PDAM Makassar Tambah Debit Air dan Perluas Sambungan Pipa untuk Wilayah Utara
Selasa, 30 Jun 2026 16:57
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum Makkurade memantau jaringan distribusi air bersih. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar mulai menunjukkan progres dalam upaya mengatasi krisis air bersih di wilayah utara kota. Selain menambah pasokan air baku, perusahaan daerah itu juga menyiapkan perluasan jaringan distribusi dan program sambungan rumah gratis bagi masyarakat yang belum terlayani.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum Makkurade, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, agar persoalan distribusi air bersih segera ditangani.
"Selama ini apa yang disampaikan dan diperintahkan Pak Wali Kota kepada kami selaku Plt direksi, kami tindak lanjuti. Terbukti kami kerjakan kebutuhan air bersih," ujarnya.
Menurut Syahrum, PDAM mulai melakukan uji coba pengoperasian pompa intake yang mengambil air baku dari Waduk Nipah-Nipah melalui jalur Manggala pada Selasa (30/6/2026).
Pompa tersebut diproyeksikan mampu menambah debit air sekitar 300 liter per detik sehingga distribusi ke wilayah utara Kota Makassar dapat meningkat secara signifikan.
"Hari ini kami melakukan uji coba pengoperasian pompa intake. Mudah-mudahan dapat menambah debit air untuk wilayah utara, termasuk Kerung-Kerung dan sekitarnya," ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu penyebab berkurangnya pasokan air ke wilayah utara selama ini adalah tidak beroperasinya salah satu pompa sejak Oktober 2025. Kondisi tersebut menyebabkan debit air yang mengalir ke kawasan utara terus menurun, terutama saat musim kemarau.
"Inilah yang kami temukan. Seharusnya pompa itu tetap berjalan sambil menunggu pompa yang baru," tuturnya.
"Karena berdasarkan informasi, sejak Oktober 2025 pompa tersebut tidak lagi beroperasi. Ini yang mengganggu pasokan air ke wilayah utara dan Kerung-Kerung," sambungnya.
Selain mengoperasikan pompa, PDAM juga melakukan pengerukan saluran air baku dari kawasan Manggala menuju Waduk Nipah-Nipah untuk memperlancar aliran air dan meningkatkan kapasitas distribusi.
Selama proses perbaikan jaringan dan penanganan gangguan operasional, PDAM tetap menyalurkan air bersih melalui mobil tangki ke wilayah terdampak.
"Selama ini kami juga, mengantisipasi dengan mengantarkan air menggunakan mobil tangki kepada pelanggan yang belum mendapatkan suplai," jelasnya.
"Namun tentu sifatnya masih terbatas. Harapan kami, dengan beroperasinya pompa ini, distribusi air kembali normal dan keluhan pelanggan dapat berkurang," tambah Syahrum.
Ia menegaskan, peningkatan debit air akan menjadi dasar bagi PDAM untuk memperluas jaringan distribusi sekaligus menjalankan program pemasangan sambungan rumah gratis sesuai kebijakan Pemerintah Kota Makassar.
"Termasuk program pemasangan sambungan gratis sesuai Peraturan Wali Kota. Air bakunya harus dipastikan tersedia terlebih dahulu, kemudian baru kita sambungkan ke rumah-rumah warga," tegasnya.
Syahrum mengatakan pihaknya menargetkan proses uji coba dan pengawalan operasional pompa berlangsung selama beberapa hari ke depan guna memastikan seluruh sistem berjalan optimal.
Dengan bertambahnya debit air dan perluasan jaringan distribusi, PDAM berharap kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di wilayah utara Kota Makassar yang selama ini kerap mengalami krisis pasokan, dapat terpenuhi secara bertahap.
Tiga Strategi Atasi Krisis Air
Syahrum menjelaskan, PDAM tidak hanya mengandalkan satu solusi untuk mengatasi persoalan air bersih di Kota Makassar. Saat ini terdapat tiga strategi utama yang dijalankan secara bersamaan.
"Jadi, dalam mengantisipasi krisis air bersih di Kota Makassar ini, kami tidak hanya punya satu solusi, tetapi tiga solusi yang dijalankan secara paralel," sebut Andi Syahrum.
Strategi pertama adalah mengoperasikan kembali pompa intake dari Waduk Nipah-Nipah melalui jalur Manggala yang diperkirakan mampu menambah debit air sekitar 300 liter per detik.
Strategi kedua dilakukan melalui penyambungan jaringan pipa dari kawasan Macini Sombala ke wilayah yang mengalami kekurangan pasokan air.
