Kanwil Kemenkum Sulsel Serahkan Sertifikat IG di Bulukumba
Kamis, 05 Feb 2026 21:58
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) daerah. Foto: Istimewa
BULUKUMBA - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) kepada Kabupaten Bulukumba pada kegiatan Malam Ramah Tamah Hari Jadi Kabupaten Bulukumba ke-66 yang digelar pada Rabu malam (4/2).
Pada kesempatan tersebut, Kanwil Kemenkum Sulsel menyerahkan tiga Sertifikat Indikasi Geografis, masing-masing untuk Kopi Kahayya, Tenun Bira, dan Tenun Kajang. Sertifikat tersebut diterima langsung oleh Bupati Bulukumba beserta Ibu Bupati sebagai bentuk pengakuan dan perlindungan hukum atas produk unggulan khas daerah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menyampaikan bahwa penyerahan Sertifikat Indikasi Geografis ini merupakan langkah strategis dalam melindungi potensi lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing.
“Indikasi Geografis bukan hanya memberikan perlindungan hukum, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan nilai ekonomi produk daerah serta menjaga reputasi dan kualitasnya. Produk-produk khas Bulukumba ini memiliki keunikan dan karakteristik yang perlu dilindungi agar tidak diklaim pihak lain,” ujar Andi Basmal.
Ia menambahkan bahwa Kanwil Kemenkum Sulsel akan terus mendorong pemerintah daerah dan masyarakat untuk aktif mendaftarkan potensi Indikasi Geografis sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi berbasis kekayaan intelektual.
“Kami berharap sertifikat IG ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah dan masyarakat untuk mendorong kesejahteraan serta pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.
Kegiatan Malam Ramah Tamah diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan acara oleh Bupati Bulukumba. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, khususnya Bidang Kekayaan Intelektual, atas dukungan dan pendampingan dalam proses pendaftaran hingga terbitnya sertifikat Indikasi Geografis tersebut.
Bupati Bulukumba menegaskan bahwa sertifikat IG ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Bulukumba serta menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam mengembangkan potensi daerah. Kegiatan penyerahan sertifikat kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.
Rangkaian acara Malam Ramah Tamah juga dimeriahkan dengan persembahan tarian khas Kajang serta launching baju batik “Mawar” khas Bulukumba yang merupakan desain karya Ketua Dekranasda Kabupaten Bulukumba. Acara dilanjutkan dengan hiburan musik yang menambah suasana keakraban.
Penyerahan tiga Sertifikat Indikasi Geografis ini mendapat sambutan positif dan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bulukumba. Keberadaan sertifikat IG diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk lokal, menjaga kualitas dan reputasi produk, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong perlindungan dan pengembangan potensi Indikasi Geografis sebagai aset kekayaan intelektual bangsa yang bernilai strategis dan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Kanwil Kemenkum Sulsel menyerahkan tiga Sertifikat Indikasi Geografis, masing-masing untuk Kopi Kahayya, Tenun Bira, dan Tenun Kajang. Sertifikat tersebut diterima langsung oleh Bupati Bulukumba beserta Ibu Bupati sebagai bentuk pengakuan dan perlindungan hukum atas produk unggulan khas daerah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menyampaikan bahwa penyerahan Sertifikat Indikasi Geografis ini merupakan langkah strategis dalam melindungi potensi lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing.
“Indikasi Geografis bukan hanya memberikan perlindungan hukum, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan nilai ekonomi produk daerah serta menjaga reputasi dan kualitasnya. Produk-produk khas Bulukumba ini memiliki keunikan dan karakteristik yang perlu dilindungi agar tidak diklaim pihak lain,” ujar Andi Basmal.
Ia menambahkan bahwa Kanwil Kemenkum Sulsel akan terus mendorong pemerintah daerah dan masyarakat untuk aktif mendaftarkan potensi Indikasi Geografis sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi berbasis kekayaan intelektual.
“Kami berharap sertifikat IG ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah dan masyarakat untuk mendorong kesejahteraan serta pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.
