Bupati Ibas Beberkan Mega Proyek Jalan Luwu Timur, Ruas Malili–Aute Ditargetkan Jadi 4 Lajur
Minggu, 21 Jun 2026 18:06
Bupati Ibas saat menghadiri pertemuan dengan JMSI Luwu Timur di Warkop Kopi Qlan, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Minggu (21/06/26). Foto: Fitra Budin
LUWU TIMUR - Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam (IBAS), membeberkan rancangan pemerintah daerah yang tengah menyiapkan program besar pembenahan infrastruktur jalan yang ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2027.
Hal tersebut disampaikan IBAS saat menghadiri pertemuan bersama insan pers yang tergabung dalam Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Luwu Timur di Warkop Kopi Qlan, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Minggu (21/06/26).
IBAS menegaskan hampir seluruh ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur akan dibenahi secara bertahap.
"Semua jalan pada tahun 2027 akan kita benahi," tegas Irwan Bachri Syam.
Meski demikian, ia menjelaskan terdapat beberapa ruas yang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional sehingga tidak dapat langsung dikerjakan oleh pemerintah daerah.
Menurutnya, Pemkab Luwu Timur telah melakukan koordinasi dengan pihak balai agar ruas jalan nasional yang berada di wilayah Luwu Timur juga mendapatkan perhatian dan penanganan.
"Yang menjadi tanggung jawab balai tentu kita tidak berani sentuh. Tetapi kami sudah melakukan koordinasi agar jalan nasional juga dapat dibenahi," ujarnya.
Salah satu rencana yang menjadi sorotan adalah proyek pelebaran ruas jalan dari wilayah Atue hingga Kelurahan Malili. Pemerintah daerah menargetkan jalan tersebut dapat berkembang menjadi dua jalur dengan empat lajur guna meningkatkan konektivitas dan kenyamanan pengguna jalan.
"Sampai Aute hingga Malili semua akan diperlebar menjadi dua jalur empat lajur," ungkap IBAS.
Ia menjelaskan proses persiapan proyek saat ini sedang berjalan, termasuk tahapan lelang yang direncanakan dimulai dalam waktu dekat. Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, pekerjaan fisik ditargetkan mulai dilaksanakan pada tahun depan.
Lebih lanjut, IBAS mengungkapkan skema pembiayaan proyek masih dalam tahap finalisasi dan akan dibahas lebih lanjut pada perubahan anggaran.
Pemerintah daerah juga tengah mengkaji pola kerja sama pembiayaan jangka panjang yang disebut mengadopsi konsep serupa yang pernah diterapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Menurut rencana, pelaksanaan pekerjaan akan dimulai pada 2027, sementara mekanisme pembayaran akan dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu beberapa.
Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga menegaskan pembangunan jalan tersebut akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Setelah seluruh pekerjaan selesai dan memenuhi ketentuan yang berlaku, pemerintah daerah membuka peluang untuk menyerahkan pengelolaan ruas tertentu kepada pemerintah pusat melalui balai yang berwenang.
Hal tersebut disampaikan IBAS saat menghadiri pertemuan bersama insan pers yang tergabung dalam Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Luwu Timur di Warkop Kopi Qlan, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Minggu (21/06/26).
IBAS menegaskan hampir seluruh ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur akan dibenahi secara bertahap.
"Semua jalan pada tahun 2027 akan kita benahi," tegas Irwan Bachri Syam.
Meski demikian, ia menjelaskan terdapat beberapa ruas yang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional sehingga tidak dapat langsung dikerjakan oleh pemerintah daerah.
Menurutnya, Pemkab Luwu Timur telah melakukan koordinasi dengan pihak balai agar ruas jalan nasional yang berada di wilayah Luwu Timur juga mendapatkan perhatian dan penanganan.
"Yang menjadi tanggung jawab balai tentu kita tidak berani sentuh. Tetapi kami sudah melakukan koordinasi agar jalan nasional juga dapat dibenahi," ujarnya.
