Bupati Harap Wisata Laa Waa River Park Bisa Dinikmati Generasi Mendatang
Senin, 08 Mei 2023 07:42
Bupati Luwu Timur Budiman meresmikan Wisata Laa Waa River Park. Foto: Humas Pemkab Luwu Timur
LUWU TIMUR - Bupati Luwu Timur, H Budiman meresmikan destinasi kawasan wisata Laa Waa River Park yang berlokasi di Desa Matano, Kecamatan Nuha, Sabtu (6/5/2023).
Destinasi wisata ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Luwu Timur bersama PT Vale Indonesia, Tbk dalam Program Pengembangan & Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri (PKPM). Program ini dalam rangka meningkatkan kemandirian ekonomi warga di sekitar daerah operasional tambang PT. Vale.
Bupati mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PT. Vale bersama pengurus PPM-PKPM atas diresmikannya Kawasan Laa Waa River Park ini sebagai salah satu ikon destinasi wisata baru di Luwu Timur.
Bupati menyampaikan tujuan peresmian untuk memperkenalkan daerah ini sebagai bagian dari kebanggaan daerah wisata Luwu Timur. Selain itu, tentunya juga akan turut memperkenalkan berbagai produk hasil kreasi dari warga sekitar.
"Salah satunya adalah produk madu lokal Matano yang ke depannya akan kita bantu meneliti informasi nilai lebih dari kandungan madu hingga proses pengemasan yang higienis. Hal ini juga bertujuan sebagai pembeda dengan jenis madu lain agar produknya lebih mudah dikenali masyarakat," ujarnya.
Selain itu, ia juga meminta agar semua pihak yang terkait mulai dari pemerintah daerah melalui dinas-dinas terkait, PKPM, PT. Vale, kecamatan hingga desa untuk saling bersinergi dan berkolaborasi agar destinasi wisata ini tetap hidup dan inovatif secara turun temurun agar bisa dinikmati anak cucu.
Baca juga: Pengedar Narkoba di Luwu Timur Berhasil Melarikan Diri
"Kita berharap kawasan ini tidak hanya berkembang pada saat sekarang saja, tetapi akan terus berkembang 10, 20 hingga 100 tahun kedepan. Dan mulai sekarang juga, sudah harus kita pikirkan model desain pembangunan dan tahap masterplan selanjutnya akan seperti apa demi keamanan dan kenyamanan pengunjung yang menikmati keindahan Kawasan Wisata Laa Waa River Park," jelas Bupati.
Bupati juga mengingatkan terkait pelestarian hutan sekitar agar tidak menebang pohon sembarangan karena pohon-pohon besar membutuhkan proses 50-60 tahun untuk berkembang.
Olehnya itu, dalam proses pembangunan kawasan wisata nantinya agar juga memperhatikan aspek-aspek pelestarian lingkungan hutan sekitar.
Kepada pihak pengelola bupati minta agar mengurangi penggunaan produk-produk kemasan berbahan plastik yang berada disekitar kawasan wisata sebagai bagian dari program "Peduli ki Saya Jaga ki".
Sehubungan dengan Event Jelajah 3 Danau (J3D) dalam Rangka HUT Ke-20 Luwu Timur, direncanakan bahwa Laa Waa River akan menjadi tujuan akhir sekitar 800 Offroader sebelum penutupan esok hari. Event J3D juga akan menjadi event tahunan dalam rangka memperkenalkan daerah Luwu Timur.
Selain meresmikan Laa Waa River Park, Bupati bersama Manajemen PT. Vale juga meresmikan Bangunan Aula Wisata serta menyerahkan Bantuan Sarana Penunjang Wisata kepada perwakilan Kades dan Bumdesma/Bumdes.
r
Turut hadir para Asisten dan Staf Ahli, Kadis Parmudora Andi Tabacina Ahmad, Manajemen PT. Vale, Endra Kusuma, Perwakilan Kepala OPD, Camat Nuha, Hariyadi Hamid, Lurah Magani, Rani Syam, Kepala Desa Matano, Pengurus Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), Pengurus PPM-PKPM, Pengelola dan warga sekitar Kawasan Wisata Laa Waa River Park.
Destinasi wisata ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Luwu Timur bersama PT Vale Indonesia, Tbk dalam Program Pengembangan & Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri (PKPM). Program ini dalam rangka meningkatkan kemandirian ekonomi warga di sekitar daerah operasional tambang PT. Vale.
Bupati mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PT. Vale bersama pengurus PPM-PKPM atas diresmikannya Kawasan Laa Waa River Park ini sebagai salah satu ikon destinasi wisata baru di Luwu Timur.
Bupati menyampaikan tujuan peresmian untuk memperkenalkan daerah ini sebagai bagian dari kebanggaan daerah wisata Luwu Timur. Selain itu, tentunya juga akan turut memperkenalkan berbagai produk hasil kreasi dari warga sekitar.
"Salah satunya adalah produk madu lokal Matano yang ke depannya akan kita bantu meneliti informasi nilai lebih dari kandungan madu hingga proses pengemasan yang higienis. Hal ini juga bertujuan sebagai pembeda dengan jenis madu lain agar produknya lebih mudah dikenali masyarakat," ujarnya.
