Harga Telur Dipasaran Maros Tembus Rp60 Ribu Satu Rak
Senin, 22 Mei 2023 16:31
Harga telur di Pasar Butta Salewangan Maros (BSM) tembus diangka Rp60 ribu per raknya. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Harga telur di Pasar Butta Salewangan Maros (BSM) tembus diangka Rp60 ribu per raknya. Kondisi ini telah terjadi sejak sepekan lalu.
Salah seorang pedagang telur, Wahyudi mengaku kenaikan harga telur ayam ras ini sudah terjadi sejak seminggu lalu.
"Dulu waktu murah harga telur itu kita bisa pilih kecil dan besar. Jadi harganya menyesuaikan ukuran telurnya, tapi sekarang sudah rata harganya Rp60 ribu," katanya.
Diakuinya, biasanya ketika harga telur naik itu disebabkan ada pembagian bansos. Sehingga penjualan telur minim, karena diborong langsung di kandangnya.
"Makanya harganya juga naik. Yang dari kandang saja naik, apalagi kita yang sudah ambil sama pedagang lain," akunya.
Sebelum mengalami kenaikan kata dia, harga telur per raknya hanya dikisaran Rp55 ribu saja.
"Selain per rak saya juga jual per biji Rp2000. Padahal sebelumnya saya jual Rp10 ribu per 6 biji, sekarang tidak bisa. Kita jual 10 ribu itu dapat 5 biji," jelasnya.
Dia menjelaskan, kenaikan harga telur ini juga mempengaruhi daya beli masyarakat. Sebab sejak adanya kenaikan harga dalam sepekan ini, pembeli telur juga mulai berkurang.
"Biasa itu sehari bisa sampai 20 rak laku, sekarang tidak lagi. Untung kalau ada keluar, karena penjual nasi kuning juga biasa banyak beli telur. Sekarang mereka lebih pilih beli ayam, ya karena mahalnya harga ayam," akunya.
Pedagang lainnya, Darwis juga mengakui jika harga telur saat ini sudah mencapai diangka Rp58 ribu hingga Rp60 ribu per raknya. "Ada kenaikan Rp3 ribu dari harga sebelumnnya hanya Rp55 ribu," katanya.
Kenaikan harga ini kata dia disebabkan kurangnya stok dan tingginya pemakaian.
"Stok kurang ditambah banyak pengantin, makanya harga naik. Banyak pembeli mengeluh tapi mau tidak mau mereka beli, meski ada yang cuma beli beberapa biji saja," katanya.
Tak hanya harga telur yng mengalami kenaikan harga, cabai merah juga mengalami kenaikan diangka Rp40 ribu per kilogramnya. "Sebelumnya hanya Rp20 ribu per kilogram. Sekarang naik jadi Rp40 ribu, ini sudah 10 hari naik," pungkasnya.
Salah seorang pedagang telur, Wahyudi mengaku kenaikan harga telur ayam ras ini sudah terjadi sejak seminggu lalu.
"Dulu waktu murah harga telur itu kita bisa pilih kecil dan besar. Jadi harganya menyesuaikan ukuran telurnya, tapi sekarang sudah rata harganya Rp60 ribu," katanya.
Diakuinya, biasanya ketika harga telur naik itu disebabkan ada pembagian bansos. Sehingga penjualan telur minim, karena diborong langsung di kandangnya.
"Makanya harganya juga naik. Yang dari kandang saja naik, apalagi kita yang sudah ambil sama pedagang lain," akunya.
Sebelum mengalami kenaikan kata dia, harga telur per raknya hanya dikisaran Rp55 ribu saja.
"Selain per rak saya juga jual per biji Rp2000. Padahal sebelumnya saya jual Rp10 ribu per 6 biji, sekarang tidak bisa. Kita jual 10 ribu itu dapat 5 biji," jelasnya.
Dia menjelaskan, kenaikan harga telur ini juga mempengaruhi daya beli masyarakat. Sebab sejak adanya kenaikan harga dalam sepekan ini, pembeli telur juga mulai berkurang.
"Biasa itu sehari bisa sampai 20 rak laku, sekarang tidak lagi. Untung kalau ada keluar, karena penjual nasi kuning juga biasa banyak beli telur. Sekarang mereka lebih pilih beli ayam, ya karena mahalnya harga ayam," akunya.
Pedagang lainnya, Darwis juga mengakui jika harga telur saat ini sudah mencapai diangka Rp58 ribu hingga Rp60 ribu per raknya. "Ada kenaikan Rp3 ribu dari harga sebelumnnya hanya Rp55 ribu," katanya.
Kenaikan harga ini kata dia disebabkan kurangnya stok dan tingginya pemakaian.
"Stok kurang ditambah banyak pengantin, makanya harga naik. Banyak pembeli mengeluh tapi mau tidak mau mereka beli, meski ada yang cuma beli beberapa biji saja," katanya.
Tak hanya harga telur yng mengalami kenaikan harga, cabai merah juga mengalami kenaikan diangka Rp40 ribu per kilogramnya. "Sebelumnya hanya Rp20 ribu per kilogram. Sekarang naik jadi Rp40 ribu, ini sudah 10 hari naik," pungkasnya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Gowa Sidak Pasar, Harga Mayoritas Pangan Masih Stabil
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melakukan pemantauan harga dan distribusi bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Selasa, 17 Mar 2026 13:53
Sulsel
Jelang Ramadan, Pemkab Bantaeng Awasi Harga dan Stok Pangan
Pemerintah Kabupaten Bantaeng menemukan kenaikan harga sejumlah bahan pokok menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Temuan itu diperoleh saat peninjauan langsung di Pasar Sentral Bantaeng dan Pasar Lambocca.
Selasa, 17 Feb 2026 15:15
Ekbis
Jelang Ramadan, Harga Cabai dan Ikan Laut di Maros Melonjak
Sepekan menjelang Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, melonjak tajam.
Selasa, 10 Feb 2026 15:58
Sulsel
Harga Beras Lokal di Kabupaten Maros Melonjak Naik, Stok Menipis
Harga beras lokal di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan mengalami lonjakan tajam dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan ini dipicu tingginya angka gagal panen yang dialami petani
Rabu, 18 Jun 2025 13:27
Sulsel
Kalla Beton Bagikan Bibit Pohon & Sembako untuk Warga Desa Lonjoboko
Kalla Beton memulai kegiatan CSR di awal tahun 2025 dengan membagikan ratusan bibit pohon dan sembako kepada warga Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.
Kamis, 09 Jan 2025 07:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ratusan Warga Selayar Mudik Gunakan Kapal Perang KRI Marlin-877 Milik TNI AL
2
Nginep di Vasaka Makassar Rp670 Ribu, Sudah Termasuk Iftar
3
Pertamina Pastikan Stok Pertamax Turbo Makassar Aman di Tengah Peningkatan Konsumsi
4
Wakil Ketua DPRD Makassar Gelar Open House Lebaran untuk Warga
5
Tinjau Masjid Ramah Pemudik, Menag Doakan para Musafir Selamat sampai Tujuan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ratusan Warga Selayar Mudik Gunakan Kapal Perang KRI Marlin-877 Milik TNI AL
2
Nginep di Vasaka Makassar Rp670 Ribu, Sudah Termasuk Iftar
3
Pertamina Pastikan Stok Pertamax Turbo Makassar Aman di Tengah Peningkatan Konsumsi
4
Wakil Ketua DPRD Makassar Gelar Open House Lebaran untuk Warga
5
Tinjau Masjid Ramah Pemudik, Menag Doakan para Musafir Selamat sampai Tujuan