Kegiatan Malam Ramah Tamah diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan acara oleh Bupati Bulukumba. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, khususnya Bidang Kekayaan Intelektual, atas dukungan dan pendampingan dalam proses pendaftaran hingga terbitnya sertifikat Indikasi Geografis tersebut.
Bupati Bulukumba menegaskan bahwa sertifikat IG ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Bulukumba serta menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam mengembangkan potensi daerah. Kegiatan penyerahan sertifikat kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.
Rangkaian acara Malam Ramah Tamah juga dimeriahkan dengan persembahan tarian khas Kajang serta launching baju batik “Mawar” khas Bulukumba yang merupakan desain karya Ketua Dekranasda Kabupaten Bulukumba. Acara dilanjutkan dengan hiburan musik yang menambah suasana keakraban.
Penyerahan tiga Sertifikat Indikasi Geografis ini mendapat sambutan positif dan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bulukumba. Keberadaan sertifikat IG diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk lokal, menjaga kualitas dan reputasi produk, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong perlindungan dan pengembangan potensi Indikasi Geografis sebagai aset kekayaan intelektual bangsa yang bernilai strategis dan berkelanjutan.
(GUS)
Berita Terkait
News
Permohonan Kekayaan Intelektual Sulsel Terus Meningkat, Capai 10.000 Tahun 2025
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mencatat peningkatan signifikan jumlah permohonan Kekayaan Intelektual (KI) sepanjang periode tahun 2020 hingga 2025.
Rabu, 07 Jan 2026 09:03
News
Percepat Layanan Paten, DJKI Selenggarakan Pelatihan Pemeriksaan Formalitas
Layanan paten yang cepat dan pasti menjadi prasyarat penting bagi inovasi dan daya saing suatu negara. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menyelenggarakan Pelatihan Pemeriksaan Formalitas Paten
Selasa, 23 Des 2025 20:58
Makassar City
Dinas Pariwisata Makassar Diganjar Penghargaan Atas Upaya Perlindungan HAKI
Dispar Kota Makassar berhasil meraih penghargaan Peran Aktif dalam Perlindungan Kekayaan Intelektual dari acara Refleksi Kinerja Akhir Tahun, Kanwil Kemenhum Sulsel, Selasa (9/12/2/2025).
Rabu, 10 Des 2025 16:32
Sulsel
Sisir Potensi Indikasi Geografis Unggulan Kabupaten Soppeng
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus mendorong perlindungan kekayaan intelektual berbasis wilayah melalui pemetaan potensi Indikasi Geografis (IG) di Kabupaten Soppeng
Selasa, 25 Nov 2025 20:28
News
DJKI dan Komdigi Perkuat Pengawasan KI di Ruang Digital
Maraknya pelanggaran kekayaan intelektual (KI) di ruang digital mendorong Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum bersama Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital
Rabu, 12 Nov 2025 23:18
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Perindo Siap Bertarung Lawan Gajah-gajah, Sulsel Bukan Kandang Partai Manapun
2
Jadi Plt Rektor UNM, Prof Farida Fokus Layanan Mahasiswa dan Riset
3
Hadapi Audit BPK, OPD Bantaeng Diminta Proaktif Lengkapi Dokumen
4
Investasi Sulsel 2025 Tembus Rp19,54 Triliun, Tumbuh 39,25 Persen
5
KAJ Sulsel Kecam Teror terhadap Jurnalis Metro TV di Bulukumba
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Perindo Siap Bertarung Lawan Gajah-gajah, Sulsel Bukan Kandang Partai Manapun
2
Jadi Plt Rektor UNM, Prof Farida Fokus Layanan Mahasiswa dan Riset
3
Hadapi Audit BPK, OPD Bantaeng Diminta Proaktif Lengkapi Dokumen
4
Investasi Sulsel 2025 Tembus Rp19,54 Triliun, Tumbuh 39,25 Persen
5
KAJ Sulsel Kecam Teror terhadap Jurnalis Metro TV di Bulukumba