LKPJ 2025 Gowa: IPM Naik, Kemiskinan Turun dalam Setahun
Minggu, 29 Mar 2026 17:17
Bupati Sitti Husniah Talenrang memaparkan LKPJ Tahun Anggaran 2025. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Pemerintah Kabupaten Gowa menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Gowa di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Gowa, Minggu (29/3).
Dalam laporan tersebut, Pemkab Gowa mencatat sejumlah indikator yang menunjukkan peningkatan kualitas hidup masyarakat serta penurunan angka kemiskinan dalam satu tahun terakhir.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa keberhasilan pemerintah tidak hanya diukur dari realisasi program, tetapi dari dampak yang dirasakan masyarakat.
“Kami menempatkan dampak sebagai ukuran utama. Program harus hadir menjawab kebutuhan warga, baik dalam layanan dasar, peningkatan pendapatan, maupun perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran,” ujar Talenrang.
Ia menjelaskan, capaian tersebut didorong oleh program yang berfokus langsung pada kebutuhan masyarakat, seperti penguatan layanan kesehatan, dukungan pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi melalui UMKM dan sektor pertanian.
Data dalam LKPJ 2025 menunjukkan tren positif pada sejumlah indikator makro. Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 73,01 menjadi 74,22. Pertumbuhan ekonomi daerah juga naik menjadi 7,05 dari sebelumnya 5,01. Sementara itu, angka kemiskinan turun dari 6,86 menjadi 6,64.
“Kami memastikan setiap intervensi tidak bersifat umum, tetapi diarahkan pada kelompok yang benar-benar membutuhkan agar hasilnya lebih terasa dan berkelanjutan,” jelasnya.
Meski demikian, Talenrang mengakui masih terdapat tantangan, terutama pada sektor pengangguran dan pemerataan infrastruktur. Ia menyebut, evaluasi melalui LKPJ menjadi dasar untuk memperbaiki kebijakan ke depan.
“Kami melihat secara jujur area yang belum optimal. Dari situ, langkah perbaikan disusun agar manfaat pembangunan semakin luas dan merata,” tegasnya.
Ia menambahkan, konsistensi dalam menjaga kualitas program menjadi kunci agar capaian tidak bersifat sementara.
“Fokus kami ke depan adalah menjaga keberlanjutan dampak, memastikan program tetap berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat Gowa,” tutupnya.
Rapat paripurna ini dipimpin Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab. Ia menegaskan bahwa pembahasan LKPJ diarahkan pada penguatan fungsi pengawasan dan pendalaman substansi sebagai dasar perbaikan kebijakan.
“Kami menyambut baik penyampaian LKPJ ini dan memberikan apresiasi atas capaian yang telah ditunjukkan. Selanjutnya, DPRD akan menindaklanjuti melalui pembahasan di tingkat pansus agar seluruh program dan hasilnya dapat dikaji secara komprehensif,” ujarnya.
Melalui mekanisme tersebut, DPRD memastikan setiap capaian diuji secara objektif dan menjadi dasar penyusunan rekomendasi yang lebih tajam, sehingga arah pembangunan ke depan semakin terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Rapat paripurna ini turut dihadiri Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, Kajari Gowa, Bambang Dwi Murcolono, Kasdim 1409/Gowa, Mayor Arh. Yuliansyah, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis.
Dalam laporan tersebut, Pemkab Gowa mencatat sejumlah indikator yang menunjukkan peningkatan kualitas hidup masyarakat serta penurunan angka kemiskinan dalam satu tahun terakhir.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa keberhasilan pemerintah tidak hanya diukur dari realisasi program, tetapi dari dampak yang dirasakan masyarakat.
“Kami menempatkan dampak sebagai ukuran utama. Program harus hadir menjawab kebutuhan warga, baik dalam layanan dasar, peningkatan pendapatan, maupun perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran,” ujar Talenrang.
Ia menjelaskan, capaian tersebut didorong oleh program yang berfokus langsung pada kebutuhan masyarakat, seperti penguatan layanan kesehatan, dukungan pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi melalui UMKM dan sektor pertanian.
Data dalam LKPJ 2025 menunjukkan tren positif pada sejumlah indikator makro. Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 73,01 menjadi 74,22. Pertumbuhan ekonomi daerah juga naik menjadi 7,05 dari sebelumnya 5,01. Sementara itu, angka kemiskinan turun dari 6,86 menjadi 6,64.
