Seragam hingga Tas Dibagikan Gratis: Pemkot Makassar Perkuat Layanan Pendidikan
Senin, 17 Nov 2025 11:07
Wali Kota Munafri Arifuddin memakaikan seragam kepada salah satu siswa SD. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan dan meringankan beban masyarakat kurang mampu.
Melalui program unggulan Pemkot Makassar, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, penyaluran seragam sekolah gratis ini dilakukan untuk siswa SD kembali digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap pemerataan akses pendidikan.
Pada kesempatan ini, Pemkot Makassar bersama corporate social responsibility (CSR), Citra Land City dan Bank Sulselbar menyalurkan bantuan berupa seragam sekolah gratis, tas, dan tumbler kepada total 135 siswa. Penyerahan berlangsung di SD Inpres Cambaya I, II, dan III, Kecamatan Tallo, Senin (17/11/2025).
Kegiatan yang penuh antusiasme tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Andi Achi Soleman, perwakilan Cuputra Citra Land City, serta perwakilan Bank Sulselbar.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mendukung masa depan generasi muda Makassar.
Pada kesempatan ini, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi antara Citra Land dan Bank Sulselbar yang telah memberikan dukungan dalam penyediaan pakaian seragam gratis beserta perlengkapan sekolah untuk siswa SD di Kota Makassar.
"Saya sangat mengapresiasi kolaborasi dari Citra Land City dan Bank Sulselbar yang telah bersama-sama memberikan support bantuan pengadaan pakaian seragam gratis dan perlengkapan sekolah," ujarnya.
Munafri mengatakan, kolaborasi ini bukan hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi bentuk nyata kepedulian berbagai pihak terhadap dunia pendidikan.
"Ini bertuk kolaborasi pihak CSR, pengadaan pakaian seragam gratis dan perlengkapan sekolah, tas sekolah, dan tumbler yang akan dipakai anak-anak kita," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Karena itu, kerjasama dengan pihak swasta harus terus dibangun untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang kuat.
Lanjut dia, apa dilakukan merupakan bagian dari program pemerintah yang berjalan bersama-sama dengan pihak swasta.
Dikatakan, urusan pendidikan bukan hanya menjadi urusan pemerintah, tapi harus menjadi sebuah urusan yang dikerjakan secara bersama-sama.
"Dengan berkolaborasi untuk membentuk sebuah ekosistem pendidikan yang di dalamnya terlibat semua pihak," tuturnya.
"Dan pada hari ini kita sudah menyaksikan, ini bukan yang pertama dan terakhir, tapi ini adalah bagian yang harus terus bisa kita kembangkan sama-sama di seluruh tingkatan pendidikan yang ada," tambah Appi.
Orang nomor satu Kota Makassar itu juga menyampaikan, terima kasih kepada semua pihak yang terus berupaya menjalankan berbagai program strategis, termasuk penyaluran seragam gratis ini.
Ia menekankan bahwa pemberian seragam gratis bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan intervensi nyata terhadap pengeluaran rumah tangga masyarakat.
Lanjut Appi, pemberian pakaian seragam ini bukan hanya sekedar pembagian pakaian seragam, tapi ini akan berdampak sangat besar terhadap ekonomi rumah tangga.
"Khususnya kepada anak-anak yang mendapatkan pakaian seragam ini, yang akan memberikan supporting ekonomi kepada orang tua yang ada di rumah," imbuh Munafri.
Dia menambahkan, bantuan ini dapat mengurangi beban orang tua yang biasanya harus mengeluarkan biaya cukup besar setiap tahun untuk membeli seragam sekolah.
"Artinya, kalau harus keluar uang sampai Rp100 ribu, bahkan sampai Rp200 ribu atau Rp300 ribu, ini tidak keluar lagi setiap tahunnya," ungkapnya.
"Sehingga pemerintah selalu hadir di dalam persoalan-persoalan yang ada di dalam keadaan ekonomi masyarakat khususnya keadaan ekonomi rumah tangga," lanjut politisi Golkar itu.
Lebih lanjut, mantan Bos PSM itu berharap, model kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
"Nah, ini yang kita mau bangun supaya kolaborasi ini terus berjalan dan memberikan dampak yang baik untuk kita semua," tutupnya.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari CitraLand City Makassar, Muthia dari bagian Legal, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas pelibatan perusahaan dalam program CSR penyaluran seragam sekolah gratis tersebut.
Ia menegaskan bahwa CitraLand City Makassar sangat menyambut baik ajakan Pemerintah Kota Makassar untuk berkolaborasi dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat.
"Kami dari Citraland City Makassar mengapresiasi kegiatan ini luar biasa. Kami sebenarnya mengucapkan terima kasih kepada stakeholder pemerintah Kota Makassar karena sudah mengajak kami untuk ikut dalam kegiatan CSR," jelasnya.
"Jadi kegiatan CSR ini, Pak Wali, Alhamdulillah dari pihak perusahaan kami Ciputra Group itu sangat senang jika ada hal-hal serupa seperti ini," sambung Muthia.
