Pemkab Soppeng Ikuti Rapat Kerja Basarnas dan FKP3
Kamis, 16 Feb 2023 22:45
Staf Ahli Bidang Sosial dan SDM Andi Fithratuddin saat mengikuti Rapat Kerja Basarnas dan FKP3 secara virtual, Kamis (16/2/2023). Foto/Istimewa
SOPPENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng mengikuti Rapat Kerja Basarnas dan Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan (FKP3) Nasional secara virtual, Kamis (16/2/2023).
Staf Ahli Bidang Sosial dan SDM Andi Fithratuddin, mewakili Bupati Soppeng mengikuti rapat itu. Ia mengikuti kegiatan secara virtual dari Ruang SCC La Mataesso Kantor Bupati Soppeng.
Kegiatan ini mengangkat tema Cepat Tanggap Selamatkan Jiwa.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan pertolongan, Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi dalam laporannya menjelaskan, tema yang diangkat pada kegiatan ini dimaknai sebagai tekad dan semangat kami dalam bekerja.
Baca juga: Kemenag Parepare Minta Warga Tunggu Kepres Terkait Biaya Perjalanan Haji
"Sesuai tugas utama kami yaitu mencari, menolong menyelamatkan dan mengevakuasi korban pada kecelakaan transportasi dengan penanganan khusus, bencana alam dan kondisi membahayakan manusia," jelasnya.
Hal tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan.
Pada kesempatan ini pula, dirinya memberikan penghargaan kepada Pemprov Sulsel atas dukungannya memberikan lahan dan penyiapan fasilitas proyeksi pembangunan Lembaga Diklat di wilayah Indonesia Timur.
Ia menyampaikan laporannya kepada Presiden Joko Widodo terkait penyelamatan dan pertolongan yang saat ini berjalan sesuai dengan prosedur.
Baca juga: Opu Hatta Harap HUT 17 Tahun Kota Belopa jadi Momentum Konsolidasi
"Kami senantiasa berkolaborasi baik dari instansi pemerintah, TNI/Polri, lembaga usaha, organisasi masyarakat pada umumnya," tegasnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, dari aspek peralatan sar, kami kolaborasikan dan selalu meningkatkan inovasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru dalam orientasi.
Presiden RI, Joko Widodo, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Basarnas atas dedikasinya dalam setiap pencarian dan pertolongan.
"Tentu saja kita berharap agar tidak ada bencana yang terjadi baik bencana alam maupun bencana lainnya. Karena berdasarkan data yang saya miliki menunjukkan frekuensi bencana di Indonesia mengalami kenaikan, di mana saat ini sudah 81%," jelas Jokowi.
Baca juga: Pemkab Bone Usulkan 1.313 Formasi PPPK Tahun 2023
Pihaknya mengakui kecepatan respons dari Basarnas dan mengapresiasi hak ini karena memang harapan korban dan keluarga korban bertumpuh kepada Basarnas.
"Oleh karena itu, dalam melakukan pertolongan diharapkan menggunakan teknologi yang dapat mempercepat pertolongan, dan hal ini sangatlah penting sehingga diharapkan Basarnas melengkapi semua alat yang dibutuhkan untuk memproteksi personel tim sar," ucapnya.
Ia berharap agar edukasi terhadap masyarakat terus ditingkatkan.
"Khusus masyarakat di sekitar tempat yang rawan atau sering mengalami bencana, edukasinya harus lebih ditingkatkan," imbuhnya.
Baca juga: Meriah Hari Jadi Belopa, Perputaran Uang Capai Rp2 Miliar
Dalam acara tersebut, juga dilakukan penayangan video tentang 51 tahun Basarnas dan video launching registrasi helikopter Basarnas.
Staf Ahli Bidang Sosial dan SDM Andi Fithratuddin, mewakili Bupati Soppeng mengikuti rapat itu. Ia mengikuti kegiatan secara virtual dari Ruang SCC La Mataesso Kantor Bupati Soppeng.
Kegiatan ini mengangkat tema Cepat Tanggap Selamatkan Jiwa.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan pertolongan, Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi dalam laporannya menjelaskan, tema yang diangkat pada kegiatan ini dimaknai sebagai tekad dan semangat kami dalam bekerja.
Baca juga: Kemenag Parepare Minta Warga Tunggu Kepres Terkait Biaya Perjalanan Haji
"Sesuai tugas utama kami yaitu mencari, menolong menyelamatkan dan mengevakuasi korban pada kecelakaan transportasi dengan penanganan khusus, bencana alam dan kondisi membahayakan manusia," jelasnya.
