Dorong Perekonomian Warga, Gerakan Passeddingeng Adakan Pelatihan Pembuatan Gula Aren
Rabu, 19 Jul 2023 18:07
Gerakan Passeddingeng Masyarakat Bone menggelar pelatihan pembuatan gula aren bagi masyarakat Desa Mappalo Ulaweng. Foto/Istimewa
BONE - Gerakan Passeddingeng Masyarakat Bone tak henti-hentinya merangkul warga di beberapa desa di Kabupaten Bone untuk meningkatkan perekonomian keluarga melalui pelatihan-pelatihan bermanfaat.
Kali ini, sukarelawan pendukung Ganjar Pranowo tersebut menggelar pelatihan pembuatan gula aren bagi masyarakat Desa Mappalo Ulaweng, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Rabu (19/7/2023).
Koordinator Lapangan (Korlap) Gerakan Passeddingeng Masyarakat Bone Aswar Hamid mengatakan pihaknya ingin mendorong warga di desa Mappalo Ulaweng memaksimalkan potensi hasil bumi di daerahnya untuk meningkatkan perekonomian warga.
Baca Juga: Gerakan Passeddingeng Latih Warga Bone Olah Rumput Laut jadi Agar-agar
"Kami memilih pelatihan ini karena potensi gula aren sangat luar biasa di Desa Mappalo Ulaweng," ungkapnya di sela-sela pelatihan.
Namun, Aswar mengatakan semangat masyarakat perlu dibangkitkan agar makin bergairah mengolah potensi sumber daya alam yang tersedia di desa tersebut. Karena itu, dengan adanya pelatihan ini, masyarakat menjadi semangat dan berkomitmen menjadikan gula aren sebagai hasil produksi di desanya.
"Karena kurangnya minat masyarakat untuk mengembangkan usaha gula aren ini, kami dari relawan Ganjar Pranowo memfasilitasi bimbingan atau pelatihan pembuatan gula aren," ungkapnya.
Masyarakat diajari bagaimana mengolah pohon aren untuk dijadikan gula aren. Nira aren yang dihasilkan dari pohon dimasak dengan api sedang saja sambil sesekali diaduk. Buih yang keluar dibuang saat nira sudah mendidih. Membuang buih ini akan membuat gula bisa keras saat dicetak nantinya. Selain itu, pembuangan buih juga akan membuat gula warnanya tidak menghitam.
Aswar berharap setelah adanya pelatihan ini warga Desa Mappalo Ulaweng dan sekitarnya bisa terus mengembangkan pengolahan gula aren menjadi beberapa penganan khas Sulawesi agar untuk menambah pendapatan mereka.
"Kami berharap dengan adanya pelatihan ini potensi yang ada di Desa ini, khususnya pembuatan gula aren bisa dikembangkan tujuannya menambah perekonomian masyarakat," ujarnya.
Dalam pelatihan ini, pihaknya juga menyosialisasikan sosok bacapres Ganjar Pranowo agar menjadi presiden 2024-2029. "Kami juga menyosialisasikan Ganjar Pranowo kami berharap semoga bisa menjadi presiden Indonesia periode 2024-2029," ucapnya.
Aswar bersyukur kegiatan yang digelar ini disambut antusiasme masyarakat yang luar biasa. Terbukti ada sekitar 50 warga yang ikut pelatihan membuat gula aren.
Sementara itu, Tatriani, pemateri sekaligus pembuat gula aren, mengatakan pelatihan pembuatan gula aren ini sangat bermanfaat untuk masyarakat di sini agar lebih memaksimalkan hasil buminya. Dia juga mengajar kerabatnya untuk lebih bersemangat dalam mengolah pohon aren untuk menjadi gula aren.
"Untuk meningkatkan mata pencaharian warga sini. Saya selaku masyarakat di sini memperlihatkan cara membuat gula aren agar masyarakat bisa meningkatkan produksi gula aren sehingga perekonomian warga ikut naik," ujarnya.
Tatriani siap menjadi inisiator dan penggerak bagi warga desa untuk meningkatkan hasil produksi gula aren di Kabupaten Bone.
"Saya berusaha membangun dan membuat gula aren ini dengan mengajak masyarakat bersama-sama meningkatkan hasil produksi gula aren," tuturnya.
Dia mengatakan hasil olahan tersebut rencananya akan dipasarkan ke Kabupaten lain di Sulawesi Selatan.
"Kalau hasilnya banyak dan melimpah, kami bisa menjualnya langsung ke pasar-pasar besar. Kalau sedikit, dijual ke masyarakat sekitar," ungkapnya.
Kali ini, sukarelawan pendukung Ganjar Pranowo tersebut menggelar pelatihan pembuatan gula aren bagi masyarakat Desa Mappalo Ulaweng, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Rabu (19/7/2023).
Koordinator Lapangan (Korlap) Gerakan Passeddingeng Masyarakat Bone Aswar Hamid mengatakan pihaknya ingin mendorong warga di desa Mappalo Ulaweng memaksimalkan potensi hasil bumi di daerahnya untuk meningkatkan perekonomian warga.