"Yang kedua adalah penyambungan pipa dari Macini Sombala. Di sana debit airnya cukup besar sehingga bisa membantu menambah pasokan ke wilayah utara dan Kerung-Kerung," jelasnya.
Sementara strategi ketiga adalah pengerukan saluran air baku yang menghubungkan kawasan Manggala dan Waduk Nipah-Nipah untuk memperlancar aliran menuju instalasi pengolahan air.
Menurut Syahrum, pengerukan tersebut merupakan pekerjaan penting karena saluran air baku itu sudah puluhan tahun tidak pernah dibersihkan.
"Menurut informasi warga di sekitar lokasi, saluran air baku itu terakhir dikeruk sekitar tahun 1979. Artinya, hampir 50 tahun baru kali ini dilakukan pengerukan kembali. Ini menjadi salah satu langkah penting untuk memperlancar aliran air baku," terangnya.
Ia optimistis tiga strategi tersebut akan berdampak signifikan terhadap peningkatan layanan PDAM, mengurangi keluhan pelanggan, dan mempercepat pemulihan distribusi air bersih di wilayah utara Kota Makassar.
"Selain meningkatkan debit air, kami Plt Direksi PDAM juga menargetkan perluasan jaringan distribusi dan pemasangan sambungan rumah bagi masyarakat yang selama ini belum terlayani, seiring membaiknya ketersediaan air baku," tukasnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum Makkurade, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, agar persoalan distribusi air bersih segera ditangani.
"Selama ini apa yang disampaikan dan diperintahkan Pak Wali Kota kepada kami selaku Plt direksi, kami tindak lanjuti. Terbukti kami kerjakan kebutuhan air bersih," ujarnya.
Menurut Syahrum, PDAM mulai melakukan uji coba pengoperasian pompa intake yang mengambil air baku dari Waduk Nipah-Nipah melalui jalur Manggala pada Selasa (30/6/2026).
Pompa tersebut diproyeksikan mampu menambah debit air sekitar 300 liter per detik sehingga distribusi ke wilayah utara Kota Makassar dapat meningkat secara signifikan.
"Hari ini kami melakukan uji coba pengoperasian pompa intake. Mudah-mudahan dapat menambah debit air untuk wilayah utara, termasuk Kerung-Kerung dan sekitarnya," ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu penyebab berkurangnya pasokan air ke wilayah utara selama ini adalah tidak beroperasinya salah satu pompa sejak Oktober 2025. Kondisi tersebut menyebabkan debit air yang mengalir ke kawasan utara terus menurun, terutama saat musim kemarau.
"Inilah yang kami temukan. Seharusnya pompa itu tetap berjalan sambil menunggu pompa yang baru," tuturnya.
"Karena berdasarkan informasi, sejak Oktober 2025 pompa tersebut tidak lagi beroperasi. Ini yang mengganggu pasokan air ke wilayah utara dan Kerung-Kerung," sambungnya.
Selain mengoperasikan pompa, PDAM juga melakukan pengerukan saluran air baku dari kawasan Manggala menuju Waduk Nipah-Nipah untuk memperlancar aliran air dan meningkatkan kapasitas distribusi.
Selama proses perbaikan jaringan dan penanganan gangguan operasional, PDAM tetap menyalurkan air bersih melalui mobil tangki ke wilayah terdampak.
"Selama ini kami juga, mengantisipasi dengan mengantarkan air menggunakan mobil tangki kepada pelanggan yang belum mendapatkan suplai," jelasnya.
"Namun tentu sifatnya masih terbatas. Harapan kami, dengan beroperasinya pompa ini, distribusi air kembali normal dan keluhan pelanggan dapat berkurang," tambah Syahrum.
Ia menegaskan, peningkatan debit air akan menjadi dasar bagi PDAM untuk memperluas jaringan distribusi sekaligus menjalankan program pemasangan sambungan rumah gratis sesuai kebijakan Pemerintah Kota Makassar.
"Termasuk program pemasangan sambungan gratis sesuai Peraturan Wali Kota. Air bakunya harus dipastikan tersedia terlebih dahulu, kemudian baru kita sambungkan ke rumah-rumah warga," tegasnya.
Syahrum mengatakan pihaknya menargetkan proses uji coba dan pengawalan operasional pompa berlangsung selama beberapa hari ke depan guna memastikan seluruh sistem berjalan optimal.
Dengan bertambahnya debit air dan perluasan jaringan distribusi, PDAM berharap kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di wilayah utara Kota Makassar yang selama ini kerap mengalami krisis pasokan, dapat terpenuhi secara bertahap.