Salah satu rencana yang menjadi sorotan adalah proyek pelebaran ruas jalan dari wilayah Atue hingga Kelurahan Malili. Pemerintah daerah menargetkan jalan tersebut dapat berkembang menjadi dua jalur dengan empat lajur guna meningkatkan konektivitas dan kenyamanan pengguna jalan.
"Sampai Aute hingga Malili semua akan diperlebar menjadi dua jalur empat lajur," ungkap IBAS.
Ia menjelaskan proses persiapan proyek saat ini sedang berjalan, termasuk tahapan lelang yang direncanakan dimulai dalam waktu dekat. Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, pekerjaan fisik ditargetkan mulai dilaksanakan pada tahun depan.
Lebih lanjut, IBAS mengungkapkan skema pembiayaan proyek masih dalam tahap finalisasi dan akan dibahas lebih lanjut pada perubahan anggaran.
Pemerintah daerah juga tengah mengkaji pola kerja sama pembiayaan jangka panjang yang disebut mengadopsi konsep serupa yang pernah diterapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Menurut rencana, pelaksanaan pekerjaan akan dimulai pada 2027, sementara mekanisme pembayaran akan dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu beberapa.
Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga menegaskan pembangunan jalan tersebut akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Setelah seluruh pekerjaan selesai dan memenuhi ketentuan yang berlaku, pemerintah daerah membuka peluang untuk menyerahkan pengelolaan ruas tertentu kepada pemerintah pusat melalui balai yang berwenang.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Jelang Verifikasi STBM Award 2026, Pemkab Lutim Matangkan Kesiapan di Tingkat Desa
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mematangkan kesiapan menjelang verifikasi lapangan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2026 yang akan dilakukan Tim Kementerian Kesehatan RI.
Kamis, 24 Sep 2026 19:52
Sulsel
Inflasi Lutim Turun ke 2,34 Persen, Pemkab Klaim Berhasil Jaga Distribusi BBM dan LPG
Inflasi tahunan (year on year) di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, tercatat 2,34 persen per Agustus 2026, sementara secara bulanan (month to month) daerah ini justru mengalami deflasi 0,43 persen.
Rabu, 23 Sep 2026 09:08
Sulsel
Sengketa HPL Malili, Pemkab Lutim Siap Jadi Pihak Intervensi di PTUN Makassar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur menyatakan kesiapannya menjadi pihak intervensi dalam perkara sengketa Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili
Rabu, 23 Sep 2026 00:19
Sulsel
Pemkab Luwu Timur Jadwalkan Donor Darah ASN Tiap Bulan, Setiap OPD Dapat Giliran
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menetapkan donor darah aparatur sipil negara (ASN) sebagai agenda rutin bulanan. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) akan mendapat giliran secara bergilir.
Senin, 21 Sep 2026 16:35
Sulsel
Rehabilitasi 364 Hektare Lada Luwu Timur Jalan, Persoalan Pascapanen Belum Tuntas
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menjalankan program rehabilitasi tanaman lada seluas 364 hektare pada 2026 di tiga kecamatan sentra produksi, yakni Towuti, Wasuponda, dan Nuha.
Jum'at, 18 Sep 2026 15:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
2
Petani Rumput Laut Sulsel Didorong Naik Kelas Lewat Platform e-Seaweed
3
Kejari Luwu Timur Sebut Program Kampung Pangan Bukan Sekadar Penegakan Hukum
4
Pattallassang Memorial Estate, Pemakaman Muslim Premium dengan Layanan All-in-One di Gowa
5
AXIS Nation Cup Buktikan Jalur Pembinaan, Lima Alumni Tembus Timnas U-19
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
2
Petani Rumput Laut Sulsel Didorong Naik Kelas Lewat Platform e-Seaweed
3
Kejari Luwu Timur Sebut Program Kampung Pangan Bukan Sekadar Penegakan Hukum
4
Pattallassang Memorial Estate, Pemakaman Muslim Premium dengan Layanan All-in-One di Gowa
5
AXIS Nation Cup Buktikan Jalur Pembinaan, Lima Alumni Tembus Timnas U-19