Bersama Cegah Stunting, Program Intervensi Serentak di Kota Palopo
Rabu, 05 Jun 2024 17:56

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, Irsan Anugrah menyampaikan bahwa ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan berdasarkan surat edaran Kemendagri tersebut. Foto: Istimewa
PALOPO - Berdasarkan surat Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 400.5.3/3161/Bangda, perihal pelaksanaan kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting di daerah yang dilaksanakan pada bulan Juni 2024.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, Irsan Anugrah menyampaikan bahwa ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan berdasarkan surat edaran Kemendagri tersebut.
“Yang pertama itu, kita akan lakukan pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi kesehatan. Kemudian intervensi bagi catin (calon pengantin), ibu hamil, balita yang dilaksanakan di bulan Juni dan akan berkelanjutan kedepannya,” kata Irsan.
Setelah melakukan pendataan, kata Irsan, akan dilakukan intervensi sehingga seluruh catin, ibu hamil, dan balita akan menjadi sasaran.
“Kemudian catin mendapatkan pendampingan dan memastikan kehadiran ibu hamil dan balita bisa datang ke posyandu, seperti balita harus dipastikan diukur berat badannya menggunakan Antropometri,” jelasnya.
Antropometri ini, jelas Irsan, adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengukur tumbuh kembang anak di posyandu.
“Intervensi ini serentak yang dimulai dari catin, ibu hamil dan Balita kemudian para kepala puskesmas memanggil stakeholder terkait memberikan arahan untuk bisa bersinergi bersama melakukan diskusi terkait arahan surat dari mendagri,” tandasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, Irsan Anugrah menyampaikan bahwa ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan berdasarkan surat edaran Kemendagri tersebut.
“Yang pertama itu, kita akan lakukan pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi kesehatan. Kemudian intervensi bagi catin (calon pengantin), ibu hamil, balita yang dilaksanakan di bulan Juni dan akan berkelanjutan kedepannya,” kata Irsan.
Setelah melakukan pendataan, kata Irsan, akan dilakukan intervensi sehingga seluruh catin, ibu hamil, dan balita akan menjadi sasaran.
“Kemudian catin mendapatkan pendampingan dan memastikan kehadiran ibu hamil dan balita bisa datang ke posyandu, seperti balita harus dipastikan diukur berat badannya menggunakan Antropometri,” jelasnya.
Antropometri ini, jelas Irsan, adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengukur tumbuh kembang anak di posyandu.
“Intervensi ini serentak yang dimulai dari catin, ibu hamil dan Balita kemudian para kepala puskesmas memanggil stakeholder terkait memberikan arahan untuk bisa bersinergi bersama melakukan diskusi terkait arahan surat dari mendagri,” tandasnya.
(UMI)
Berita Terkait

Sulsel
KPU Aktivasi Kembali PPK dan PPS untuk PSU Pilwalkot Palopo
KPU Palopo sedang menggodok perekrutan badan Adhoc untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU). Jajaran PPK dan PPS sedang diaktivasi kembali.
Senin, 24 Mar 2025 03:52

Sulsel
Korban Kecewa Gegara PN Palopo Vonis Terdakwa Perselingkuhan 4 Bulan Percobaan
HW merasa kecewa dan depresi mendengar pembacaan putusan dari Pengadilan Negeri (PN) Kota Palopo.
Jum'at, 21 Mar 2025 12:38

Makassar City
Turunkan Stunting 3 Bulan ke Depan, Pemkot Makassar Susun Langkah Strategis
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima langsung audiensi dari perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, di Ruang Wakil Wali Kota.
Rabu, 12 Mar 2025 08:02

Makassar City
Makassar dan AS Perkuat Kemitraan di Bidang Pendidikan hingga Ekspor
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menerima langsung kunjungan kehormatan Konsul Jenderal (Konjen) Amerika Serikat untuk Indonesia Christopher Green, di Balai Kota Makassar, Senin (10/3/2025).
Selasa, 11 Mar 2025 09:00

Sulsel
Alfamidi Salurkan Bantuan Gizi untuk Anak Terindikasi Stunting di Enrekang
Kegiatan itu merupakan bagian dari program 'Protein Cegah Stunting' tahap ketiga. Berlangsung di Kantor Penyuluhan Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang.
Selasa, 04 Mar 2025 12:48
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan