Dukungan Penuh Masyarakat Bangkala atas Pembangunan SUTT 150kV Punagaya-Bantaeng
Senin, 13 Mei 2024 08:39
PLN UIP Sulawesi melalui UPP Sulsel mengadakan sosialisasi pengumuman hasil nilai ganti rugi untuk keperluan pembangunan tapak tower PSN SUTT 150 kV Punagaya-Bantaeng. Foto/Istimewa
JENEPONTO - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Selatan (UPP Sulsel) mengadakan sosialisasi pengumuman hasil nilai ganti rugi dari Kantor Jasa Penilai Publik untuk keperluan pembangunan tapak tower Proyek Strategis Nasional (PSN) Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Punagaya-Bantaeng.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu prosedur dalam tahapan pembayaran ganti kerugian pembebasan lahan yang ditujukan bagi masyarakat, pemerintah setempat, pemilik lahan dan pihak terkait lainnya yang bersentuhan langsung dengan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tersebut.
Kegiatan ini juga merupakan bentuk transparansi dalam proses penetapan nilai dan bentuk ganti kewajaran sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Kantor Camat Bangkala, Kabupaten Jeneponto pada awal Mei 2024.
Adapun kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat yang berhak menerima ganti rugi, pemerintah setempat dan stakeholder terkait di antaranya Kapolsek Bangkala Iptu Kaharuddin, Danramil 1425 Jeneponto Kapten Sahabuddin, Kasidatun Kejari Jeneponto Abi Zikri, serta Sekertaris Camat Bangkala Kamiruddin.
Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Bangkala, Mulyadi Mustamu, yang juga anggota DPRD Sulsel menyatakan dukungannya atas pembangunan proyek ketenagalistrikan di Kabupaten Jeneponto, khususnya di Kecamatan Bangkala.
“Kami sangat mendukung rangkaian kegiatan Proyek Strategis Nasional Pembangunan SUTT 150 kV Punagaya – Bantaeng yang saat ini masih dalam tahap pra konstruksi dan juga nantinya pada tahap konstruksi. Kami senantiasa mendoakan agar proyek ini berjalan lancar," ujarnya.
Manager PLN UPP Sulawesi Selatan, Edy Roy A. Sidabutar, menyampaikan kegiatan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari proses penilaian yang telah dilakukan oleh tim appraisal. Ia mengapresiasi dukungan dan kerja sama Pemerintah Kabupaten Jeneponto serta semua stakeholder yang turut andil dalam tahapan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini.
"Dukungan dari setiap pihak terkait sangat berarti bagi PLN dalam merealisasikan peningkatan keandalan suplai di listrik Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Jeneponto,” ungkap Edy.
Ia juga mengungkapkan rencananya akan dibangun 29 tower yang tersebar di 3 kelurahan di Kecamatan Bangkala. "Proyek pembangunan SUTT 150KV Punagaya-Bantaeng ini rencananya akan dibangun total 190 tapak tower di Kabupaten Jeneponto dan untuk di Kec Bangkala sendiri akan dibangun 29 tower di 3 kelurahan yakni Kelurahan Bontorannu, Punagaya, dan Mallaroso," pungkasnya.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu prosedur dalam tahapan pembayaran ganti kerugian pembebasan lahan yang ditujukan bagi masyarakat, pemerintah setempat, pemilik lahan dan pihak terkait lainnya yang bersentuhan langsung dengan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tersebut.
Kegiatan ini juga merupakan bentuk transparansi dalam proses penetapan nilai dan bentuk ganti kewajaran sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Kantor Camat Bangkala, Kabupaten Jeneponto pada awal Mei 2024.
Adapun kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat yang berhak menerima ganti rugi, pemerintah setempat dan stakeholder terkait di antaranya Kapolsek Bangkala Iptu Kaharuddin, Danramil 1425 Jeneponto Kapten Sahabuddin, Kasidatun Kejari Jeneponto Abi Zikri, serta Sekertaris Camat Bangkala Kamiruddin.
Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Bangkala, Mulyadi Mustamu, yang juga anggota DPRD Sulsel menyatakan dukungannya atas pembangunan proyek ketenagalistrikan di Kabupaten Jeneponto, khususnya di Kecamatan Bangkala.
“Kami sangat mendukung rangkaian kegiatan Proyek Strategis Nasional Pembangunan SUTT 150 kV Punagaya – Bantaeng yang saat ini masih dalam tahap pra konstruksi dan juga nantinya pada tahap konstruksi. Kami senantiasa mendoakan agar proyek ini berjalan lancar," ujarnya.
Manager PLN UPP Sulawesi Selatan, Edy Roy A. Sidabutar, menyampaikan kegiatan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari proses penilaian yang telah dilakukan oleh tim appraisal. Ia mengapresiasi dukungan dan kerja sama Pemerintah Kabupaten Jeneponto serta semua stakeholder yang turut andil dalam tahapan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini.
"Dukungan dari setiap pihak terkait sangat berarti bagi PLN dalam merealisasikan peningkatan keandalan suplai di listrik Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Jeneponto,” ungkap Edy.
Ia juga mengungkapkan rencananya akan dibangun 29 tower yang tersebar di 3 kelurahan di Kecamatan Bangkala. "Proyek pembangunan SUTT 150KV Punagaya-Bantaeng ini rencananya akan dibangun total 190 tapak tower di Kabupaten Jeneponto dan untuk di Kec Bangkala sendiri akan dibangun 29 tower di 3 kelurahan yakni Kelurahan Bontorannu, Punagaya, dan Mallaroso," pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
News
PLN UIP Sulawesi Tanam 81 Fragmen Karang untuk Pulihkan Ekosistem Samalona
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menanam 81 fragmen karang di Pulau Samalona, Makassar, belum lama ini.
Kamis, 27 Agu 2026 19:49
News
PLN Siap Kawal Program PLTS 100 GWp Menuju Swasembada Energi
Pemerintah meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai langkah mempercepat swasembada energi nasional.
Rabu, 26 Agu 2026 18:47
News
PLN UIP Sulawesi Borong Lima Penghargaan Kinerja Perizinan & Pembebasan Lahan
Kinerja perizinan dan pembebasan lahan PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi pada Semester I 2026 mendapat apresiasi.
Rabu, 26 Agu 2026 10:39
Ekbis
Buruan! Promo Merdeka Daya PLN Berakhir 25 Agustus 2026
Pelanggan PLN masih memiliki kesempatan untuk menikmati diskon 50 persen biaya tambah daya listrik bertajuk promo Merdeka Daya hingga 25 Agustus 2026.
Kamis, 20 Agu 2026 14:31
News
YBM PLN UIP Sulawesi Bantu 15 Mahasiswa FPIK UMI
Sebanyak 15 mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menerima bantuan pendidikan dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP Sulawesi.
Rabu, 19 Agu 2026 15:44
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Orang Tua Meninggal hingga Kehilangan Pekerjaan, UMI Bantu 121 Mahasiswa Selesaikan Kuliah
2
Pelindo dan IKM Perkuat Arus Logistik Nikel di Pelabuhan Kendari
3
Kapolda Sulsel Lepas 400 Peserta Bhayangkara Offroad Merdeka Seri V 2026
4
Wisuda 2.866 Lulusan, Rektor UMI Ungkap Peran Beasiswa Afirmasi
5
Bulog & Komisi VI DPR RI Pastikan Bantuan Pangan Tersalurkan di Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Orang Tua Meninggal hingga Kehilangan Pekerjaan, UMI Bantu 121 Mahasiswa Selesaikan Kuliah
2
Pelindo dan IKM Perkuat Arus Logistik Nikel di Pelabuhan Kendari
3
Kapolda Sulsel Lepas 400 Peserta Bhayangkara Offroad Merdeka Seri V 2026
4
Wisuda 2.866 Lulusan, Rektor UMI Ungkap Peran Beasiswa Afirmasi
5
Bulog & Komisi VI DPR RI Pastikan Bantuan Pangan Tersalurkan di Makassar