“Kami memastikan setiap intervensi tidak bersifat umum, tetapi diarahkan pada kelompok yang benar-benar membutuhkan agar hasilnya lebih terasa dan berkelanjutan,” jelasnya.
Meski demikian, Talenrang mengakui masih terdapat tantangan, terutama pada sektor pengangguran dan pemerataan infrastruktur. Ia menyebut, evaluasi melalui LKPJ menjadi dasar untuk memperbaiki kebijakan ke depan.
“Kami melihat secara jujur area yang belum optimal. Dari situ, langkah perbaikan disusun agar manfaat pembangunan semakin luas dan merata,” tegasnya.
Ia menambahkan, konsistensi dalam menjaga kualitas program menjadi kunci agar capaian tidak bersifat sementara.
“Fokus kami ke depan adalah menjaga keberlanjutan dampak, memastikan program tetap berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat Gowa,” tutupnya.
Rapat paripurna ini dipimpin Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab. Ia menegaskan bahwa pembahasan LKPJ diarahkan pada penguatan fungsi pengawasan dan pendalaman substansi sebagai dasar perbaikan kebijakan.
“Kami menyambut baik penyampaian LKPJ ini dan memberikan apresiasi atas capaian yang telah ditunjukkan. Selanjutnya, DPRD akan menindaklanjuti melalui pembahasan di tingkat pansus agar seluruh program dan hasilnya dapat dikaji secara komprehensif,” ujarnya.
Melalui mekanisme tersebut, DPRD memastikan setiap capaian diuji secara objektif dan menjadi dasar penyusunan rekomendasi yang lebih tajam, sehingga arah pembangunan ke depan semakin terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Rapat paripurna ini turut dihadiri Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, Kajari Gowa, Bambang Dwi Murcolono, Kasdim 1409/Gowa, Mayor Arh. Yuliansyah, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Kolaborasi Pemkab Gowa dan IKA SPENSAB Dorong Kemajuan Pendidikan
Wakil Bupati Gowa, Darmawansyah Muin menilai kemajuan pendidikan tentunya dibutuhkan peran berbagai pihak. Salah satunya pada keberadaan ikatan alumni di seluruh sekolah di Kabupaten Gowa.
Minggu, 29 Mar 2026 05:29
Sulsel
Pemkab Gowa Gandeng ICATT Tekan Buta Al-Qur’an Lewat Program Ayo Mengaji
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka buta huruf Al-Qur’an melalui program Ayo Mengaji.
Sabtu, 28 Mar 2026 16:32
Sulsel
Silaturahmi di Pusdam, Pemkab Gowa dan Muhammadiyah Perkuat Kolaborasi
Pemerintah Kabupaten Gowa terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Sabtu, 28 Mar 2026 05:42
Sulsel
Ziarah Makam Arung Palakka, Bone dan Gowa Perkuat Sinergi Pembangunan
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menerima kunjungan Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, dalam rangka ziarah ke makam Raja Bone ke-XV, Latenritatta Datu Mario atau Arung Palakka.
Kamis, 26 Mar 2026 16:49
Sulsel
Manfaatkan Momentum Idulfitri, Bupati Gowa Kembali Kunjungi Tokoh Masyarakat
Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah ini terus dimanfaatkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang untuk mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Kamis, 26 Mar 2026 15:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ratusan Pemanah Ramaikan Arsy Archery Competition 2026, Hadiah Utama Umrah VIP
2
Kolaborasi Pemkab Gowa dan IKA SPENSAB Dorong Kemajuan Pendidikan
3
Idrus Marham: Kebijakan Presiden Prabowo Sudah Tepat, Tapi Gagal Dijelaskan Menteri dan Jubirnya
4
UMI Kokoh sebagai PTS Terbaik di Makassar versi EduRank 2026
5
Kanwil Kemenkum Sulsel Cetak 22 Sertifikat Apostille dan Sambut Notaris Baru Sinjai
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ratusan Pemanah Ramaikan Arsy Archery Competition 2026, Hadiah Utama Umrah VIP
2
Kolaborasi Pemkab Gowa dan IKA SPENSAB Dorong Kemajuan Pendidikan
3
Idrus Marham: Kebijakan Presiden Prabowo Sudah Tepat, Tapi Gagal Dijelaskan Menteri dan Jubirnya
4
UMI Kokoh sebagai PTS Terbaik di Makassar versi EduRank 2026
5
Kanwil Kemenkum Sulsel Cetak 22 Sertifikat Apostille dan Sambut Notaris Baru Sinjai