Luwu Utara Pertahankan Produktivitas Padi di Tengah Kemarau El Nino
Jum'at, 22 Sep 2023 19:39
Kepala Dinas Pertanian melalui Kabid Tanaman Pangan, Abdul Muhtar. Foto: Humas Pemkab Luwu Utara
LUWU TIMUR - Meskipun dihadapkan pada ancaman kemarau panjang akibat fenomena alam El Nino, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara berhasil mempertahankan produktivitas tanaman padi yang mengesankan.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa hingga September 2023, Luwu Utara telah berhasil panen padi seluas 4.524 hektare, dengan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 23.378 ton. Sementara produksi beras mencapai 13.415 ton. Adapun kebutuhan konsumsi beras 3.002 ton.
"Total luas panen hingga saat ini adalah 31.605 hektare, dengan produksi GKG mencapai 149.344 ton. Ini setara dengan beras sebanyak 85.699 ton, sedangkan kebutuhan konsumsi beras sekitar 29.930 ton," ungkap Kepala Dinas Pertanian melalui Kabid Tanaman Pangan, Abdul Muhtar, kemarin.
Dengan pencapaian data yang mengesankan ini, Kabupaten Luwu Utara berhasil mencatat surplus beras sebesar 55.769 ton.
"Ini adalah data yang masih diperoleh hingga bulan September, yang menunjukkan bahwa kita telah mencatat surplus beras sebanyak 55.769 ton," tambahnya.
Muhtar menekankan bahwa kesuksesan dalam menjaga produktivitas tanaman padi di tengah ancaman El Nino ini tidak terlepas dari kerja keras dan kebijakan cerdas yang diterapkan oleh penyuluh pertanian, petani, dan semua pihak yang peduli terhadap sektor pertanian tanaman pangan.
"Dengan kerja keras penyuluh pertanian dan kerja sama yang intensif dengan para petani, kita berhasil mengatasi berbagai permasalahan yang muncul. Alhamdulillah, kita berhasil mempertahankan produktivitas yang sangat menggembirakan," tandas Muhtar.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa hingga September 2023, Luwu Utara telah berhasil panen padi seluas 4.524 hektare, dengan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 23.378 ton. Sementara produksi beras mencapai 13.415 ton. Adapun kebutuhan konsumsi beras 3.002 ton.
"Total luas panen hingga saat ini adalah 31.605 hektare, dengan produksi GKG mencapai 149.344 ton. Ini setara dengan beras sebanyak 85.699 ton, sedangkan kebutuhan konsumsi beras sekitar 29.930 ton," ungkap Kepala Dinas Pertanian melalui Kabid Tanaman Pangan, Abdul Muhtar, kemarin.
Dengan pencapaian data yang mengesankan ini, Kabupaten Luwu Utara berhasil mencatat surplus beras sebesar 55.769 ton.
"Ini adalah data yang masih diperoleh hingga bulan September, yang menunjukkan bahwa kita telah mencatat surplus beras sebanyak 55.769 ton," tambahnya.
Muhtar menekankan bahwa kesuksesan dalam menjaga produktivitas tanaman padi di tengah ancaman El Nino ini tidak terlepas dari kerja keras dan kebijakan cerdas yang diterapkan oleh penyuluh pertanian, petani, dan semua pihak yang peduli terhadap sektor pertanian tanaman pangan.
"Dengan kerja keras penyuluh pertanian dan kerja sama yang intensif dengan para petani, kita berhasil mengatasi berbagai permasalahan yang muncul. Alhamdulillah, kita berhasil mempertahankan produktivitas yang sangat menggembirakan," tandas Muhtar.
(MAN)
Berita Terkait
News
Terdampak El Nino, PLN Bekerja Cepat Pulihkan Sistem Kelistrikan Sulbagsel
PLN menggalakkan berbagai langkah percepatan untuk memulihkan keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik pada Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Kamis, 17 Sep 2026 16:41
News
Di Tengah Kemarau Panjang, Gubernur Bersama Ribuan Warga Gelar Salat Istisqa
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulsel dan ribuan masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di Lapangan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Selasa (8/9/2026) pagi.
Selasa, 08 Sep 2026 18:14
News
Di Tengah Kemarau, Ribuan Peserta Kemah Pramuka Madrasah Sulsel Gelar Salat Istisqa
Salah satu agenda yang disiapkan pada acara KPMP Sulsel adalah salat istisqa, yakni salat sunah yang dilaksanakan untuk memohon turun hujan di tengah kemarau.
Rabu, 02 Sep 2026 20:47
Sulsel
Appi Tinjau Titik Krisis Air Makassar, Pembangunan SPAM Dipercepat
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meninjau sejumlah wilayah yang terdampak krisis air bersih sekaligus memantau pembangunan infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Rabu (2/9/2026).
Rabu, 02 Sep 2026 15:32
News
Kekeringan Makin Parah, Sejumlah Masjid di Maros Akan Gelar Salat Istisqa
Sejumlah masjid di Kabupaten Maros akan menggelar salat Istisqa atau salat meminta hujan menyusul kondisi kekeringan yang semakin meluas akibat El Nino.
Selasa, 01 Sep 2026 15:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Disambut Empat Calon Ketua Golkar Bulukumba Saat Singgah dari Selayar
2
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
3
Kebakaran Lahan 3 Hektare di Lutim Padam Setelah Tiga Jam Pemadaman
4
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pencurian Aksesori Tower di Jeneponto
5
Tekuk Kaltim 1-0, Superco Superteam Juara dan Siap Lahirkan Talenta Timnas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Disambut Empat Calon Ketua Golkar Bulukumba Saat Singgah dari Selayar
2
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
3
Kebakaran Lahan 3 Hektare di Lutim Padam Setelah Tiga Jam Pemadaman
4
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pencurian Aksesori Tower di Jeneponto
5
Tekuk Kaltim 1-0, Superco Superteam Juara dan Siap Lahirkan Talenta Timnas