Warga Protes Pembayaran Pajak di Samsat Jeneponto, Nominal di Aplikasi dan Kasir Berbeda
Selasa, 06 Jan 2026 12:07
Ilustrasi. Foto: Istimewa
JENEPONTO - Seorang warga di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, melayangkan protes terhadap sistem pembayaran pajak kendaraan bermotor di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jeneponto.
Protes muncul setelah warga tersebut menemukan adanya perbedaan nominal pembayaran antara yang tertera di aplikasi pembayaran pajak dengan jumlah yang harus dibayarkan di kasir.
Salah seorang wajib pajak, yang enggan disebutkan namanya, mengaku terkejut saat melakukan pembayaran pajak kendaraan. Menurutnya, jumlah yang tercantum di aplikasi Samsat lebih rendah dibandingkan dengan nominal yang diminta petugas kasir.
“Di aplikasi tertulis Rp3.646.430 sedangkan yang disuruh bayar di loket pembayaran sebesar Rp3.716.469, ada apa, begitu sampai di kasir justru bertambah. Tidak ada penjelasan rinci kenapa bisa berbeda,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (6/1/2026).
Ia menilai kondisi tersebut membingungkan masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecurigaan. Warga berharap sistem digital yang digadang-gadang mempermudah justru tidak menciptakan masalah baru.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya. Mereka menilai kurangnya transparansi dalam rincian pembayaran pajak kendaraan membuat masyarakat merasa dirugikan. Terlebih, tidak semua warga memahami adanya komponen tambahan seperti denda, SWDKLLJ, atau biaya administrasi lainnya.
“Kalau memang ada tambahan biaya, seharusnya dijelaskan secara terbuka di aplikasi maupun di loket pembayaran. Jangan sampai masyarakat merasa dipermainkan,” kata warga lainnya.
Warga pun mendesak pihak Samsat Jeneponto untuk segera melakukan pembenahan sistem, termasuk memberikan penjelasan resmi terkait perbedaan nominal tersebut agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.
Masyarakat berharap ada klarifikasi dan perbaikan sistem demi meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan pajak kendaraan bermotor.
Sementara Kepala Unit Bapenda Sulawesi Selatan Wilayah Kabupaten Jeneponto (Samsat Jeneponto) Syamsiar Sanusi dihubungi via WhatsApp belum merespons.
Sementara itu, Kanit Regident Iptu Ishak dikonfirmasi mengaku sedang berada di Makassar.
"Kebetulan saya lagi ke Makassar dulu om ada kegiatan," jelasnya singkat.
Protes muncul setelah warga tersebut menemukan adanya perbedaan nominal pembayaran antara yang tertera di aplikasi pembayaran pajak dengan jumlah yang harus dibayarkan di kasir.
Salah seorang wajib pajak, yang enggan disebutkan namanya, mengaku terkejut saat melakukan pembayaran pajak kendaraan. Menurutnya, jumlah yang tercantum di aplikasi Samsat lebih rendah dibandingkan dengan nominal yang diminta petugas kasir.
“Di aplikasi tertulis Rp3.646.430 sedangkan yang disuruh bayar di loket pembayaran sebesar Rp3.716.469, ada apa, begitu sampai di kasir justru bertambah. Tidak ada penjelasan rinci kenapa bisa berbeda,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (6/1/2026).
Ia menilai kondisi tersebut membingungkan masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecurigaan. Warga berharap sistem digital yang digadang-gadang mempermudah justru tidak menciptakan masalah baru.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya. Mereka menilai kurangnya transparansi dalam rincian pembayaran pajak kendaraan membuat masyarakat merasa dirugikan. Terlebih, tidak semua warga memahami adanya komponen tambahan seperti denda, SWDKLLJ, atau biaya administrasi lainnya.
“Kalau memang ada tambahan biaya, seharusnya dijelaskan secara terbuka di aplikasi maupun di loket pembayaran. Jangan sampai masyarakat merasa dipermainkan,” kata warga lainnya.
Warga pun mendesak pihak Samsat Jeneponto untuk segera melakukan pembenahan sistem, termasuk memberikan penjelasan resmi terkait perbedaan nominal tersebut agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.
Masyarakat berharap ada klarifikasi dan perbaikan sistem demi meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan pajak kendaraan bermotor.
Sementara Kepala Unit Bapenda Sulawesi Selatan Wilayah Kabupaten Jeneponto (Samsat Jeneponto) Syamsiar Sanusi dihubungi via WhatsApp belum merespons.
Sementara itu, Kanit Regident Iptu Ishak dikonfirmasi mengaku sedang berada di Makassar.
"Kebetulan saya lagi ke Makassar dulu om ada kegiatan," jelasnya singkat.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Tunggakan Pajak Kendaraan di Sulsel Diputihkan Dendanya hingga 31 Oktober
Pemilik kendaraan bermotor di Luwu Timur yang menunggak pajak kini bisa melunasinya dengan potongan pokok dan penghapusan denda.
Kamis, 01 Okt 2026 10:03
Sulsel
11 Ribu Kendaraan di Maros Tunggak Pajak, Samsat Gelar Penertiban
Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Maros menggelar penertiban kendaraan bermotor di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pasar Sentral Maros, Rabu (23/9/2026).
Rabu, 23 Sep 2026 12:30
Sulsel
Pajak Perolehan Tanah Dipotong 75 Persen, Bapenda Sebut Pertama Kali Diterapkan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali membuat gebrakan dalam pelayanan publik.
Kamis, 06 Agu 2026 14:19
News
KALLA Kembali Raih Predikat Wajib Pajak Korporasi Terbaik Sulselbartra 2025
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh jajaran Kanwil DJP Sulselbartra dalam kunjungan ke Wisma Kalla, Makassar, Kamis (23/7).
Senin, 27 Jul 2026 16:46
Sulsel
Satlantas Lutim Ingatkan Warga Bayar Pajak Tepat Waktu, Samsat Keliling Siap Melayani
Masyarakat Luwu Timur diimbau untuk tidak menunggu adanya razia atau operasi gabungan sebelum membayar pajak kendaraan bermotor.
Selasa, 21 Jul 2026 16:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Putusan MA Soal Prof Ichsan Ali Belum Tuntas, Legalitas Senat UNM Jelang Pilrek Disorot
2
Tujuh Dekade Asuransi Astra: Menanam Literasi, Memanen Kepercayaan
3
Logo HUT Makassar, Simbol Merawat Budaya dan Menyalakan Harapan
4
Perkuat Layanan Pelanggan, XLSMART Buka Tiga XL Center Baru di Makassar
5
Sinergi Pertamina - Kejati Sulsel Jaga Kelancaran Layanan Energi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Putusan MA Soal Prof Ichsan Ali Belum Tuntas, Legalitas Senat UNM Jelang Pilrek Disorot
2
Tujuh Dekade Asuransi Astra: Menanam Literasi, Memanen Kepercayaan
3
Logo HUT Makassar, Simbol Merawat Budaya dan Menyalakan Harapan
4
Perkuat Layanan Pelanggan, XLSMART Buka Tiga XL Center Baru di Makassar
5
Sinergi Pertamina - Kejati Sulsel Jaga Kelancaran Layanan Energi