Selain itu, ia juga meminta agar semua pihak yang terkait mulai dari pemerintah daerah melalui dinas-dinas terkait, PKPM, PT. Vale, kecamatan hingga desa untuk saling bersinergi dan berkolaborasi agar destinasi wisata ini tetap hidup dan inovatif secara turun temurun agar bisa dinikmati anak cucu.
Baca juga: Pengedar Narkoba di Luwu Timur Berhasil Melarikan Diri
"Kita berharap kawasan ini tidak hanya berkembang pada saat sekarang saja, tetapi akan terus berkembang 10, 20 hingga 100 tahun kedepan. Dan mulai sekarang juga, sudah harus kita pikirkan model desain pembangunan dan tahap masterplan selanjutnya akan seperti apa demi keamanan dan kenyamanan pengunjung yang menikmati keindahan Kawasan Wisata Laa Waa River Park," jelas Bupati.
Bupati juga mengingatkan terkait pelestarian hutan sekitar agar tidak menebang pohon sembarangan karena pohon-pohon besar membutuhkan proses 50-60 tahun untuk berkembang.
Olehnya itu, dalam proses pembangunan kawasan wisata nantinya agar juga memperhatikan aspek-aspek pelestarian lingkungan hutan sekitar.
Kepada pihak pengelola bupati minta agar mengurangi penggunaan produk-produk kemasan berbahan plastik yang berada disekitar kawasan wisata sebagai bagian dari program "Peduli ki Saya Jaga ki".
Sehubungan dengan Event Jelajah 3 Danau (J3D) dalam Rangka HUT Ke-20 Luwu Timur, direncanakan bahwa Laa Waa River akan menjadi tujuan akhir sekitar 800 Offroader sebelum penutupan esok hari. Event J3D juga akan menjadi event tahunan dalam rangka memperkenalkan daerah Luwu Timur.
Selain meresmikan Laa Waa River Park, Bupati bersama Manajemen PT. Vale juga meresmikan Bangunan Aula Wisata serta menyerahkan Bantuan Sarana Penunjang Wisata kepada perwakilan Kades dan Bumdesma/Bumdes.
r
Turut hadir para Asisten dan Staf Ahli, Kadis Parmudora Andi Tabacina Ahmad, Manajemen PT. Vale, Endra Kusuma, Perwakilan Kepala OPD, Camat Nuha, Hariyadi Hamid, Lurah Magani, Rani Syam, Kepala Desa Matano, Pengurus Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), Pengurus PPM-PKPM, Pengelola dan warga sekitar Kawasan Wisata Laa Waa River Park.
(MAN)
Berita Terkait
News
Konflik Laoli di Luwu Timur Diduga "Dipelihara" Oknum agar Tetap Panas
Pemkab Luwu Timur terus dan telah menempuh upaya persuasif guna menghadapi masyarakat di konflik lahan Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili.
Kamis, 30 Jul 2026 13:21
News
Akhirnya Petani Akui Lahan di Laoli Milik Pemkab Lutim: Ngotot Hanya Karena Mau Ganti Rugi yang Sesuai
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP tengah melakukan upaya pengosongan lahan milik Pemkab Luwu Timur di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kamis (30/7/2026).
Kamis, 30 Jul 2026 09:28
Sulsel
Pemkab Lutim Tegaskan Mayoritas Warga di Dusun Laoli Sudah Terima Santunan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur menyatakan bahwa mayoritas masyarakat terdampak penyediaan lahan untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Indonesia Huali Industry Park (IHIP) di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, telah menerima santunan.
Rabu, 29 Jul 2026 19:56
Sulsel
Mengapa Pemkab Lutim Menolak Istilah Penggusuran di Laoli? Ini Penjelasan Lengkapnya
Polemik rencana pengosongan lahan di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, memunculkan perdebatan di ruang publik.
Rabu, 29 Jul 2026 13:52
Sulsel
APBD 2025 Disahkan, Bupati Irwan Serahkan Rancangan KUA-PPAS 2027 Senilai Rp2,16 Triliun
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur bersama DPRD Kabupaten Luwu Timur resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna yang digelar, Senin (13/07/26).
Senin, 13 Jul 2026 18:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Revitalisasi Karebosi dan Puskesmas Ujung Pandang Baru Jadi Prioritas Pemkot Makassar
2
Kementan Genjot Indeks Pertanaman Lewat Gerakan Tanam Serempak di 25 Provinsi
3
KPPU Dalami Dugaan Monopoli dan Predatory Pricing oleh TikTok
4
Pendapatan Telkom Naik Jadi Rp75,9 Triliun, Laba Bersih Ikut Menguat
5
UMI ESS 2026 Resmi Dibuka, Rektor Tegaskan Transformasi Kampus Harus Berdampak Nyata
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Revitalisasi Karebosi dan Puskesmas Ujung Pandang Baru Jadi Prioritas Pemkot Makassar
2
Kementan Genjot Indeks Pertanaman Lewat Gerakan Tanam Serempak di 25 Provinsi
3
KPPU Dalami Dugaan Monopoli dan Predatory Pricing oleh TikTok
4
Pendapatan Telkom Naik Jadi Rp75,9 Triliun, Laba Bersih Ikut Menguat
5
UMI ESS 2026 Resmi Dibuka, Rektor Tegaskan Transformasi Kampus Harus Berdampak Nyata