Hal tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan.
Pada kesempatan ini pula, dirinya memberikan penghargaan kepada Pemprov Sulsel atas dukungannya memberikan lahan dan penyiapan fasilitas proyeksi pembangunan Lembaga Diklat di wilayah Indonesia Timur.
Ia menyampaikan laporannya kepada Presiden Joko Widodo terkait penyelamatan dan pertolongan yang saat ini berjalan sesuai dengan prosedur.
Baca juga: Opu Hatta Harap HUT 17 Tahun Kota Belopa jadi Momentum Konsolidasi
"Kami senantiasa berkolaborasi baik dari instansi pemerintah, TNI/Polri, lembaga usaha, organisasi masyarakat pada umumnya," tegasnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, dari aspek peralatan sar, kami kolaborasikan dan selalu meningkatkan inovasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru dalam orientasi.
Presiden RI, Joko Widodo, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Basarnas atas dedikasinya dalam setiap pencarian dan pertolongan.
"Tentu saja kita berharap agar tidak ada bencana yang terjadi baik bencana alam maupun bencana lainnya. Karena berdasarkan data yang saya miliki menunjukkan frekuensi bencana di Indonesia mengalami kenaikan, di mana saat ini sudah 81%," jelas Jokowi.
Baca juga: Pemkab Bone Usulkan 1.313 Formasi PPPK Tahun 2023
Pihaknya mengakui kecepatan respons dari Basarnas dan mengapresiasi hak ini karena memang harapan korban dan keluarga korban bertumpuh kepada Basarnas.
"Oleh karena itu, dalam melakukan pertolongan diharapkan menggunakan teknologi yang dapat mempercepat pertolongan, dan hal ini sangatlah penting sehingga diharapkan Basarnas melengkapi semua alat yang dibutuhkan untuk memproteksi personel tim sar," ucapnya.
Ia berharap agar edukasi terhadap masyarakat terus ditingkatkan.
"Khusus masyarakat di sekitar tempat yang rawan atau sering mengalami bencana, edukasinya harus lebih ditingkatkan," imbuhnya.
Baca juga: Meriah Hari Jadi Belopa, Perputaran Uang Capai Rp2 Miliar
Dalam acara tersebut, juga dilakukan penayangan video tentang 51 tahun Basarnas dan video launching registrasi helikopter Basarnas.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Tim SAR Gabungan Cari Lansia Usai Terseret Arus Sungai di Bone
Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan terseret arus sungai di Desa Bulu Tanah, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Jum'at, 05 Jun 2026 18:23
Sulsel
Sepasang Suami-Istri Terseret Arus Sungai, Satu Korban Ditemukan Meninggal
Peristiwa tragis ini bermula saat sepasang suami istri dilaporkan hilang saat sedang menjala ikan di sungai Buakkang Dusun Kaluarrang Desa Buakkang Kecamatan Bungayya Gowa
Minggu, 10 Mei 2026 21:48
Sulsel
Wabup Selle Diminta Muncul dan Redam Konflik Bupati Vs Ketua DPRD Soppeng
Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan Kota Kalong.
Selasa, 10 Feb 2026 20:33
News
Temukan Semua Korban, Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 Resmi Ditutup
Operasi pencarian dan evakuasi pesawat ATR 42-500 yang jatuh di pegunungan Bulusaraung, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan resmi ditutup pada Jumat malam (23/1/2026), setelah Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban.
Jum'at, 23 Jan 2026 22:22
News
Hari Ketujuh, Tim SAR Temukan Bagian Tubuh Korban Kesepuluh Pesawat ATR 42-500
Upaya pencarian korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, kembali membuahkan hasil.
Jum'at, 23 Jan 2026 10:03
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Jadi Tuan Rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional bagi Dosen
2
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
3
BI Sulsel Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Ekonomi Syariah
4
Studi Doktor UIKA: Wakaf Uang Dorong Kebahagiaan hingga Rasa Hidup Bermakna
5
Pegadaian Berhasil Borong Lima Penghargaan Bergengsi Asia
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Jadi Tuan Rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional bagi Dosen
2
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
3
BI Sulsel Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Ekonomi Syariah
4
Studi Doktor UIKA: Wakaf Uang Dorong Kebahagiaan hingga Rasa Hidup Bermakna
5
Pegadaian Berhasil Borong Lima Penghargaan Bergengsi Asia