Tiga Strategi Atasi Krisis Air
Syahrum menjelaskan, PDAM tidak hanya mengandalkan satu solusi untuk mengatasi persoalan air bersih di Kota Makassar. Saat ini terdapat tiga strategi utama yang dijalankan secara bersamaan.
"Jadi, dalam mengantisipasi krisis air bersih di Kota Makassar ini, kami tidak hanya punya satu solusi, tetapi tiga solusi yang dijalankan secara paralel," sebut Andi Syahrum.
Strategi pertama adalah mengoperasikan kembali pompa intake dari Waduk Nipah-Nipah melalui jalur Manggala yang diperkirakan mampu menambah debit air sekitar 300 liter per detik.
Strategi kedua dilakukan melalui penyambungan jaringan pipa dari kawasan Macini Sombala ke wilayah yang mengalami kekurangan pasokan air.
"Yang kedua adalah penyambungan pipa dari Macini Sombala. Di sana debit airnya cukup besar sehingga bisa membantu menambah pasokan ke wilayah utara dan Kerung-Kerung," jelasnya.
Sementara strategi ketiga adalah pengerukan saluran air baku yang menghubungkan kawasan Manggala dan Waduk Nipah-Nipah untuk memperlancar aliran menuju instalasi pengolahan air.
Menurut Syahrum, pengerukan tersebut merupakan pekerjaan penting karena saluran air baku itu sudah puluhan tahun tidak pernah dibersihkan.
"Menurut informasi warga di sekitar lokasi, saluran air baku itu terakhir dikeruk sekitar tahun 1979. Artinya, hampir 50 tahun baru kali ini dilakukan pengerukan kembali. Ini menjadi salah satu langkah penting untuk memperlancar aliran air baku," terangnya.
Ia optimistis tiga strategi tersebut akan berdampak signifikan terhadap peningkatan layanan PDAM, mengurangi keluhan pelanggan, dan mempercepat pemulihan distribusi air bersih di wilayah utara Kota Makassar.
"Selain meningkatkan debit air, kami Plt Direksi PDAM juga menargetkan perluasan jaringan distribusi dan pemasangan sambungan rumah bagi masyarakat yang selama ini belum terlayani, seiring membaiknya ketersediaan air baku," tukasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
DPRD Makassar Rekomendasikan Penonaktifan Pejabat Disdik dalam Kasus Seleksi Kepsek
Komisi D DPRD Kota Makassar meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar menonaktifkan sementara sejumlah pejabat yang namanya muncul dalam aduan terkait proses seleksi kepala sekolah.
Selasa, 30 Jun 2026 13:08
Makassar City
Suplai Air Baku Menurun, Perumda Air Minum Makassar Siagakan Mobil Tangki Gratis
Perumda Air Minum Kota Makassar menyiagakan armada mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih kepada pelanggan yang terdampak penurunan suplai air baku dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2 dan IPA 3.
Selasa, 30 Jun 2026 11:10
Makassar City
Bawa Nama Indonesia ke Singapura, Delegasi Mahasiswa Unhas Didukung Penuh Wali Kota Makassar
Sebanyak delapan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang tergabung sebagai Delegasi Indonesia pada Asian Undergraduate Symposium (AUS) 2026 melakukan audiensi bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin
Senin, 29 Jun 2026 17:16
Makassar City
Pemkot Makassar Pastikan Tertibkan Bangunan Liar di Lahan Fasum Manggala
Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk mengamankan aset lahan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di Perumahan Pemda Antang, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala.
Senin, 29 Jun 2026 17:04
News
Pemkot Makassar Usut Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai mengusut dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses pengisian jabatan kepala sekolah yang belakangan viral di media sosial.
Senin, 29 Jun 2026 16:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
2
Kepsek Mengaku Diintimidasi Usai Bongkar Dugaan Pungli Pengisian Jabatan
3
Suplai Air Baku Menurun, Perumda Air Minum Makassar Siagakan Mobil Tangki Gratis
4
Kopi Rumbia Jeneponto Tembus Pasar Eropa Republik Ceko
5
Peringatan Harganas di Bantaeng Soroti Pengasuhan Anak dan Pencegahan Stunting
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
2
Kepsek Mengaku Diintimidasi Usai Bongkar Dugaan Pungli Pengisian Jabatan
3
Suplai Air Baku Menurun, Perumda Air Minum Makassar Siagakan Mobil Tangki Gratis
4
Kopi Rumbia Jeneponto Tembus Pasar Eropa Republik Ceko
5
Peringatan Harganas di Bantaeng Soroti Pengasuhan Anak dan Pencegahan Stunting