Dia menjelaskan, bahwa selain mendukung pembagian seragam gratis, Ciputra Group melalui CitraLand City Makassar juga sedang menjalankan program CSR lain, yaitu membantu perbaikan rumah warga di Kelurahan Pampang.
Selain kegiatan CSR, untuk pembagian seragam ini, dari Ciputra Group khususnya di CitraLand City Makassar saat ini juga sedang ada kegiatan CSR untuk membantu perbaikan rumah di Kelurahan Pampang.
"Hal itu juga sudah kami koordinasikan dengan dinas terkait, yaitu Dinas Perumahan dan Permukiman," tambahnya.
Muthia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas Pendidikan Kota Makassar atas dukungan dan koordinasi yang cepat dalam penyediaan data penerima bantuan.
Pada kesempatan ini, ia juga menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya yang dijalankan oleh Wali Kota Makassar.
"Kami tentunya akan bersupport segala bentuk program-program dari Pak Wali dan Pemerintah Kota. Dan ini adalah salah satu bentuk dari sekian bentuk CSR yang disalurkan oleh bank," ujarnya.
Dua berharap bantuan seragam dan tumbler yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa-siswa SD di wilayah Cambaya.
"Harapan kami semoga bantuan seragam dan tumbler ini bisa bermanfaat, khususnya bagi adik-adik, ya adik-adik Sekolah Dasar di Cambaya ini," harapnya.
Melalui program unggulan Pemkot Makassar, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, penyaluran seragam sekolah gratis ini dilakukan untuk siswa SD kembali digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap pemerataan akses pendidikan.
Pada kesempatan ini, Pemkot Makassar bersama corporate social responsibility (CSR), Citra Land City dan Bank Sulselbar menyalurkan bantuan berupa seragam sekolah gratis, tas, dan tumbler kepada total 135 siswa. Penyerahan berlangsung di SD Inpres Cambaya I, II, dan III, Kecamatan Tallo, Senin (17/11/2025).
Kegiatan yang penuh antusiasme tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Andi Achi Soleman, perwakilan Cuputra Citra Land City, serta perwakilan Bank Sulselbar.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mendukung masa depan generasi muda Makassar.
Pada kesempatan ini, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi antara Citra Land dan Bank Sulselbar yang telah memberikan dukungan dalam penyediaan pakaian seragam gratis beserta perlengkapan sekolah untuk siswa SD di Kota Makassar.
"Saya sangat mengapresiasi kolaborasi dari Citra Land City dan Bank Sulselbar yang telah bersama-sama memberikan support bantuan pengadaan pakaian seragam gratis dan perlengkapan sekolah," ujarnya.
Munafri mengatakan, kolaborasi ini bukan hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi bentuk nyata kepedulian berbagai pihak terhadap dunia pendidikan.
"Ini bertuk kolaborasi pihak CSR, pengadaan pakaian seragam gratis dan perlengkapan sekolah, tas sekolah, dan tumbler yang akan dipakai anak-anak kita," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Karena itu, kerjasama dengan pihak swasta harus terus dibangun untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang kuat.
Lanjut dia, apa dilakukan merupakan bagian dari program pemerintah yang berjalan bersama-sama dengan pihak swasta.
Dikatakan, urusan pendidikan bukan hanya menjadi urusan pemerintah, tapi harus menjadi sebuah urusan yang dikerjakan secara bersama-sama.
"Dengan berkolaborasi untuk membentuk sebuah ekosistem pendidikan yang di dalamnya terlibat semua pihak," tuturnya.
"Dan pada hari ini kita sudah menyaksikan, ini bukan yang pertama dan terakhir, tapi ini adalah bagian yang harus terus bisa kita kembangkan sama-sama di seluruh tingkatan pendidikan yang ada," tambah Appi.
Orang nomor satu Kota Makassar itu juga menyampaikan, terima kasih kepada semua pihak yang terus berupaya menjalankan berbagai program strategis, termasuk penyaluran seragam gratis ini.
Ia menekankan bahwa pemberian seragam gratis bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan intervensi nyata terhadap pengeluaran rumah tangga masyarakat.
Lanjut Appi, pemberian pakaian seragam ini bukan hanya sekedar pembagian pakaian seragam, tapi ini akan berdampak sangat besar terhadap ekonomi rumah tangga.
"Khususnya kepada anak-anak yang mendapatkan pakaian seragam ini, yang akan memberikan supporting ekonomi kepada orang tua yang ada di rumah," imbuh Munafri.
Dia menambahkan, bantuan ini dapat mengurangi beban orang tua yang biasanya harus mengeluarkan biaya cukup besar setiap tahun untuk membeli seragam sekolah.
"Artinya, kalau harus keluar uang sampai Rp100 ribu, bahkan sampai Rp200 ribu atau Rp300 ribu, ini tidak keluar lagi setiap tahunnya," ungkapnya.
"Sehingga pemerintah selalu hadir di dalam persoalan-persoalan yang ada di dalam keadaan ekonomi masyarakat khususnya keadaan ekonomi rumah tangga," lanjut politisi Golkar itu.
