Pemuda dan Perempuan Ganjar Latih Emak-emak Buat Keripik Singkong di Gowa
Kamis, 22 Jun 2023 20:44
Kegiatan pelatihan ini diinisiasi oleh sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Gerakan Perempuan Gowa. Foto/Istimewa
GOWA - Terlihat puluhan ibu-ibu dan pemuda di Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan berbondong-bondong mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan keripik singkong.
Kegiatan pelatihan ini diinisiasi oleh sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Gerakan Perempuan Gowa.
“Kami ingin para ibu-ibu dan masyarakat di sini memberikan nilai ekonomis, dengan bahan yang mudah didapatkan yaitu singkong atau biasa kami sebut ubi kayu,” tutur Ketua Gerakan Pemuda Gowa, Daeng Bella.
Dia menyebut dalam pelatihan kali ini para peserta diajarkan mengolah hingga tahap pengemasan agar layak dijual di pasaran.
“Ini baru tahap awal. Dimana para peserta diajarkan mulai dari mengupas, menggoreng, memberikan bumbu, sampai tahap pengemasan supaya lebih menarik para konsumen,” ungkapnya.
Dia juga mengaku ke depannya akan terus memberikan pendampingan kepada para peserta secara berkala agar pelatihan pembuatan keripik singkong dapat menghasilkan nilai ekonomi.
“Pelatihan akan berkesinambungan. Kami akan mengedukasi masyarakat utamanya ibu-ibu bagaimana cara memasarkan atau marketing produk kepada konsumen supaya lebih menarik dan dilirik,” tambahnya.
Sementara, salah satu peserta Nining mengaku senang mendapat kesempatan mengikuti pelatihan pembuatan keripik singkong. Sebab, menurutnya pelatihan ini baru kali pertama didapatnya.
“Ini pengalaman pertama dan sangat perlu untuk diadakan bagi kami di desa. Kapan lagi bisa ikut kegiatan bermanfaat semacam ini, menjadikan peluang bisnis juga,” kata Nining.
Usai mengikut pelatihan, Nining mengungkapkan keinginannya untuk membuka usaha keripik singkong untuk membantu perekonomian keluarganya.
“Kalau saya, setelah ini tentu jadi tertarik bisnis usaha keripik singkong. Untuk dibuat sendiri juga bisa, karena anak-anak dan keluarga di rumah suka,” pungkasnya.
Kegiatan pelatihan ini diinisiasi oleh sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Gerakan Perempuan Gowa.
“Kami ingin para ibu-ibu dan masyarakat di sini memberikan nilai ekonomis, dengan bahan yang mudah didapatkan yaitu singkong atau biasa kami sebut ubi kayu,” tutur Ketua Gerakan Pemuda Gowa, Daeng Bella.
Dia menyebut dalam pelatihan kali ini para peserta diajarkan mengolah hingga tahap pengemasan agar layak dijual di pasaran.
“Ini baru tahap awal. Dimana para peserta diajarkan mulai dari mengupas, menggoreng, memberikan bumbu, sampai tahap pengemasan supaya lebih menarik para konsumen,” ungkapnya.
Dia juga mengaku ke depannya akan terus memberikan pendampingan kepada para peserta secara berkala agar pelatihan pembuatan keripik singkong dapat menghasilkan nilai ekonomi.
“Pelatihan akan berkesinambungan. Kami akan mengedukasi masyarakat utamanya ibu-ibu bagaimana cara memasarkan atau marketing produk kepada konsumen supaya lebih menarik dan dilirik,” tambahnya.
Sementara, salah satu peserta Nining mengaku senang mendapat kesempatan mengikuti pelatihan pembuatan keripik singkong. Sebab, menurutnya pelatihan ini baru kali pertama didapatnya.
“Ini pengalaman pertama dan sangat perlu untuk diadakan bagi kami di desa. Kapan lagi bisa ikut kegiatan bermanfaat semacam ini, menjadikan peluang bisnis juga,” kata Nining.
Usai mengikut pelatihan, Nining mengungkapkan keinginannya untuk membuka usaha keripik singkong untuk membantu perekonomian keluarganya.
“Kalau saya, setelah ini tentu jadi tertarik bisnis usaha keripik singkong. Untuk dibuat sendiri juga bisa, karena anak-anak dan keluarga di rumah suka,” pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Dorong UMKM Naik Kelas, Kalla Institute Gandeng PT Tatanara
Kalla Institute resmi menjalin kerja sama dengan PT Tatanara Logos Strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berfokus pada penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Selasa, 05 Mei 2026 13:52
Ekbis
Kartini BISA Fest: Langkah Nyata Telkom Perkuat UMKM Perempuan di Era Digital
Melalui gelaran Kartini BISA Fest, perusahaan menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM perempuan.
Kamis, 30 Apr 2026 18:31
Ekbis
UMKM dan Pesantren Sulsel Naik Kelas Lewat Program REWAKO 2026
Program REWAKO dirancang sebagai pengembangan end-to-end yang mencakup UMKM REWAKO (umum), UMKM REWAKO Petani, UMKM REWAKO Ekspor, serta Pesantren REWAKO.
Selasa, 28 Apr 2026 11:13
Ekbis
BSI Dorong Pedagang Naik Kelas Lewat Inovasi QRIS Soundbox
Melalui berbagai inovasi, BSI ingin mendorong para pedagang agar lebih adaptif terhadap sistem pembayaran non-tunai sekaligus meningkatkan daya saing usaha.
Senin, 27 Apr 2026 15:53
Ekbis
Bisachat AI Permudah UMKM Balas Chat WhatsApp Tanpa Ribet
Pengembangan Bisachat AI dimulai pada Juni 2025, berangkat dari pengalaman para pengembangnya yang kerap menghadapi tingginya volume percakapan pelanggan di berbagai bisnis digital.
Rabu, 22 Apr 2026 19:46
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
2
Penjualan Melejit! Toyota Agya Kuasai 30% Pangsa Pasar Compact Entry
3
Sambut Harlah ke-50, LPM Profesi UNM Gelar Lomba Video Opini
4
Bawa Barang Besar Pakai Motor? Perhatikan 6 Tips #Cari_Aman Ini
5
Bupati Maros Gagas Gerakan Donasi Buku, Targetkan 1.000 Judul untuk Sekolah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
2
Penjualan Melejit! Toyota Agya Kuasai 30% Pangsa Pasar Compact Entry
3
Sambut Harlah ke-50, LPM Profesi UNM Gelar Lomba Video Opini
4
Bawa Barang Besar Pakai Motor? Perhatikan 6 Tips #Cari_Aman Ini
5
Bupati Maros Gagas Gerakan Donasi Buku, Targetkan 1.000 Judul untuk Sekolah