PT Dax Sasar Makassar, Berencana Bangun Perumahan di Sudiang
Senin, 27 Mei 2024 20:51
Pj Sekprov Sulsel Firman Pagarra menerima perwakilan PT Dax, Senin (27/5/2024). Foto: Istimewa
MAKASSAR - PT Dax Jaya Indonesia kembali menyasar Kota Makassar. Perusahaan pengembang dari Jepang ini akan kembali membangun sebuah perumahan di area dekat dari asrama haji, Sudiang.
Hal itu disampaikan saat Kepala Konsulat Jenderal Jepang di Makassar, Ohashi Koichi bersama Vice President COO PT Dax Jaya Indonesia, Fumia Yoshikawa melakukan audiensi ke PJ Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra, di Balai Kota, Senin (27/05/2024).
Firman Pagarra menyambut baik hal itu. Katanya, kehadiran pengembang Jepang ini bisa menjadi contoh bagi pengembang atau developer lainnya yang ada di Kota Makassar.
“Kita tahu bangunan jepang itu kokoh dan bagus. Kehadiran pengembang Jepang ini bisa menjadi contoh bagi pengembang lain dalam hal membangun rumah dengan menggunakan teknologi yang canggih dan SOP bangunan yang berkualitas,” ucap Firman.
Hal ini juga sejalan dengan visi misi bapak Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto untuk menjadikan Kota Makassar sebagai Smart City dan Low Carbon City.
“Pak Wali memang saat ini sedang menerapkan Low Carbon City di Makassar. Semoga teknologi canggih yang akan diterapkan di bangunan ini bisa saling mendukung visi misi tersebut. Saya berterima kasih karena telah memilih Kota Makassar untuk mengembangkan perumahan,” ungkapnya.
Sementara, Vice President COO PT Dax Jaya Indonesia, Fumia Yoshikawa menyebutkan pihaknya akan membangun hunia dengan konsep ala Jepang yang ramah lingkungan.
Rencananya, akan dibangun dengan luas tanah 1,5 hektare dengan jumlah 120 sampai 130-an unit.
“Kita ke sini menyampaikan kembali rencana baik kita. Meminta ijin. Karena ada perubahan dari IMB ke PBG. Dan berkonsultasi dengan pihak Kota Makassar. Alhamdulillah diterima dengan baik,” ujarnya.
Dia berharap kehadirannya di Kota Makassar dapat menjadi hal yang lebih baik khususnya pada ketersediaan hunian yang nyaman buat warga Kota Makassar.
Hal itu disampaikan saat Kepala Konsulat Jenderal Jepang di Makassar, Ohashi Koichi bersama Vice President COO PT Dax Jaya Indonesia, Fumia Yoshikawa melakukan audiensi ke PJ Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra, di Balai Kota, Senin (27/05/2024).
Firman Pagarra menyambut baik hal itu. Katanya, kehadiran pengembang Jepang ini bisa menjadi contoh bagi pengembang atau developer lainnya yang ada di Kota Makassar.
“Kita tahu bangunan jepang itu kokoh dan bagus. Kehadiran pengembang Jepang ini bisa menjadi contoh bagi pengembang lain dalam hal membangun rumah dengan menggunakan teknologi yang canggih dan SOP bangunan yang berkualitas,” ucap Firman.
Hal ini juga sejalan dengan visi misi bapak Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto untuk menjadikan Kota Makassar sebagai Smart City dan Low Carbon City.
“Pak Wali memang saat ini sedang menerapkan Low Carbon City di Makassar. Semoga teknologi canggih yang akan diterapkan di bangunan ini bisa saling mendukung visi misi tersebut. Saya berterima kasih karena telah memilih Kota Makassar untuk mengembangkan perumahan,” ungkapnya.
Sementara, Vice President COO PT Dax Jaya Indonesia, Fumia Yoshikawa menyebutkan pihaknya akan membangun hunia dengan konsep ala Jepang yang ramah lingkungan.
Rencananya, akan dibangun dengan luas tanah 1,5 hektare dengan jumlah 120 sampai 130-an unit.
“Kita ke sini menyampaikan kembali rencana baik kita. Meminta ijin. Karena ada perubahan dari IMB ke PBG. Dan berkonsultasi dengan pihak Kota Makassar. Alhamdulillah diterima dengan baik,” ujarnya.
Dia berharap kehadirannya di Kota Makassar dapat menjadi hal yang lebih baik khususnya pada ketersediaan hunian yang nyaman buat warga Kota Makassar.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Appi Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD untuk Perbaikan Kinerja Pemkot Makassar
DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Pengumuman Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 di Ruang Sipakatau Lantai 2 Balai Kota Makassar, Rabu (13/5/2026).
Kamis, 14 Mei 2026 06:56
Makassar City
Legislator Makassar Usul Anggota Geng Motor Dikenai Sanksi Administratif
Sejumlah legislator menilai penanganan persoalan tersebut perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat kepolisian.
Kamis, 14 Mei 2026 06:32
Makassar City
Warga Tamalanrea Bersatu Tolak PSEL, Sebut Masa Depan Generasi Dipertaruhkan
Gelombang penolakan terhadap rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau PLTSa oleh PT SUS di Kecamatan Tamalanrea, Makassar, terus menguat.
Kamis, 14 Mei 2026 06:21
Makassar City
MIWF 2026 Hadirkan Dialog Kritis, Literasi Inklusif, dan Kampanye Lingkungan
Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026 akan digelar pada 14–17 Mei 2026 di Benteng Fort Rotterdam. Festival tahun ini mengusung tema “Re-co-ordinate”.
Rabu, 13 Mei 2026 20:14
Sulsel
Viral di Media Sosial, Kandang Babi di Jalan Daeng Tata Makassar Langsung Ditertibkan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menindaklanjuti keluhan warga terkait keberadaan kandang babi di area gudang farmasi di Jalan Daeng Tata, Kecamatan Tamalate.
Rabu, 13 Mei 2026 05:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
5
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
5
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target