Penemuan Jasad Bayi dalam Kaleng Biskuit di Parepare Bikin Geger Warga
Kamis, 09 Mei 2024 18:40
Penemuan Jasad Bayi Dalam Kaleng Biskuit di Depan Pekuburan Hikmah, Kota Parepare, Foto : Andi Mappanyukki
PAREPARE - Warga di Jalan Pekuburan Hikma, Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, dihebohkan dengan penemuan jasad bayi.
Jasad bayi ini pertama kali ditemukan warga di depan Pekuburan Hikma di pinggir jalan dalam kondisi tewas mengeluarkan bau tak sedap. Nahasnya, bayi yang belum diketahui jenis kelaminnya itu ditemukan dalam kaleng biskuit.
Polisi yang tiba di lokasi memasang garis polisi sebelum jasad bayi itu diidentifikasi Tim Inafis Polres Parepare. Puluhan warga berbondong- bondong berkumpul melihat penemuan bayi itu.
"Ditemukan jasad bayi di bawah pohon jati, terbungkus dengan kaleng. Bu RW 2 yang telepon saya, bahwa ada yang ditemukan bayi di wilayah RT 1 RW 1 Kelurahan Bumi Harapan," kata Ketua RT 1 RW 1 Kelurahan Bumi Harapan, Nawar, Kamis (9/5/2024) sore.
Tim Inafis Polres Parepare yang tiba di lokasi mengidentifikasi jasad bayi malang itu di dalam kaleng biskuit bersama petugas dari BPBD dan Call Center 112 Parepare.
Kasat Reskrim Polres Parepare, Iptu Setiawan Sunarto mengatakan, pihaknya turun di lokasi usai mendapat laporan dari masyarakat terkait penemuan jasad bayi malang itu.
"Kami mendapatkan laporan dari masyarakat adanya penemuan bayi, yang dimana bayi tersebut sudah meninggal dunia. Ditemukannya di depan Pekuburan Hikma," ungkapnya.
Setiawan membenarkan, penemuan jasad bayi itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dalam kaleng biskuit usai pihaknya turun di lokasi.
"Kami turun di TKP dan melihat TKP sekitar, benar adanya bayi telah meninggal dunia di dalam kaleng biskuit," ujarnya.
Pihaknya melakukan penyelidikan dengan mengerahkan personel dari polsek-polsek untuk mengungkap pelaku pembuangan jasad bayi ini.
"Jadi kami sementara melakukan penyelidikan, gabungan polsek-polsek di empat kecamatan Kota Parepare. Semoga kita dapat mengungkap kasus ini," tuturnya.
Jasad bayi itu kemudian dievakuasi menggunakan mobil ambulans Call Center 112 ke rumah sakit guna penyelidikan lebih lanjut.
Jasad bayi ini pertama kali ditemukan warga di depan Pekuburan Hikma di pinggir jalan dalam kondisi tewas mengeluarkan bau tak sedap. Nahasnya, bayi yang belum diketahui jenis kelaminnya itu ditemukan dalam kaleng biskuit.
Polisi yang tiba di lokasi memasang garis polisi sebelum jasad bayi itu diidentifikasi Tim Inafis Polres Parepare. Puluhan warga berbondong- bondong berkumpul melihat penemuan bayi itu.
"Ditemukan jasad bayi di bawah pohon jati, terbungkus dengan kaleng. Bu RW 2 yang telepon saya, bahwa ada yang ditemukan bayi di wilayah RT 1 RW 1 Kelurahan Bumi Harapan," kata Ketua RT 1 RW 1 Kelurahan Bumi Harapan, Nawar, Kamis (9/5/2024) sore.
Tim Inafis Polres Parepare yang tiba di lokasi mengidentifikasi jasad bayi malang itu di dalam kaleng biskuit bersama petugas dari BPBD dan Call Center 112 Parepare.
