PPP Usul Andi Baso Iqbal Jabat Pj Bupati Wajo Gantikan Amran Mahmud
Rabu, 02 Agu 2023 19:08
Anggota DPRD Kabupaten Wajo Fraksi Wajo Bersatu, Andi Yusri akan mengusulkan Andi Baso Iqbal menjadi Pj Bupati Wajo. Foto: Istimewa
WAJO - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan memberikan apresiasi atas usulan anggota DPRD wajo dari PPP yang menawarkan Andi Baso Iqbal menjadi Penjabat (Pj) Bupati Wajo, menggantikan Amran Mahmud yang masa jabatannya berakhir pada 31 Desember 2023 mendatang.
Di mana usulan itu nanti akan diperjuangkan melalui Fraksi Wajo bersatu yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, bersama Partai Keadilan Sejahteran (PKS) dan Partai Hanura.
Anggota DPRD Kabupaten Wajo Fraksi Wajo Bersatu Andi Yusri mengatakan, ada tiga alasan DPC PPP memilih Andi Baso Iqbal menjadi Pj Bupati Wajo.
Pertama karena Andi Baso Iqbal memiliki pengalaman yang matang serta karir yang berjenjang dalam dunia birokrasi. Kedua karena kepribadian Andi Baso Iqbal disenangi dan dapat diterima diseluruh lapisan masyarakat. Dan yang ketiga Andi Baso Iqbal merupakan sosoknya yang sederhana, berintegritas dan mempunyai komitmen
"Andi Baso Iqbal merupakan mantan Sekretaris Lurah, Lurah Bulupabbulu, Camat Penrang dan Tempe, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan saat ini beliau menjabat sebagai Asisten II di Sekretariat Daerah Wajo. Dengan pengalaman birokrasi berjenjang tersebut PPP menilai sosok Andi Baso Iqbal sangat layak diusul menjadi Pj Bupati Wajo," ujarnya saat dikonfirmasi Sindo Makassar, Rabu (2/8/2023).
Bahkan Andi Yusri berkeyakinan bahwa usulan PPP tentang Pj Bupati Wajo akan mendapat dukungan penuh dari seluruh fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Wajo.
"Tentu dengan kriteria-kriteria dan kompetensi yang dimiliki tawaran PPP dalam mengusul Andi Baso Iqbal sebagai Pj Bupati Wajo dapat menjadi pertimbangan bagi seluruh fraksi yang ada di DPRD," terangnya
Sekretaris DPC PPP Asriadi Masse mengatakan, dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada khususnya Pasal 201 menyebutkan bahwa, penjabat merupakan orang yang ditunjuk untuk mengisi kekosongan jabatan gubernur dan wakil gubernur, atau bupati dan wakil bupati, atau wali kota dan wakil wali kota yang berakhir masa jabatannya.
Bahkan dalam UU Pilkada mengatakan bahwa untuk mengisi kekosongan jabatan gubernur, diangkat penjabat gubernur yang berasal dari jabatan pimpinan tinggi madya sampai dengan dilantiknya gubernur definitif.
"Sepenjang tidak menyalahi regulasi yang ada maka sosok Andi Baso Iqbal sangat layak diusul menjadi Pj Bupati Wajo. Kami di internal PPP juga sudah memikirkan pimpiman masa depan untuk Kabupaten Wajo dan sosok itu ada dalam diri Andi Baso Iqbal," tandasnya.
Di mana usulan itu nanti akan diperjuangkan melalui Fraksi Wajo bersatu yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, bersama Partai Keadilan Sejahteran (PKS) dan Partai Hanura.
Anggota DPRD Kabupaten Wajo Fraksi Wajo Bersatu Andi Yusri mengatakan, ada tiga alasan DPC PPP memilih Andi Baso Iqbal menjadi Pj Bupati Wajo.
Pertama karena Andi Baso Iqbal memiliki pengalaman yang matang serta karir yang berjenjang dalam dunia birokrasi. Kedua karena kepribadian Andi Baso Iqbal disenangi dan dapat diterima diseluruh lapisan masyarakat. Dan yang ketiga Andi Baso Iqbal merupakan sosoknya yang sederhana, berintegritas dan mempunyai komitmen
"Andi Baso Iqbal merupakan mantan Sekretaris Lurah, Lurah Bulupabbulu, Camat Penrang dan Tempe, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan saat ini beliau menjabat sebagai Asisten II di Sekretariat Daerah Wajo. Dengan pengalaman birokrasi berjenjang tersebut PPP menilai sosok Andi Baso Iqbal sangat layak diusul menjadi Pj Bupati Wajo," ujarnya saat dikonfirmasi Sindo Makassar, Rabu (2/8/2023).
