DPRD Sulsel Tetapkan 3 Nama Balon Pj Gubernur Hari ini

Selasa, 08 Agu 2023 07:00
DPRD Sulsel Tetapkan 3 Nama Balon Pj Gubernur Hari ini
Suasana Paripurna DPRD Sulsel. Foto: IST
Comment
Share
MAKASSAR - DPRD Sulsel diklaim sudah menyepakati tiga nama bakal calon Pj Gubernur yang akan diusulkan ke Kemendagri. Setelah melalui rapat pimpinan (Rapim) yang alot, tiga nama disepakati pada Senin (7/8) kemarin.

Selanjutnya, 3 nama Balon Pj Gubernur Sulsel akan ditetapkan melalui rapat paripurna pada Selasa (8/8) hari ini. Tiga nama ini yang akan diusulkan untuk menggantikan Andi Sudirman Sulaiman yang akan berakhir masa jabatannya pada tanggal 5 September 2023.

Pembahasan alot dari pukul 17.00 sore sampai 20. 35 wita. Adapun 3 nama yang telah disepakti oleh Pimpinan DPRD dan anggota fraksi yakni Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Depdagri, Bachtiar; Staf Ahli Bidang Kedaulatan Wilayah dan Kemaritiman Menko Polhukam, Laksamana TNI AL Abdul Rivai; dan Staf ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang hukum, Prof Aswanto.



Adapun nama Jufri Rahman yang saat ini menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintah dan Otoda Kemenpan-RB dan eks Kapolda Sulsel, Nana Sudjana tidak masuk.

"Tiga nama calon Pj Gubernur sudah disepakati dan ditetapkan fraksi dan pimpinan Dewan. Diantaranya Pak Bahtiar, Rivai, Aswanto. Sedangkan pak Jufri tidak masuk," kata salah satu sumber usai rapat Senin (7/8) malam.

Ketua Fraski Nasdem DPRD Sulsel, Ady Ansar mengatakan pokok inti dari rapat tersebut adalah menuntaskan 3 nama usulan DPRD untuk disampaikan ke pusat.

"Sudah finalisasi usulan nama-nama Pj yang akan kita bawa untuk disahkan di Paripurna besok (hari ini). Besok itu kita paripurna," jelasnya.

Politisi asal Kabupaten Kepulauan Selayar ini menegaskan bahwa adanya 3 nama ini bersifat final. Sehingga saat di rapat paripurna tak ada lagi usulan fraksi ataupun partai lain. Karena jelas agenda paripurna penetapan usulan nama Pj Gubernur.

"Ini kita kan kerucutkan menjadi 3 nama, sudah final menjadi 3 nama. Jadi di Paripurna kita sampaikan. Jadi tidak ada lagi istilah dari fraksi a, b, c atau d. Karena kita sudah kompromikan semua nama-nama yang ada," tuturnya.



Ady melanjutkan, dalam menentukan nama-nama Pj Gubernur tersebut, diawali usulan fraksi partai di DPRD Sulsel maupun pimpinan. Nama-nama yang masuk juga ditelusuri rekam jejaknya selama ini.

"Kan awalnya, kita jaring semua. Didapatlah nama-nama yang banyak. Kemudian kita simpulkan bahwa yang keluar 3 nama. Ini kan kita konfirmasi sampai kepada kesimpulan bahwa nanti 3 nama ini yang akan kita dorong," paparnya.

Kendati demikian, tiga nama usulan DPRD Sulsel belum pasti dipilih Kemendagri. Sebab pusat juga punya kewenangan untuk mendorong tiga nama.

Tapi, Ady berharap usulan DPRD Sulsel bisa dipertimbangkan oleh pusat. "Jangan yang kita dorong tidak ada yang muncul. Harapan kita ada salah satu bisa dipercayakan Kemendagri dan Presiden," harapnya.

“Soal kemudian siapa yang dipilih oleh Presiden Jokowi, yah urusannya presiden. Tapi kami mau yang dipilih ada di antara tiga ini, supaya peran-peran dan fungsi lembaga ini tidak terdekriminasi," sambungnya.
(UMI)
Berita Terkait
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
News
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui program pemberdayaan dan bantuan sosial yang menyasar langsung kebutuhan warga.
Rabu, 13 Mei 2026 16:22
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
Sulsel
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
Pemkot Makassar memastikan proses seleksi Direksi PDAM Makassar segera memasuki tahap lanjutan setelah Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan audiensi dengan jajaran Kemendagri di Jakarta.
Selasa, 12 Mei 2026 09:27
Andi Ina Kooperatif Penuhi Kembali Panggilan Kejati Sulsel, Berikan Klarifikasi ke BPKP
Sulsel
Andi Ina Kooperatif Penuhi Kembali Panggilan Kejati Sulsel, Berikan Klarifikasi ke BPKP
Mantan Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024, Andi Ina Kartika Sari kembali memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Sulsel pada Jumat (24/04/2026).
Jum'at, 24 Apr 2026 19:17
Eks Waka DPRD Sulsel Syahar Tegaskan Tak Ada Pembahasan Bibit Nanas di APBD 2024
Sulsel
Eks Waka DPRD Sulsel Syahar Tegaskan Tak Ada Pembahasan Bibit Nanas di APBD 2024
Mantan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan periode 2019-2024, Syaharuddin Alrif ikut angkat bicara terkait isu dugaan korupsi bibit nanas yang sedang dikerjakan Kejati Sulsel.
Sabtu, 18 Apr 2026 20:54
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
Sulsel
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
Eks Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024, Andi Ina Kartika Sari, bersama sejumlah mantan pimpinan DPRD Sulawesi Selatan memberikan klarifikasi terkait pemanggilannya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bibit nanas senilai Rp60 miliar.
Sabtu, 18 Apr 2026 06:05
Berita Terbaru