Kementerian Pertanian Bangun Kampung Hortikultura di Luwu Utara
Rabu, 21 Jun 2023 13:22

Kementerian Pertanian (Kementan) Indonesia, melalui Ditjen Hortikultura memberikan bantuan ribuan bibit pohon jeruk dan durian kepada Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Utara. Foto: Istimewa
LUWU UTARA - Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia, melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura memberikan bantuan ribuan bibit pohon jeruk dan durian kepada Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Utara untuk disebar secara merata di beberapa desa.
Tak hanya bibit, sarana dan prasarana pendukung lainnya juga dibagikan, seperti pupuk cair dan pupuk anorganik yang juga diberikan untuk memudahkan para penerima bantuan, dalam hal ini petani yang tergabung dalam kelompok tani (poktan), dalam pengembangan komoditas.
Pembagian bibit jeruk, bibit durian, serta sarana lainnya ini adalah upaya pemerintah membangun kampung hortikultura di Luwu Utara. Tak hanya itu, Ditjen Hortikultura melalui Dinas Pertanian juga membangun kawasan cabai rawit seluas 20 ha di Kecamatan Rongkong.
Kadis Pertanian Luwu Utara melalui Kabid Hortikultura, Djalaluddin Dalami, menyebutkan ada 12.000 bibit jeruk dan 3.000 bibit durian yang tersebar di beberapa desa. Sementara kegiatan kawasan cabai rawit di Rongkong itu ada di dua desa yang tersebar di 11 kelompok tani.
“Untuk 12.000 bibit jeruk itu tersebar di desa Salekoe, Takkalala dan Pombakka, masing-masing 4.000 bibit untuk satu kelompok tani,” ungkap Djalaluddin, Senin (19/6/2023), di Masamba.
Sementara untuk 3.000 bibit durian tersebar di dua desa di Sabbang dengan 3 kelompok tani. Djalaluddin mengatakan, program Kampung Hortikultura ini merupakan program Kementerian Pertanian yang bertujuan untuk membangun sektor pertanian yang lebih baik lagi. “Ini bagian dari strategi pemerintah dalam upaya pengembangan kampung hortikultura,” jelasnya.
Untuk itu, ia berharap agar bantuan Kementan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh semua kelompok tani, sehingga ketersediaan buah jeruk dan durian dapat terjaga, termasuk ketersediaan komoditas strategis seperti cabai rawit, juga terjaga dengan baik di Luwu Utara.
“Kita harap program utama Ditjen Hortikultura Kementan di tahun 2023 ini dapat berlangsung dengan baik, sehingga masyarakat sebagai penerima manfaat dari program ini betul-betul merasakan dampaknya, utamanya dalam peningkatan kesejahteraan mereka,” harapnya.
Tak hanya bibit, sarana dan prasarana pendukung lainnya juga dibagikan, seperti pupuk cair dan pupuk anorganik yang juga diberikan untuk memudahkan para penerima bantuan, dalam hal ini petani yang tergabung dalam kelompok tani (poktan), dalam pengembangan komoditas.
Pembagian bibit jeruk, bibit durian, serta sarana lainnya ini adalah upaya pemerintah membangun kampung hortikultura di Luwu Utara. Tak hanya itu, Ditjen Hortikultura melalui Dinas Pertanian juga membangun kawasan cabai rawit seluas 20 ha di Kecamatan Rongkong.
Kadis Pertanian Luwu Utara melalui Kabid Hortikultura, Djalaluddin Dalami, menyebutkan ada 12.000 bibit jeruk dan 3.000 bibit durian yang tersebar di beberapa desa. Sementara kegiatan kawasan cabai rawit di Rongkong itu ada di dua desa yang tersebar di 11 kelompok tani.
“Untuk 12.000 bibit jeruk itu tersebar di desa Salekoe, Takkalala dan Pombakka, masing-masing 4.000 bibit untuk satu kelompok tani,” ungkap Djalaluddin, Senin (19/6/2023), di Masamba.
Sementara untuk 3.000 bibit durian tersebar di dua desa di Sabbang dengan 3 kelompok tani. Djalaluddin mengatakan, program Kampung Hortikultura ini merupakan program Kementerian Pertanian yang bertujuan untuk membangun sektor pertanian yang lebih baik lagi. “Ini bagian dari strategi pemerintah dalam upaya pengembangan kampung hortikultura,” jelasnya.
Untuk itu, ia berharap agar bantuan Kementan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh semua kelompok tani, sehingga ketersediaan buah jeruk dan durian dapat terjaga, termasuk ketersediaan komoditas strategis seperti cabai rawit, juga terjaga dengan baik di Luwu Utara.
“Kita harap program utama Ditjen Hortikultura Kementan di tahun 2023 ini dapat berlangsung dengan baik, sehingga masyarakat sebagai penerima manfaat dari program ini betul-betul merasakan dampaknya, utamanya dalam peningkatan kesejahteraan mereka,” harapnya.
(GUS)
Berita Terkait

Sulsel
Presiden Lantik Andi Rahim dan Jumail Mappile Sebagai Bupati & Wabup Luwu Utara
Bupati dan Wakil Bupati Luwu Utara terpilih periode 2025 - 2030, Andi Abdullah Rahim dan Jumail Mappile resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (20/2).
Kamis, 20 Feb 2025 20:41

Sulsel
KPU Luwu Utara Terima Rp922 Juta Tambahan Anggaran untuk Sukseskan Pilkada 2024
KPU Luwu Utara (Lutra) menerima tambahan anggaran untuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Jumlahnya mencapai Rp922 juta.
Rabu, 13 Nov 2024 19:18

Sulsel
Politisi Golkar Amir Mahmud Resmi jadi Ketua DPRD Luwu Utara Periode 2024-2029
Amir Mahmud resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Kabupaten Luwu Utara periode 2024 - 2029 pada Rabu (16/10/2024).
Rabu, 16 Okt 2024 12:13

Sulsel
Fauzi-Ajie Resmi Daftar ke KPU Lutra, Diantar 4 Partai Politik
Bakal Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Luwu Utara, Muhammad Fauzi dan Ajie Saputra resmi mendaftar di KPU Lutra, Kamis (29/8/2024) pukul 21.00 WITA.
Jum'at, 30 Agu 2024 15:02

Sulsel
Program Kampung Alsintan untuk Pemerataan Penggunaan Alat dan Mesin Pertanian di Lutra
Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Utara kini menyediakan data layanan alat dan mesin pertanian (alsintan) melalui program inovatif bernama "Kampung Alsintan".
Selasa, 13 Agu 2024 10:43
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler