Prabowo Ingatkan Wali Kota Pentingnya Memahami Sejarah Negara
Jum'at, 14 Jul 2023 18:45
Prabowo Subianto memberikan keterangan pers saat menghadiri Rakernas APEKSI 2023 di Kota Makassar. Foto: SINDO Makassar/Gusti Ridani
MAKASSAR - Prabowo Subianto menjadi pembicara pada Rakernas Apeksi 2023 di Gedung Upper Hills, Makassar Makassar. Di depan peserta rakernas, ia menyampaikan, sebagai negara Indonesia menempati posisi keempat dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia.
Dari sisi wilayah, Prabowo mengatakan Indonesia merupakan negara yang besar dengan luasan menyamai Eropa Barat. Di Eropa Barat ada 27 negara sementara Indonesia hanya satu negara.
Indonesia, kata dia, adalah negara yang sangat kaya. Berdasarkan hasil riset jumlah kekayaan sumber daya alam Indonesia menempati posisi keenam dunia.
“Tapi jangan tepuk tangan. Negara yang kaya selalu mengundang bangsa lain untuk mengambil kekayaan kita. Mungkin tidak enak tapi kenyataan,” kata Prabowo saat menjadi pembicara.
Negara-negara yang pernah mengambil kekayaan Indonesia, mulai dari Spanyol, Portugis, Belanda, Prancis, Inggris dan Jepang. Ia mengatakan sejak dulu mereka tahu negara Indonesia sangat kaya.
Sebab itu, ia mengingatkan wali kota se-Indonesia agar memahami sejarah. Menurutnya, kekayaan Indonesia berpotensi menjadi ancaman.
”Kita harus selalu siap diganggu,” aku Prabowo.
Ia mencontohkan soal keputusan pemerintah yang melarang SDM dijual murah sebagai barang mentah ke luar negeri. Lewat program hilirisasi, sumber pendapatan negara mengalami peningkatan, bahkan ada yang sampai ratusan kali lipat.
“Selama ini kita beli mobil yang bahannya dari sini dari luar, motor dari luar, komputer dari luar, sekarang tidak. Kita akan oleh di sini,” tuturnya.
Dari sisi wilayah, Prabowo mengatakan Indonesia merupakan negara yang besar dengan luasan menyamai Eropa Barat. Di Eropa Barat ada 27 negara sementara Indonesia hanya satu negara.
Indonesia, kata dia, adalah negara yang sangat kaya. Berdasarkan hasil riset jumlah kekayaan sumber daya alam Indonesia menempati posisi keenam dunia.
“Tapi jangan tepuk tangan. Negara yang kaya selalu mengundang bangsa lain untuk mengambil kekayaan kita. Mungkin tidak enak tapi kenyataan,” kata Prabowo saat menjadi pembicara.
Negara-negara yang pernah mengambil kekayaan Indonesia, mulai dari Spanyol, Portugis, Belanda, Prancis, Inggris dan Jepang. Ia mengatakan sejak dulu mereka tahu negara Indonesia sangat kaya.
Sebab itu, ia mengingatkan wali kota se-Indonesia agar memahami sejarah. Menurutnya, kekayaan Indonesia berpotensi menjadi ancaman.
”Kita harus selalu siap diganggu,” aku Prabowo.
Ia mencontohkan soal keputusan pemerintah yang melarang SDM dijual murah sebagai barang mentah ke luar negeri. Lewat program hilirisasi, sumber pendapatan negara mengalami peningkatan, bahkan ada yang sampai ratusan kali lipat.
“Selama ini kita beli mobil yang bahannya dari sini dari luar, motor dari luar, komputer dari luar, sekarang tidak. Kita akan oleh di sini,” tuturnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Prabowo Kantongi Data Intelijen Pengamat Titipan, Idrus Marham: Kritik Harus Jujur dan Tak Bermuatan Kepentingan
Presiden Prabowo Subianto mengaku telah mengantongi data intelijen terkait pihak-pihak yang diduga membiayai sejumlah pengamat politik yang kerap mengkritik pemerintah.
Selasa, 17 Mar 2026 16:01
News
Golkar Pasang Badan! Idrus Tegaskan Dukung Total Diplomasi Bebas Aktif Prabowo di AS
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Luar Negeri, Idrus Marham menegaskan partainya mendukung penuh langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif yang disebut “mengalir tetapi tidak hanyut”.
Rabu, 18 Feb 2026 20:27
News
Tiga Menteri Siap Hadiri Sidang Dewan Pleno HIPMI 2026 di Makassar
Terbaru, Sidang Dewan Pleno (SDP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) bakal digelar di Four Points by Sheraton Hotel Makassar.
Kamis, 12 Feb 2026 01:04
News
Heboh 'Negara di Dalam Negara' di Morowali, Tamsil Linrung Berikan Pernyataan Tegas
Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, memberikan pernyataan tegas, mendukung penuh setiap langkah pemerintah, dan menegaskan bahwa tidak boleh ada negara di dalam negara.
Selasa, 25 Nov 2025 20:56
Sulsel
Indah Apresiasi Dukungan DPP Gerindra Bantu Dua Guru Luwu Utara Terima Rehabilitasi
Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Andi Tenri Indah mengapresiasi perhatian dan bantuan pengurus DPP Gerindra yang membantu dua guru asal Luwu Utara mendapatkan keadilan.
Jum'at, 14 Nov 2025 16:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gubernur Malut Tawarkan Peluang Investasi Pangan ke Saudagar Bugis-Makassar
2
Dekan FIB Unhas Ungkap Sejarah dan Motivasi Merantau Orang Bugis-Makassar
3
Hadirkan Tokoh Adat-Akademisi, AMSY Kupas Patriotisme dan Syiar Islam Syekh Yusuf
4
OJK Bersama Bareskrim Amankan Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan
5
Di PSBM XXVI, Appi Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gubernur Malut Tawarkan Peluang Investasi Pangan ke Saudagar Bugis-Makassar
2
Dekan FIB Unhas Ungkap Sejarah dan Motivasi Merantau Orang Bugis-Makassar
3
Hadirkan Tokoh Adat-Akademisi, AMSY Kupas Patriotisme dan Syiar Islam Syekh Yusuf
4
OJK Bersama Bareskrim Amankan Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan
5
Di PSBM XXVI, Appi Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi Makassar