Komisi II DPR RI dan Bawaslu Perkuat Kelembagaan Pengawas Pemilu di Tana Toraja
Selasa, 19 Agu 2025 12:28
Komisi II DPR RI berkolaborasi dengan Bawaslu Sulsel dan Tana Toraja menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu di Grand Hotel Metro Permai, Tana Toraja pada Selasa (19/08/2025).
TANA TORAJA - Komisi II DPR RI berkolaborasi dengan Bawaslu Sulsel dan Tana Toraja menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu dengan tema “Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan” di Grand Hotel Metro Permai, Kabupaten Tana Toraja pada Selasa (19/08/2025).
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Tenaga Ahli Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Golkar Hasruddin Pagajang, Bupati Tana Toraja dr. Zadrak Tombeg, jajaran Forkopimda dan Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli
Ketua Bawaslu Sulsel, Mardiana Rusli menegaskan peran strategis Bawaslu sebagai lembaga penegak hukum pemilu.
“Bawaslu adalah badan yang memang konsen pada penegakan hukum, dari sisi bagaimana mengawal proses ini berjalan secara integritas dan sadar terhadap regulasi. Mungkin sebagian menganggap bahwa Bawaslu ini dalam tanda kutip mencari-cari masalah, namun satu hal yang ingin saya sampaikan bahwa Bawaslu memastikan proses berjalan sesuai dengan regulasi dan koridornya," ucapnya.
"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tana Toraja atas kehadirannya. Dan kita harapkan kontribusi beliau sebagai kontestan, apakah sistem sekarang relevan atau perlu pembaruan karena ini penting menjadi masukan di Komisi II DPR RI dan Bawaslu,” sambungnya.
Sementara itu, Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg memberikan apresiasi terhadap kinerja Bawaslu setempat.
Ia menilai, Bawaslu di Kabupaten Tana Toraja sudah bekerja sesuai dengan ketentuan dan koridor yang ada. Dan ini bukan karena saya menang pemilu, tetapi memang itulah yang terjadi.
"Bisa kita tanyakan ke teman-teman Gakkumdu. Saya juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini, karena inilah yang pernah saya sampaikan kepada Ketua Bawaslu Sulawesi Selatan, bahwa masyarakat perlu diberikan pendidikan politik," ujarnya.
"Kegiatan ini penting karena kita berharap Bawaslu bisa menjadi wasit yang profesional terhadap pelaksanaan pemilu maupun pemilihan. Baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun pusat,” tandasnya.
Senada dengan itu, Tenaga Ahli Komisi II DPR RI, Hasruddin Pagajang menekankan pentingnya forum ini sebagai ruang aspirasi masyarakat.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk penguatan kelembagaan pengawas pemilu dengan mendengarkan masukan dan kontribusi peserta. Semua yang disampaikan hari ini akan menjadi bahan evaluasi di Komisi II DPR RI,” jelasnya
Kegiatan yang dihadiri kurang lebih 80 undangan ini bertujuan memperkuat peran kelembagaan pengawas pemilu, sekaligus menjadi forum evaluasi penyelenggaraan pemilu.
Selain itu, masukan dari peserta diharapkan dapat memperkaya bahan kajian Komisi II DPR RI dan Bawaslu dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang lebih baik, berintegritas, dan sesuai regulasi.
Hadir juga Anggota Bawaslu Sulsel, yakni Alamsyah, Andarias Duma, dan Samsuar Saleh, serta Ketua dan jajaran Bawaslu Tana Toraja. Turut hadir pula tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, media, NGO, pimpinan partai politik, organisasi pemuda, organisasi masyarakat, dan organisasi mahasiswa.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Tenaga Ahli Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Golkar Hasruddin Pagajang, Bupati Tana Toraja dr. Zadrak Tombeg, jajaran Forkopimda dan Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli
Ketua Bawaslu Sulsel, Mardiana Rusli menegaskan peran strategis Bawaslu sebagai lembaga penegak hukum pemilu.
“Bawaslu adalah badan yang memang konsen pada penegakan hukum, dari sisi bagaimana mengawal proses ini berjalan secara integritas dan sadar terhadap regulasi. Mungkin sebagian menganggap bahwa Bawaslu ini dalam tanda kutip mencari-cari masalah, namun satu hal yang ingin saya sampaikan bahwa Bawaslu memastikan proses berjalan sesuai dengan regulasi dan koridornya," ucapnya.
"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tana Toraja atas kehadirannya. Dan kita harapkan kontribusi beliau sebagai kontestan, apakah sistem sekarang relevan atau perlu pembaruan karena ini penting menjadi masukan di Komisi II DPR RI dan Bawaslu,” sambungnya.
Sementara itu, Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg memberikan apresiasi terhadap kinerja Bawaslu setempat.