Kasat Reskrim Polres Parepare, Iptu Setiawan Sunarto mengatakan, pihaknya turun di lokasi usai mendapat laporan dari masyarakat terkait penemuan jasad bayi malang itu.
"Kami mendapatkan laporan dari masyarakat adanya penemuan bayi, yang dimana bayi tersebut sudah meninggal dunia. Ditemukannya di depan Pekuburan Hikma," ungkapnya.
Setiawan membenarkan, penemuan jasad bayi itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dalam kaleng biskuit usai pihaknya turun di lokasi.
"Kami turun di TKP dan melihat TKP sekitar, benar adanya bayi telah meninggal dunia di dalam kaleng biskuit," ujarnya.
Pihaknya melakukan penyelidikan dengan mengerahkan personel dari polsek-polsek untuk mengungkap pelaku pembuangan jasad bayi ini.
"Jadi kami sementara melakukan penyelidikan, gabungan polsek-polsek di empat kecamatan Kota Parepare. Semoga kita dapat mengungkap kasus ini," tuturnya.
Jasad bayi itu kemudian dievakuasi menggunakan mobil ambulans Call Center 112 ke rumah sakit guna penyelidikan lebih lanjut.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Polisi Masih Selidiki Penemuan Ratusan Karung Bekas Beras SPHP di Parepare
Penemuan sejumlah karung bekas beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beberapa waktu lalu kini masuk dalam rana penyelidikan pihak kepolisian.
Rabu, 29 Jul 2026 13:33
Sulsel
Polisi Panggil Taufan Pawe jadi Saksi Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah DPRD Parepare
Polres Parepare bakal memeriksa Taufan Pawe (TP) dalam kasus dugaan korupsi tunjangan rumah DPRD Parepare. Kasus ini berkaitan saat TP masih menjabat Wali Kota Parepare.
Selasa, 28 Jul 2026 17:14
Sulsel
Truk Tabrak Motor di Parepare, Satu Orang Dilarikan ke RS
Kecelakaan antara truk dengan sepeda motor di depan Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Parepare, Jalan Jenderal Ahmad Yani sekitar pukul 08.05 WITA, Selasa (07/07/2026).
Selasa, 07 Jul 2026 14:57
Sulsel
Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Parepare
Polemik tunjangan perumahan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare terus bergulir. Dari hasil audit yang dilakukan pihak kepolisian, ditemukan kerugian negara mencapai Rp4 milyar rupiah.
Senin, 15 Jun 2026 18:57
Sulsel
Tiga Bulan Hilang, Pelajar di Parepare Ditemukan Polisi Bersama Pacar di Bantaeng
Setelah tiga bulan dilaporkan oleh orang tuanya di Polres Parepare, seorang pelajar berhasil ditemukan oleh pihak kepolisian di Kabupaten Bantaeng.
Kamis, 16 Apr 2026 15:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Surat Keluhan Soroti Guru Sejarah SMAN 9 Jeneponto, Dinas Pendidikan Diminta Evaluasi
2
16 Atlet Bulutangkis Peraih Super Tiket Lanjutkan Asa ke Tahap Karantina
3
Lantik BPC Perhumas Makassar, Glory Oyong Tekankan Komunikasi Proaktif dan Empati Krisis
4
Milad ke-28, IJTI Sulselbar Soroti Krisis Ekosistem Pers di Era Digital
5
Imigrasi Parepare Hadirkan PaspoRia di Car Free Day Tana Toraja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Surat Keluhan Soroti Guru Sejarah SMAN 9 Jeneponto, Dinas Pendidikan Diminta Evaluasi
2
16 Atlet Bulutangkis Peraih Super Tiket Lanjutkan Asa ke Tahap Karantina
3
Lantik BPC Perhumas Makassar, Glory Oyong Tekankan Komunikasi Proaktif dan Empati Krisis
4
Milad ke-28, IJTI Sulselbar Soroti Krisis Ekosistem Pers di Era Digital
5
Imigrasi Parepare Hadirkan PaspoRia di Car Free Day Tana Toraja