Lebih lanjut, mantan Bos PSM itu berharap, model kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
"Nah, ini yang kita mau bangun supaya kolaborasi ini terus berjalan dan memberikan dampak yang baik untuk kita semua," tutupnya.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari CitraLand City Makassar, Muthia dari bagian Legal, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas pelibatan perusahaan dalam program CSR penyaluran seragam sekolah gratis tersebut.
Ia menegaskan bahwa CitraLand City Makassar sangat menyambut baik ajakan Pemerintah Kota Makassar untuk berkolaborasi dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat.
"Kami dari Citraland City Makassar mengapresiasi kegiatan ini luar biasa. Kami sebenarnya mengucapkan terima kasih kepada stakeholder pemerintah Kota Makassar karena sudah mengajak kami untuk ikut dalam kegiatan CSR," jelasnya.
"Jadi kegiatan CSR ini, Pak Wali, Alhamdulillah dari pihak perusahaan kami Ciputra Group itu sangat senang jika ada hal-hal serupa seperti ini," sambung Muthia.
Dia menjelaskan, bahwa selain mendukung pembagian seragam gratis, Ciputra Group melalui CitraLand City Makassar juga sedang menjalankan program CSR lain, yaitu membantu perbaikan rumah warga di Kelurahan Pampang.
Selain kegiatan CSR, untuk pembagian seragam ini, dari Ciputra Group khususnya di CitraLand City Makassar saat ini juga sedang ada kegiatan CSR untuk membantu perbaikan rumah di Kelurahan Pampang.
"Hal itu juga sudah kami koordinasikan dengan dinas terkait, yaitu Dinas Perumahan dan Permukiman," tambahnya.
Muthia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas Pendidikan Kota Makassar atas dukungan dan koordinasi yang cepat dalam penyediaan data penerima bantuan.
Pada kesempatan ini, ia juga menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya yang dijalankan oleh Wali Kota Makassar.
"Kami tentunya akan bersupport segala bentuk program-program dari Pak Wali dan Pemerintah Kota. Dan ini adalah salah satu bentuk dari sekian bentuk CSR yang disalurkan oleh bank," ujarnya.
Dua berharap bantuan seragam dan tumbler yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa-siswa SD di wilayah Cambaya.
"Harapan kami semoga bantuan seragam dan tumbler ini bisa bermanfaat, khususnya bagi adik-adik, ya adik-adik Sekolah Dasar di Cambaya ini," harapnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
BPBD Makassar Latih Mahasiswa dari 23 Kampus, Siapkan 23.000 SDM Tanggap Bencana
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menggandeng 23 perguruan tinggi untuk memperkuat mitigasi bencana.
Kamis, 16 Jul 2026 08:48
Makassar City
RSUD Daya Makassar Luncurkan Geliat, Percepat Penanganan Pasien Telantar
RSUD Kota Makassar (RSUD Daya) meluncurkan inovasi pelayanan Geliat (Gerakan Empati Layanan Integrasi Aktif Terpadu) untuk mempercepat penanganan pasien telantar.
Rabu, 15 Jul 2026 16:56
Makassar City
Dinas Sosial Makassar Raih Penghargaan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI
Pemkot Makassar kembali meraih penghargaan di bidang pelayanan publik. Kali ini, Dinsos Kota Makassar menerima penghargaan dari Ombudsman Republik Indonesia atas hasil penilaian pelayanan publik.
Rabu, 15 Jul 2026 16:47
Makassar City
Localfest Hadir di Makassar Oktober 2026, Targetkan 15 Ribu Pengunjung
Kota Makassar akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Localfest pada awal Oktober 2026. Festival kreatif berskala nasional ini ditargetkan menarik sekitar 15.000 pengunjung.
Selasa, 14 Jul 2026 20:09
Makassar City
Makassar Terapkan Web-GIS Railing Besi untuk Pantau Bangunan di Kawasan Pesisir
Distaru Kota Makassar meluncurkan inovasi Railing Besi (Rekayasa Lingkungan di Bentang Pesisir) untuk memperkuat pengawasan pemanfaatan ruang, khususnya di kawasan pesisir.
Selasa, 14 Jul 2026 19:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KM Nurul Salsa Mati Mesin hingga Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Korban Masih Dicari
2
Massa Geruduk DPRD Sulsel, Desak Bentuk Pansus Hak Angket Usut GMTD
3
Prof Amir Ilyas Dorong Dosen Unhas Ubah Hasil Riset Menjadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
4
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan
5
Kasus Pencurian Berstatus P21, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Kelanjutan Penuntutan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KM Nurul Salsa Mati Mesin hingga Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Korban Masih Dicari
2
Massa Geruduk DPRD Sulsel, Desak Bentuk Pansus Hak Angket Usut GMTD
3
Prof Amir Ilyas Dorong Dosen Unhas Ubah Hasil Riset Menjadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
4
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan
5
Kasus Pencurian Berstatus P21, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Kelanjutan Penuntutan