Puspawati Ikuti Rakor Ekonomi Sulawesi, Diminta Petakan Sektor Unggulan Lutim
Jum'at, 18 Sep 2026 18:56
Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler mengikuti Rapat Koordinasi Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Sulawesi Tahun 2026 di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat (18/9/2026).
LUWU TIMUR - Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler mengikuti Rapat Koordinasi Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Sulawesi Tahun 2026 di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat (18/9/2026).
Rakor ini membahas pemetaan sektor unggulan tiap daerah untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen pada 2029.
Puspawati mengatakan pihaknya akan mengidentifikasi sektor-sektor strategis di Luwu Timur untuk mendukung target tersebut.
"Pemkab Luwu Timur akan bergerak cepat mengidentifikasi dan mengoptimalkan keunggulan komparatif daerah, khususnya pada sektor-sektor strategis, demi menyokong tercapainya target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada tahun 2029," ujarnya.
Rakor dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman. Ia menyebutkan kawasan Sulawesi memiliki potensi ekonomi dan sumber daya alam yang besar, namun perlu dikelola dengan basis data yang konkret.
"Potensi ini perlu dikelola secara maksimal berbasis data konkret, serta diperkuat melalui koordinasi lintas wilayah," kata Jufri.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyampaikan arahan Presiden agar setiap kepala daerah memetakan keunggulan komparatif wilayah masing-masing secara presisi.
"Presiden meminta agar kita fokus mengidentifikasi sektor-sektor potensial di setiap daerah. Target utamanya adalah seluruh daerah memahami secara presisi langkah strategis apa yang harus dilakukan," ujar Bima Arya.
Ia menekankan dua pendekatan utama, yakni dari sisi produksi dan sisi pengeluaran.
Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi menambahkan, efisiensi dan ketepatan alokasi anggaran daerah menjadi kunci.
"Setiap rupiah belanja publik harus difokuskan untuk memicu produktivitas sektor unggulan serta meningkatkan daya beli masyarakat," katanya.
Untuk diketahui, Rakor tersebut diikuti oleh Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas Medrilzam serta kepala daerah dan jajaran pemerintah se-Sulawesi.
Rakor ini membahas pemetaan sektor unggulan tiap daerah untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen pada 2029.
Puspawati mengatakan pihaknya akan mengidentifikasi sektor-sektor strategis di Luwu Timur untuk mendukung target tersebut.
"Pemkab Luwu Timur akan bergerak cepat mengidentifikasi dan mengoptimalkan keunggulan komparatif daerah, khususnya pada sektor-sektor strategis, demi menyokong tercapainya target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada tahun 2029," ujarnya.
Rakor dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman. Ia menyebutkan kawasan Sulawesi memiliki potensi ekonomi dan sumber daya alam yang besar, namun perlu dikelola dengan basis data yang konkret.
"Potensi ini perlu dikelola secara maksimal berbasis data konkret, serta diperkuat melalui koordinasi lintas wilayah," kata Jufri.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyampaikan arahan Presiden agar setiap kepala daerah memetakan keunggulan komparatif wilayah masing-masing secara presisi.
"Presiden meminta agar kita fokus mengidentifikasi sektor-sektor potensial di setiap daerah. Target utamanya adalah seluruh daerah memahami secara presisi langkah strategis apa yang harus dilakukan," ujar Bima Arya.
Ia menekankan dua pendekatan utama, yakni dari sisi produksi dan sisi pengeluaran.
Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi menambahkan, efisiensi dan ketepatan alokasi anggaran daerah menjadi kunci.
"Setiap rupiah belanja publik harus difokuskan untuk memicu produktivitas sektor unggulan serta meningkatkan daya beli masyarakat," katanya.
Untuk diketahui, Rakor tersebut diikuti oleh Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas Medrilzam serta kepala daerah dan jajaran pemerintah se-Sulawesi.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Luwu Timur Siap Sambut 3.000 Tamu Harkopnas ke-79 Tingkat Sulsel
Sebanyak 3.000 tamu dari 23 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan diperkirakan akan hadir dalam Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulsel
Kamis, 17 Sep 2026 14:21
Sulsel
Bupati Lutim Gaspol Benahi Sekolah Rusak, Dewan Pendidikan Turun Cek Langsung
Menindaklanjuti instruksi Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Dewan Pendidikan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan turun langsung melakukan monitoring kondisi sekolah di berbagai wilayah.
Minggu, 06 Sep 2026 17:14
Sulsel
Sidak RSUD I Lagaligo Wotu, Bupati Lutim Soroti Kebersihan hingga Komputer Lawas
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam tak hanya ingin memastikan pelayanan kesehatan berjalan baik. Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di RSUD I Lagaligo Wotu, Sabtu (29/8/26).
Minggu, 30 Agu 2026 09:08
Sulsel
Bupati Irwan Prioritaskan Pemulihan Penghidupan Warga Laoli yang Terdampak PSN
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam memberikan tanggapan atas berbagai dinamika yang berkembang terkait pelaksanaan Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK) proyek di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili.
Jum'at, 07 Agu 2026 13:10
Sulsel
Pemkab Luwu Timur Tancap Gas Bangun Sirkuit Permanen
Kabupaten Luwu Timur semakin menunjukkan keseriusannya menjadi pusat olahraga otomotif di Sulawesi Selatan. Ambisi besar itu ditandai dengan dibukanya Bupati Cup II Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IMI Sulsel
Minggu, 31 Mei 2026 13:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kajari Lutim Turun Langsung Jadi JPU Tangani Dua Perkara Korupsi Rp1,3 Miliar Disidang
2
Bantuan Beras di Bulukumba Dipertanyakan, Warga Mengaku Terima 2 Karung Meski Difoto 3
3
Jelang Penjurian, 24 Guru se-Sulawesi Peserta TTC 2026 Bakti BCA Ikuti Bootcamp
4
Pemkot Makassar Kejar Porsi Anggaran Sampah 3 Persen
5
Tim Inovasi Semen Tonasa Ukir Prestasi di Bangkok, Efisiensi Energi Capai Rp15,7 Miliar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kajari Lutim Turun Langsung Jadi JPU Tangani Dua Perkara Korupsi Rp1,3 Miliar Disidang
2
Bantuan Beras di Bulukumba Dipertanyakan, Warga Mengaku Terima 2 Karung Meski Difoto 3
3
Jelang Penjurian, 24 Guru se-Sulawesi Peserta TTC 2026 Bakti BCA Ikuti Bootcamp
4
Pemkot Makassar Kejar Porsi Anggaran Sampah 3 Persen
5
Tim Inovasi Semen Tonasa Ukir Prestasi di Bangkok, Efisiensi Energi Capai Rp15,7 Miliar