Baca Juga: Gerakan Passeddingeng Latih Warga Bone Olah Rumput Laut jadi Agar-agar
"Kami memilih pelatihan ini karena potensi gula aren sangat luar biasa di Desa Mappalo Ulaweng," ungkapnya di sela-sela pelatihan.
Namun, Aswar mengatakan semangat masyarakat perlu dibangkitkan agar makin bergairah mengolah potensi sumber daya alam yang tersedia di desa tersebut. Karena itu, dengan adanya pelatihan ini, masyarakat menjadi semangat dan berkomitmen menjadikan gula aren sebagai hasil produksi di desanya.
"Karena kurangnya minat masyarakat untuk mengembangkan usaha gula aren ini, kami dari relawan Ganjar Pranowo memfasilitasi bimbingan atau pelatihan pembuatan gula aren," ungkapnya.
Masyarakat diajari bagaimana mengolah pohon aren untuk dijadikan gula aren. Nira aren yang dihasilkan dari pohon dimasak dengan api sedang saja sambil sesekali diaduk. Buih yang keluar dibuang saat nira sudah mendidih. Membuang buih ini akan membuat gula bisa keras saat dicetak nantinya. Selain itu, pembuangan buih juga akan membuat gula warnanya tidak menghitam.
Aswar berharap setelah adanya pelatihan ini warga Desa Mappalo Ulaweng dan sekitarnya bisa terus mengembangkan pengolahan gula aren menjadi beberapa penganan khas Sulawesi agar untuk menambah pendapatan mereka.
"Kami berharap dengan adanya pelatihan ini potensi yang ada di Desa ini, khususnya pembuatan gula aren bisa dikembangkan tujuannya menambah perekonomian masyarakat," ujarnya.
Dalam pelatihan ini, pihaknya juga menyosialisasikan sosok bacapres Ganjar Pranowo agar menjadi presiden 2024-2029. "Kami juga menyosialisasikan Ganjar Pranowo kami berharap semoga bisa menjadi presiden Indonesia periode 2024-2029," ucapnya.
Aswar bersyukur kegiatan yang digelar ini disambut antusiasme masyarakat yang luar biasa. Terbukti ada sekitar 50 warga yang ikut pelatihan membuat gula aren.
Sementara itu, Tatriani, pemateri sekaligus pembuat gula aren, mengatakan pelatihan pembuatan gula aren ini sangat bermanfaat untuk masyarakat di sini agar lebih memaksimalkan hasil buminya. Dia juga mengajar kerabatnya untuk lebih bersemangat dalam mengolah pohon aren untuk menjadi gula aren.
"Untuk meningkatkan mata pencaharian warga sini. Saya selaku masyarakat di sini memperlihatkan cara membuat gula aren agar masyarakat bisa meningkatkan produksi gula aren sehingga perekonomian warga ikut naik," ujarnya.
Tatriani siap menjadi inisiator dan penggerak bagi warga desa untuk meningkatkan hasil produksi gula aren di Kabupaten Bone.
"Saya berusaha membangun dan membuat gula aren ini dengan mengajak masyarakat bersama-sama meningkatkan hasil produksi gula aren," tuturnya.
Dia mengatakan hasil olahan tersebut rencananya akan dipasarkan ke Kabupaten lain di Sulawesi Selatan.
"Kalau hasilnya banyak dan melimpah, kami bisa menjualnya langsung ke pasar-pasar besar. Kalau sedikit, dijual ke masyarakat sekitar," ungkapnya.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Dorong UMKM Naik Kelas, Kalla Institute Gandeng PT Tatanara
Kalla Institute resmi menjalin kerja sama dengan PT Tatanara Logos Strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berfokus pada penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Selasa, 05 Mei 2026 13:52
Ekbis
Kartini BISA Fest: Langkah Nyata Telkom Perkuat UMKM Perempuan di Era Digital
Melalui gelaran Kartini BISA Fest, perusahaan menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM perempuan.
Kamis, 30 Apr 2026 18:31
Ekbis
UMKM dan Pesantren Sulsel Naik Kelas Lewat Program REWAKO 2026
Program REWAKO dirancang sebagai pengembangan end-to-end yang mencakup UMKM REWAKO (umum), UMKM REWAKO Petani, UMKM REWAKO Ekspor, serta Pesantren REWAKO.
Selasa, 28 Apr 2026 11:13
Ekbis
BSI Dorong Pedagang Naik Kelas Lewat Inovasi QRIS Soundbox
Melalui berbagai inovasi, BSI ingin mendorong para pedagang agar lebih adaptif terhadap sistem pembayaran non-tunai sekaligus meningkatkan daya saing usaha.
Senin, 27 Apr 2026 15:53
Ekbis
Bisachat AI Permudah UMKM Balas Chat WhatsApp Tanpa Ribet
Pengembangan Bisachat AI dimulai pada Juni 2025, berangkat dari pengalaman para pengembangnya yang kerap menghadapi tingginya volume percakapan pelanggan di berbagai bisnis digital.
Rabu, 22 Apr 2026 19:46
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
3
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
4
Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 Bakal Diselidiki Polisi
5
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
3
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
4
Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 Bakal Diselidiki Polisi
5
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi