Di Akhir Masa Jabatan Bupati, Sejumlah OPD Tak Ikut Gerak Jalan HUT RI
Rabu, 16 Agu 2023 22:02
Peserta gerak jalan HUT RI di Luwu. Foto: Chaeruddin
MAKASSAR - Gerak jalan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-78 di Kabupaten Luwu berlangsung meriah.
Pesertanya mencapai ribuan orang, berasal dari OPD Lingkup Kabupaten Luwu, Dinas, Badan, Kecamatan, Kelurahan dan Desa, organisasi dan siswa SMA se-Kabupaten.
Panitia pelaksana yang dibentuk oleh Pemkab Luwu, telah menyurat ke seluruh instansi BUMN, Swasta, sekolah utamanya OPD Lingkup Pemkab Luwu, agar berpartisipasi mengikuti sejumlah kegiatan rangkaian HUT RI ke-78 yang dipusatkan di Kota Belopa.
Hanya saja, dari sejumlah OPD Lingkup Pemkab Luwu, tercatat beberapa OPD justeru tidak mengikuti Gerak Jalan Indah, rangkaian peringatan HUT RI tahun ini, yang juga terakhir dirayakan di masa pemerintahan Bupati Luwu, H Basmin Mattayang.
Informasi yang dihimpun, Dinas Perikanan dan Kesbangpol dan Linmas, tidak mengikuti kegiatan tersebut dengan alasan ketidakmampuan dan keterbatasan.
"Alasan ketidakmampuan dan keterbatasan. Dana sebenarnya bisa kami teknisi, namun keterbatasan personil ini yang tidak bisa. Jumlah kami di Dinas Perikanan 40 orang, jika kami paksakan ikut gerak jalan 30 orang tentu akan mengganggu pelayanan kami ke masyarakat," jelas Kadis Perikanan, Baharuddin.
"Kami tidak punya tenaga, hanya 40 orang, kalau kami mau ikutkan latihan terganggu pelayanan, tidak seperti SKPD lain, banyak tenaga honorernya," lanjutnya.
Sebutkan sejumlah pelayanan di Dinas Perikanan yang harus menjadi prioritas diantaranya, pelayanan rekomendasi BBM untuk nelayan, pengawalan progres pekerjaan fisik yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). "Progres DAK kami genjot, karena dalam periode tertentu harus ada progresnya, faktor itu semua kami pertimbangkan sampai kami tidak ikut, tidak ada niat dan alasan lain," kuncinya.
Dari pantun, banyaknya peserta dengan panjangnya rute hingga 3 kilometer menyebabkan para peserta kecapaian, terlebih masyarakat yang menonton tumpah ruah di jalan.
Akibatnya, puluhan peserta gerak jalan indah pingsan. Mereka diantaranya terpaksa diberikan bantuan pernapasan menggunakan tabung oksigen. Meski demikian, peserta dan masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.
"Alhamdulillah, peringatan HUT RI tahun ini sangat meriah, kami masyarakat sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Pemkab Luwu dan para peserta," ujar Hasnah, warga Luwu.
Pesertanya mencapai ribuan orang, berasal dari OPD Lingkup Kabupaten Luwu, Dinas, Badan, Kecamatan, Kelurahan dan Desa, organisasi dan siswa SMA se-Kabupaten.
Panitia pelaksana yang dibentuk oleh Pemkab Luwu, telah menyurat ke seluruh instansi BUMN, Swasta, sekolah utamanya OPD Lingkup Pemkab Luwu, agar berpartisipasi mengikuti sejumlah kegiatan rangkaian HUT RI ke-78 yang dipusatkan di Kota Belopa.
Hanya saja, dari sejumlah OPD Lingkup Pemkab Luwu, tercatat beberapa OPD justeru tidak mengikuti Gerak Jalan Indah, rangkaian peringatan HUT RI tahun ini, yang juga terakhir dirayakan di masa pemerintahan Bupati Luwu, H Basmin Mattayang.
Informasi yang dihimpun, Dinas Perikanan dan Kesbangpol dan Linmas, tidak mengikuti kegiatan tersebut dengan alasan ketidakmampuan dan keterbatasan.
"Alasan ketidakmampuan dan keterbatasan. Dana sebenarnya bisa kami teknisi, namun keterbatasan personil ini yang tidak bisa. Jumlah kami di Dinas Perikanan 40 orang, jika kami paksakan ikut gerak jalan 30 orang tentu akan mengganggu pelayanan kami ke masyarakat," jelas Kadis Perikanan, Baharuddin.
"Kami tidak punya tenaga, hanya 40 orang, kalau kami mau ikutkan latihan terganggu pelayanan, tidak seperti SKPD lain, banyak tenaga honorernya," lanjutnya.
Sebutkan sejumlah pelayanan di Dinas Perikanan yang harus menjadi prioritas diantaranya, pelayanan rekomendasi BBM untuk nelayan, pengawalan progres pekerjaan fisik yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). "Progres DAK kami genjot, karena dalam periode tertentu harus ada progresnya, faktor itu semua kami pertimbangkan sampai kami tidak ikut, tidak ada niat dan alasan lain," kuncinya.
Dari pantun, banyaknya peserta dengan panjangnya rute hingga 3 kilometer menyebabkan para peserta kecapaian, terlebih masyarakat yang menonton tumpah ruah di jalan.
Akibatnya, puluhan peserta gerak jalan indah pingsan. Mereka diantaranya terpaksa diberikan bantuan pernapasan menggunakan tabung oksigen. Meski demikian, peserta dan masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.
"Alhamdulillah, peringatan HUT RI tahun ini sangat meriah, kami masyarakat sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Pemkab Luwu dan para peserta," ujar Hasnah, warga Luwu.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Luwu & MDA Realisasikan Program Aspirasi 21 Desa Wilayah Operasional
Aspirasi yang dihimpun dari masyarakat melalui kunjungan dan pertemuan langsung telah dipetakan dan diselaraskan antara Pemerintah Kabupaten Luwu dan PT Masmindo Dwi Area (MDA).
Rabu, 04 Mar 2026 14:19
News
Satgas Percepatan Investasi dan MDA Bahas Dinamika Lingkar Tambang
Satgas Percepatan Investasi menggelar rapat koordinasi bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kelompok Kerja Percepatan Investasi Kabupaten Luwu.
Minggu, 01 Mar 2026 13:41
Sulsel
Dorong Ekonomi Lokal, Pemkab Luwu & Masmindo Resmikan Fasilitas Pengolahan Nilam
Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) menyerahkan fasilitas pengolahan nilam kepada Koperasi Produsen Hasil Tani Masyarakat di Desa Bonelemo.
Kamis, 12 Feb 2026 15:00
Sulsel
Excavator Bersihkan DAS Suso, Pemkab Luwu & MDA Mulai Tahap Awal Revitalisasi
Berdasarkan pantauan di lapangan, excavator digunakan untuk membersihkan area yang terdampak sedimentasi, menata kembali alur sungai.
Jum'at, 23 Jan 2026 13:12
News
MDA dan Pemkab Luwu Mulai Tahapan Revitalisasi DAS Suso
PT Masmindo Dwi Area (MDA) bersama Pemkab Luwu melalui Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi resmi memulai tahapan awal program revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Suso.
Senin, 08 Des 2025 13:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Waspada! Penipuan Pekerti Berbayar Rp1,8 Juta Catut Nama Plt Rektor UNM
2
Bazar Buku Internasional BBW Hadir Lagi di Makassar, Ini Jadwal & Promonya
3
Dilema PSEL Makassar, Menimbang Akurasi Teknis di Antara Dua Lokasi
4
Rumah Petani Roboh di Balambano Lutim, Penghuni Sempat Terjebak Reruntuhan
5
Bertahan 25 Tahun, 20 Lapak PKL di Ujung Tanah Makassar Ditertibkan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Waspada! Penipuan Pekerti Berbayar Rp1,8 Juta Catut Nama Plt Rektor UNM
2
Bazar Buku Internasional BBW Hadir Lagi di Makassar, Ini Jadwal & Promonya
3
Dilema PSEL Makassar, Menimbang Akurasi Teknis di Antara Dua Lokasi
4
Rumah Petani Roboh di Balambano Lutim, Penghuni Sempat Terjebak Reruntuhan
5
Bertahan 25 Tahun, 20 Lapak PKL di Ujung Tanah Makassar Ditertibkan