Bahkan Andi Yusri berkeyakinan bahwa usulan PPP tentang Pj Bupati Wajo akan mendapat dukungan penuh dari seluruh fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Wajo.
"Tentu dengan kriteria-kriteria dan kompetensi yang dimiliki tawaran PPP dalam mengusul Andi Baso Iqbal sebagai Pj Bupati Wajo dapat menjadi pertimbangan bagi seluruh fraksi yang ada di DPRD," terangnya
Sekretaris DPC PPP Asriadi Masse mengatakan, dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada khususnya Pasal 201 menyebutkan bahwa, penjabat merupakan orang yang ditunjuk untuk mengisi kekosongan jabatan gubernur dan wakil gubernur, atau bupati dan wakil bupati, atau wali kota dan wakil wali kota yang berakhir masa jabatannya.
Bahkan dalam UU Pilkada mengatakan bahwa untuk mengisi kekosongan jabatan gubernur, diangkat penjabat gubernur yang berasal dari jabatan pimpinan tinggi madya sampai dengan dilantiknya gubernur definitif.
"Sepenjang tidak menyalahi regulasi yang ada maka sosok Andi Baso Iqbal sangat layak diusul menjadi Pj Bupati Wajo. Kami di internal PPP juga sudah memikirkan pimpiman masa depan untuk Kabupaten Wajo dan sosok itu ada dalam diri Andi Baso Iqbal," tandasnya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Ilham Ari Fauzi Sebut Struktur Pengurus PPP Sulsel Berjumlah 35 Orang
Kepengurusan DPW PPP Sulsel terus digodok setelah pelaksanaan musyawarah wilayah (Muswil). Jumlahnya diperkirakan tidak terlalu banyak, tapi semuanya bisa bekerja.
Senin, 05 Jan 2026 12:23
Sulsel
Waka DPRD Sulsel Sufriadi Arif Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Sempange
Musibah kebakaran terjadi di Kelurahan Sempange, Kecamatan Tanasitolo, Wajo. Wakil Ketua DPRD Sulsel, Sufriadi Arif turun langsung memberikan perhatian dan bantuan kepada warga yang terdampak.
Senin, 05 Jan 2026 08:37
Sulsel
Pemkab dan DPRD Sepakati Ranperda APBD Wajo 2026 Sebesar Rp1,36 Triliun
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo dan DPRD sepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 melalui rapat paripurna.
Kamis, 27 Nov 2025 22:49
Sulsel
Kemenkum Sulsel Beri Masukan Substansi Raperda Keterbukaan Informasi Publik Wajo
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) memfasilitasi kegiatan harmonisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Wajo tentang Keterbukaan Informasi Publik, Selasa (4/11)
Selasa, 04 Nov 2025 20:10
Sulsel
Imam Fauzan Jabat Sekjen PPP, Langsung Terima SK dari Kemenkum
PPP dibawah kepemimpinan Muhammad Mardiono hasil Muktamar X akhirnya mendapat Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum (Kemenkum).
Kamis, 02 Okt 2025 15:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fun Match Gubernur Sulsel–Bupati Jeneponto Perkuat Semangat Sportivitas
2
Pemkab Gowa Wajibkan Keterbukaan Perusahaan demi Akurasi Sensus Ekonomi 2026
3
IMMIM Gelar Workshop Tahap Akhir Kemitraan Masjid
4
Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Moncongloe Maros
5
Terpilih Ketua DMI Gowa, Bupati Talenrang Tekankan Optimalisasi Fungsi Masjid
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fun Match Gubernur Sulsel–Bupati Jeneponto Perkuat Semangat Sportivitas
2
Pemkab Gowa Wajibkan Keterbukaan Perusahaan demi Akurasi Sensus Ekonomi 2026
3
IMMIM Gelar Workshop Tahap Akhir Kemitraan Masjid
4
Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Moncongloe Maros
5
Terpilih Ketua DMI Gowa, Bupati Talenrang Tekankan Optimalisasi Fungsi Masjid