbincangkan dalam bursa calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda). Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Pinrang.
Kamis, 23 Apr 2026 22:06
Sulsel
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
Eks Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024, Andi Ina Kartika Sari, bersama sejumlah mantan pimpinan DPRD Sulawesi Selatan memberikan klarifikasi terkait pemanggilannya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bibit nanas senilai Rp60 miliar.
Sabtu, 18 Apr 2026 06:05
Sulsel
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) memeriksa Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari terkait kasus korupsi pengadaan bibit nanas.
Jum'at, 17 Apr 2026 22:02
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
OJK Tingkatkan Strategi Anti-Scam Bersama Australia, Fokus Perlindungan Konsumen
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
OJK Tingkatkan Strategi Anti-Scam Bersama Australia, Fokus Perlindungan Konsumen
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa