Tahun 2025, Kemenkum Sulsel Catatkan PNBP Kekayaan Intelektual Rp3,79 Miliar
Jum'at, 02 Jan 2026 23:30
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal.
MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, mencatat capaian positif pada sektor Kekayaan Intelektual (KI) melalui peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) selama periode tahun 2020 hingga 2025.
Data rekapitulasi yang diperoleh melalui laman Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual menunjukkan bahwa kontribusi PNBP dari layanan KI terus mengalami trend yang signifikan dan menjadi salah satu indikator meningkatnya pemanfaatan layanan hukum oleh masyarakat.
Pada tahun 2020, total PNBP KI yang berhasil dibukukan mencapai Rp1.476.250.000. Penerimaan tersebut didominasi oleh permohonan Merek dengan nilai Rp959.750.000, diikuti Hak Cipta sebesar Rp468.950.000, Paten Rp28.250.000, Desain Industri Rp18.850.000, serta Indikasi Geografis sebesar Rp450.000.
Memasuki tahun 2021, total PNBP KI meningkat menjadi Rp1.755.350.000. Kontribusi terbesar masih berasal dari Merek senilai Rp1.022.000.000 dan Hak Cipta Rp694.600.000. Sementara itu, PNBP dari Paten tercatat Rp32.550.000, Desain Industri Rp4.850.000, serta Indikasi Geografis Rp1.350.000.
Lonjakan yang lebih tinggi terjadi pada tahun 2022 dengan total PNBP mencapai Rp2.606.275.000. Pada tahun ini, PNBP Merek menyumbang Rp1.349.250.000 dan Hak Cipta sebesar Rp1.161.100.000. Selain itu, PNBP dari Paten tercatat Rp90.475.000, Desain Industri Rp4.550.000, dan Indikasi Geografis Rp900.000.
Capaian PNBP KI tertinggi terjadi pada tahun 2023 dengan total penerimaan sebesar Rp3.413.125.000. PNBP Merek menjadi kontributor utama dengan nilai Rp2.043.350.000, disusul Hak Cipta Rp1.243.150.000 dan Paten Rp119.725.000. Adapun Desain Industri menyumbang Rp6.900.000 pada tahun tersebut.
Pada tahun 2024, PNBP KI kembali meningkat dan mencapai Rp3.812.650.000. Rincian penerimaan meliputi Merek sebesar Rp1.970.400.000, Hak Cipta Rp1.788.500.000, Paten Rp40.300.000, Desain Industri Rp6.200.000, serta Indikasi Geografis yang cukup signifikan sebesar Rp7.250.000.
Sementara itu, hingga tahun 2025, total PNBP KI tercatat sebesar Rp3.793.650.000. Penerimaan tersebut berasal dari Merek Rp1.915.000.000, Hak Cipta Rp1.810.400.000, Paten Rp50.100.000, Desain Industri Rp17.700.000, dan Indikasi Geografis Rp450.000.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel, Demson Marihot, Jumat (2/1) menyampaikan bahwa capaian PNBP tersebut merupakan hasil dari meningkatnya jumlah permohonan KI di berbagai sektor. “Dominasi PNBP dari Merek dan Hak Cipta menunjukkan bahwa pelaku usaha dan kreator di Sulawesi Selatan semakin memahami pentingnya perlindungan hukum terhadap karya dan identitas usahanya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, memberikan apresiasi atas kinerja jajaran serta partisipasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa tingginya penerimaan PNBP di sektor Kekayaan Intelektual menjadi bukti nyata meningkatnya kesadaran masyarakat Sulsel terhadap pentingnya pendaftaran dan perlindungan KI.
“Capaian ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar hukum dan menjadikan Kekayaan Intelektual sebagai aset strategis yang bernilai ekonomi,” pungkasnya.
Data rekapitulasi yang diperoleh melalui laman Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual menunjukkan bahwa kontribusi PNBP dari layanan KI terus mengalami trend yang signifikan dan menjadi salah satu indikator meningkatnya pemanfaatan layanan hukum oleh masyarakat.
Pada tahun 2020, total PNBP KI yang berhasil dibukukan mencapai Rp1.476.250.000. Penerimaan tersebut didominasi oleh permohonan Merek dengan nilai Rp959.750.000, diikuti Hak Cipta sebesar Rp468.950.000, Paten Rp28.250.000, Desain Industri Rp18.850.000, serta Indikasi Geografis sebesar Rp450.000.
Memasuki tahun 2021, total PNBP KI meningkat menjadi Rp1.755.350.000. Kontribusi terbesar masih berasal dari Merek senilai Rp1.022.000.000 dan Hak Cipta Rp694.600.000. Sementara itu, PNBP dari Paten tercatat Rp32.550.000, Desain Industri Rp4.850.000, serta Indikasi Geografis Rp1.350.000.
Lonjakan yang lebih tinggi terjadi pada tahun 2022 dengan total PNBP mencapai Rp2.606.275.000. Pada tahun ini, PNBP Merek menyumbang Rp1.349.250.000 dan Hak Cipta sebesar Rp1.161.100.000. Selain itu, PNBP dari Paten tercatat Rp90.475.000, Desain Industri Rp4.550.000, dan Indikasi Geografis Rp900.000.
Capaian PNBP KI tertinggi terjadi pada tahun 2023 dengan total penerimaan sebesar Rp3.413.125.000. PNBP Merek menjadi kontributor utama dengan nilai Rp2.043.350.000, disusul Hak Cipta Rp1.243.150.000 dan Paten Rp119.725.000. Adapun Desain Industri menyumbang Rp6.900.000 pada tahun tersebut.
Pada tahun 2024, PNBP KI kembali meningkat dan mencapai Rp3.812.650.000. Rincian penerimaan meliputi Merek sebesar Rp1.970.400.000, Hak Cipta Rp1.788.500.000, Paten Rp40.300.000, Desain Industri Rp6.200.000, serta Indikasi Geografis yang cukup signifikan sebesar Rp7.250.000.
Sementara itu, hingga tahun 2025, total PNBP KI tercatat sebesar Rp3.793.650.000. Penerimaan tersebut berasal dari Merek Rp1.915.000.000, Hak Cipta Rp1.810.400.000, Paten Rp50.100.000, Desain Industri Rp17.700.000, dan Indikasi Geografis Rp450.000.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel, Demson Marihot, Jumat (2/1) menyampaikan bahwa capaian PNBP tersebut merupakan hasil dari meningkatnya jumlah permohonan KI di berbagai sektor. “Dominasi PNBP dari Merek dan Hak Cipta menunjukkan bahwa pelaku usaha dan kreator di Sulawesi Selatan semakin memahami pentingnya perlindungan hukum terhadap karya dan identitas usahanya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, memberikan apresiasi atas kinerja jajaran serta partisipasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa tingginya penerimaan PNBP di sektor Kekayaan Intelektual menjadi bukti nyata meningkatnya kesadaran masyarakat Sulsel terhadap pentingnya pendaftaran dan perlindungan KI.
“Capaian ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar hukum dan menjadikan Kekayaan Intelektual sebagai aset strategis yang bernilai ekonomi,” pungkasnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
Kanwil Kemenkum Sulsel Siap Dukung Pemeriksaan BPK RI Tahun 2025
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan mengikuti secara virtual kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025, Jumat (6/2/2026).
Jum'at, 06 Feb 2026 21:42
Sulsel
Kemenkum Sulsel Dorong Kolaborasi Lintas Sektor di Peringatan Hari Jadi Bulukumba
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) turut berpartisipasi dalam Malam Ramah Tamah Hari Jadi Kabupaten Bulukumba ke-66 yang digelar pada Rabu malam, (4/2/ 2026).
Kamis, 05 Feb 2026 19:02
News
Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan, Kakanwil Kemenkum Sulsel Tekankan Akuntabilitas
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menggelar Entry Meeting Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kementerian Hukum Tahun Anggaran 2025
Senin, 02 Feb 2026 15:04
News
Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal menyampaikan bahwa Perayaan Natal Oikumene merupakan momentum yang baik bagi seluruh jajaran untuk mempersatukan diri, menjaga kebersamaan
Sabtu, 31 Jan 2026 16:52
News
Kemenkum Sulsel Perkuat Koordinasi dengan ATR/BPN Sulsel dalam Pengamanan BMN
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor Wilayah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
Rabu, 28 Jan 2026 18:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL
2
Stok Melimpah, Bulog Sebut Sulsel Pilar Ketahanan Pangan Nasional
3
Jelang Ramadan, DPRD Makassar Percepat Reses Serap Aspirasi
4
Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2026 Hadir di Makassar, Tawarkan Promo Mulai Rp15 Juta
5
Bone Mulai Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bernilai Rp20 Triliun
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL
2
Stok Melimpah, Bulog Sebut Sulsel Pilar Ketahanan Pangan Nasional
3
Jelang Ramadan, DPRD Makassar Percepat Reses Serap Aspirasi
4
Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2026 Hadir di Makassar, Tawarkan Promo Mulai Rp15 Juta
5
Bone Mulai Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bernilai Rp20 Triliun