Ia menilai, Bawaslu di Kabupaten Tana Toraja sudah bekerja sesuai dengan ketentuan dan koridor yang ada. Dan ini bukan karena saya menang pemilu, tetapi memang itulah yang terjadi.
"Bisa kita tanyakan ke teman-teman Gakkumdu. Saya juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini, karena inilah yang pernah saya sampaikan kepada Ketua Bawaslu Sulawesi Selatan, bahwa masyarakat perlu diberikan pendidikan politik," ujarnya.
"Kegiatan ini penting karena kita berharap Bawaslu bisa menjadi wasit yang profesional terhadap pelaksanaan pemilu maupun pemilihan. Baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun pusat,” tandasnya.
Senada dengan itu, Tenaga Ahli Komisi II DPR RI, Hasruddin Pagajang menekankan pentingnya forum ini sebagai ruang aspirasi masyarakat.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk penguatan kelembagaan pengawas pemilu dengan mendengarkan masukan dan kontribusi peserta. Semua yang disampaikan hari ini akan menjadi bahan evaluasi di Komisi II DPR RI,” jelasnya
Kegiatan yang dihadiri kurang lebih 80 undangan ini bertujuan memperkuat peran kelembagaan pengawas pemilu, sekaligus menjadi forum evaluasi penyelenggaraan pemilu.
Selain itu, masukan dari peserta diharapkan dapat memperkaya bahan kajian Komisi II DPR RI dan Bawaslu dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang lebih baik, berintegritas, dan sesuai regulasi.
Hadir juga Anggota Bawaslu Sulsel, yakni Alamsyah, Andarias Duma, dan Samsuar Saleh, serta Ketua dan jajaran Bawaslu Tana Toraja. Turut hadir pula tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, media, NGO, pimpinan partai politik, organisasi pemuda, organisasi masyarakat, dan organisasi mahasiswa.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Langgar Tata Ruang, Pemerhati Konservasi Alam Minta DPR RI Hentikan Operasi PT Conch
Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VI DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, menjadi forum penting bagi masyarakat Sulawesi Selatan untuk menyampaikan keberatan terhadap aktivitas PT Conch Cement Indonesia di Barru.
Selasa, 09 Jun 2026 16:45
News
Moratorium Semen Harus Dikawal, Investasi Wajib Taat Hukum dan Berpihak pada Rakyat
Komisi VI DPR RI menegaskan komitmennya untuk mengawal secara ketat kebijakan moratorium pembangunan pabrik semen di Indonesia guna melindungi industri nasional, menjaga keseimbangan pasar, serta memastikan keberlanjutan lingkungan hidup.
Senin, 08 Jun 2026 17:33
News
Aliyah Mustika Ilham Dorong Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di Tingkat DPRD
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengusulkan agar Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) yang selama ini dikenal di tingkat DPR RI dapat dihidupkan dan diterapkan di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota
Minggu, 07 Jun 2026 15:25
News
Penerapan E-voting Pemilu 2029 Harus Mulai Dikaji Lebih Dalam
Penerapan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting) hahrus mulai dikaji secara mendalam, sebagai bagian dari modernisasi demokrasi Indonesia menuju Pemilu 2029.
Kamis, 04 Jun 2026 18:16
Sulsel
Peserta P2P Bantaeng Dibekali Deteksi Pelanggaran Teknis Pemilu
Pengawasan pemilu tidak hanya berkaitan dengan praktik politik uang, tetapi juga mencakup berbagai aspek teknis yang berpotensi menimbulkan pelanggaran apabila tidak diawasi dengan baik.
Selasa, 02 Jun 2026 19:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gubernur Sulsel Cek Langsung Progres Pekerjaan Jalan Hertasning-Aroepala dan Poros Pattallassang
2
Dugaan Korupsi SPAM Rp8 M Jeneponto Belum Terungkap, Penyidik Lengkapi Bukti
3
LPS Ajak Mahasiswa Unhas Bangun Kesadaran Finansial Sejak Dini
4
Muprov Kadin Sulsel Diminta Ditunda, Pengurus Soroti Legalitas dan Administrasi
5
Wali Kota Makassar Ingatkan ASN Jangan Abaikan Tugas karena Piala Dunia 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gubernur Sulsel Cek Langsung Progres Pekerjaan Jalan Hertasning-Aroepala dan Poros Pattallassang
2
Dugaan Korupsi SPAM Rp8 M Jeneponto Belum Terungkap, Penyidik Lengkapi Bukti
3
LPS Ajak Mahasiswa Unhas Bangun Kesadaran Finansial Sejak Dini
4
Muprov Kadin Sulsel Diminta Ditunda, Pengurus Soroti Legalitas dan Administrasi
5
Wali Kota Makassar Ingatkan ASN Jangan Abaikan Tugas karena Piala Dunia 2026