Abdillah Natsir Kantongi 4 Rekomendasi, 3 Berpaket AJB di Pilkada Pinrang 2024

Kamis, 04 Jul 2024 21:29
Abdillah Natsir Kantongi 4 Rekomendasi, 3 Berpaket AJB di Pilkada Pinrang 2024
Bakal calon Wakil Bupati Pinrang, Abdillah Natsir makin percaya diri mendampingi Ahmad Jaya Baramuli sebagai Calon Bupati di Pilkada 2024. Foto: Istimewa
Comment
Share
PINRANG - Bakal calon Wakil Bupati Pinrang, Abdillah Natsir makin percaya diri mendampingi Ahmad Jaya Baramuli sebagai Calon Bupati di Pilkada 2024. Apalagi ia telah menerima rekomendasi pasangan dari sejumlah parpol.

Abdillah mengatakan, saat ini mereka telah menerima empat rekomendasi. Tiga diantaranya telah berpasangan dengan Wakil Ketua DPRD Pinrang itu.

"Dengan demikian, rekomendasi yang kami terima sudah berpasangan dari PAN, Gelora, dan PKB. Sementara PPP memberikan rekomendasi perseorangan untuk saya. Pak Ahmad Jaya Baramuli sebagai calon bupati, sementara saya sebagai calon wakil bupati," kata Abdillah pada Kamis (04/07/2024).



Sejumlah rekomendasi itu membuat pasangan Ahmad Jaya dan Abdillah sudah bisa mendaftar di KPU. Syarat untuk mengusung sudah terpenuhi yakni minimal 8 kursi.

Rinciannya ialah PKB memiliki 5 kursi, Gelora 2 kursi, PAN 1 kursi, dan PPP 3 kursi. Total 14 kursi yang dikantongi Ahmad Jaya dan Abdillah bertarung di Pilkada Pinrang 2024.

Meski begitu, Abdillah mengaku masih menunggu partai lain untuk bergabung. Khususnya Golkar yang merupakan partainya sendiri. Apalagi ia pernah menjabat sebagai Sekretaris DPD I Golkar Sulsel.

"Saya saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua di DPD Golkar Sulsel. Jadi dukungan dari partai saya akan menjadi dukungan yang lengkap bagi kami berdua, AJB (Ahmad Jaya Baramuli) dan saya, untuk Pilkada Pinrang," bebernya.



Hanya saja, Golkar juga sedang menimbang Usman Marham di Pilkada Pinrang 2024. Apalagi Usman merupakan Ketua DPD II Golkar Pinrang.

Di sisi lain, Demokrat memang ingin mengusung AJB, namun dipasangkan dengan Usman, bukan Abdillah. Soal itu, ia tidak mau berkomentar banyak. "kalau itu saya tidak tahu," tandasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Suara DPD II Mulai Terbelah, Diskresi IAS jadi Magnet Kuat Galang Dukungan
Sulsel
Suara DPD II Mulai Terbelah, Diskresi IAS jadi Magnet Kuat Galang Dukungan
Suara DPD II kabupaten/kota mulai terbelah menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel. Ilham Arief Sirajuddin (IAS) yang mengantongi diskresi menjadi magnet kuat untuk menarik sejumlah dukungan pemilik suara.
Senin, 29 Jun 2026 11:22
IAS Resmi Kantongi Diskresi DPP Maju di Musda Golkar Sulsel
Sulsel
IAS Resmi Kantongi Diskresi DPP Maju di Musda Golkar Sulsel
Kader senior, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengantongi diskresi DPP untuk bertarung di Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel. Surat sakti itu ia terima langsung dari Ketua Umum (Ketum) Bahlil Lahadalia di Kantor DPP Golkar, Jakarta pada Rabu (24/06/2026).
Rabu, 24 Jun 2026 22:16
Idrus Marham: Mahasiswa dan Presiden Prabowo Sama-sama Ingin Perbaiki Tata Kelola Ekonomi
News
Idrus Marham: Mahasiswa dan Presiden Prabowo Sama-sama Ingin Perbaiki Tata Kelola Ekonomi
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham menilai aksi demonstrasi mahasiswa yang mengkritisi kebijakan pemerintah memiliki semangat yang sejalan dengan apa yang ia sebut sebagai “demo” Presiden Prabowo Subianto saat mengungkap persoalan tata kelola ekonomi nasional dalam Sidang Paripurna DPR RI.
Minggu, 14 Jun 2026 10:01
Idrus Marham Bantah Bahlil Bidik Pilpres 2029, Fokusnya Sukseskan Prabowo dan Besarkan Golkar
News
Idrus Marham Bantah Bahlil Bidik Pilpres 2029, Fokusnya Sukseskan Prabowo dan Besarkan Golkar
Wacana munculnya Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam bursa calon presiden atau calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mendapat bantahan dari internal partainya.
Kamis, 11 Jun 2026 17:57
Idrus Marham: Polemik Film Pesta Babi Harus Jadi Momentum Perkuat Nasionalisme
News
Idrus Marham: Polemik Film Pesta Babi Harus Jadi Momentum Perkuat Nasionalisme
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham justru melihat polemik itu sebagai momentum penting untuk merefleksikan kembali cara pandang kebangsaan dalam melihat pembangunan di berbagai daerah, termasuk di Merauke, Papua Selatan.
Senin, 08 Jun 2026 21:04
Berita Terbaru