ASN Bayar PBB Dapat Minyak Goreng Gratis dari Bapenda Maros
Senin, 08 Jul 2024 13:09
Gerai pembayaran PBB yang disiapkan Bapenda Maros di Tribun Pallantikang. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros memberi kemudahan bagi para ASN yang ingin membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Pasalnya selama sehari Bapenda menyiapkan gerai pembayaran PBB di Tribun Pallantikang, Senin (8/7/2024).
Menariknya lagi, bagi ASN yang membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mendapatkan suvenir berupa minyak goreng.
Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari mengatakan, kegiatan ASN digital ini dilakukan Bapenda Maros dengan menggandeng pihak Perbankan.
"Jadi pembayaran PBB ini dilakukan secara QRIS yang difasilitasi oleh BI," katanya.
Dia juga mengatakan, kalau masing-masing wajib pajak akan mendapatkan satu liter minyak goreng.
"Bukan cuma dapat minyak, bagi wajib pajak yang memiliki denda akan dihapuskan. Nah kebetulan bertepetan di hari lahir Maros, Bapenda mengadakan program penghapusan denda sampai 4 Oktober mendatang," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bapenda Maros, Andi Baso Arman menjelaskan kalau pihaknya menargetkan 1.000 wajib pajak yang membayar hari ini.
"ASN digital ini kita gelar hanya sehari saja, dengan target 1.000 wajib pajak yang pembayaran pajaknya rata-rata Rp400 ribu. Sehingga total penerimaan kita harapkan bisa sampai Rp400 jutaan," sebutnya.
Dia juga mengatakan, kalau pembayaran PBB secara digital untuk para ASN ini sengaja digelar agar ASN bisa menjadi contoh bagi masyarakat.
"Kita ingin ASN sebagai garda terdepan dengan membayarkan PBB nya secara tepat waktu. Sehingga bisa menjadi contoh yang baik di kalangan masyarakat," katanya.
Salah seorang ASN, Andi Yuliana menyambut baik kegiatan ASN digital ini. Menurutnya pembayaran PBB secara digital yang digelar hari ini cukup memudahkan para ASN. Yuliana sendiri membayar PBB senilai Rp200 ribu.
"Ini memudahkan kami agar tidak perlu lagi kekantornya. Karena memang selama ini kalau kita mau bayar PBB itu kadang tidak ada kesempatan kalau lagi sibuk di kantor. Nah hari ini ada kegiatan seperti ini cukup memudahkan kita," tutupnya.
Pasalnya selama sehari Bapenda menyiapkan gerai pembayaran PBB di Tribun Pallantikang, Senin (8/7/2024).
Menariknya lagi, bagi ASN yang membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mendapatkan suvenir berupa minyak goreng.
Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari mengatakan, kegiatan ASN digital ini dilakukan Bapenda Maros dengan menggandeng pihak Perbankan.
"Jadi pembayaran PBB ini dilakukan secara QRIS yang difasilitasi oleh BI," katanya.
Dia juga mengatakan, kalau masing-masing wajib pajak akan mendapatkan satu liter minyak goreng.
"Bukan cuma dapat minyak, bagi wajib pajak yang memiliki denda akan dihapuskan. Nah kebetulan bertepetan di hari lahir Maros, Bapenda mengadakan program penghapusan denda sampai 4 Oktober mendatang," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bapenda Maros, Andi Baso Arman menjelaskan kalau pihaknya menargetkan 1.000 wajib pajak yang membayar hari ini.
"ASN digital ini kita gelar hanya sehari saja, dengan target 1.000 wajib pajak yang pembayaran pajaknya rata-rata Rp400 ribu. Sehingga total penerimaan kita harapkan bisa sampai Rp400 jutaan," sebutnya.
Dia juga mengatakan, kalau pembayaran PBB secara digital untuk para ASN ini sengaja digelar agar ASN bisa menjadi contoh bagi masyarakat.
"Kita ingin ASN sebagai garda terdepan dengan membayarkan PBB nya secara tepat waktu. Sehingga bisa menjadi contoh yang baik di kalangan masyarakat," katanya.
Salah seorang ASN, Andi Yuliana menyambut baik kegiatan ASN digital ini. Menurutnya pembayaran PBB secara digital yang digelar hari ini cukup memudahkan para ASN. Yuliana sendiri membayar PBB senilai Rp200 ribu.
"Ini memudahkan kami agar tidak perlu lagi kekantornya. Karena memang selama ini kalau kita mau bayar PBB itu kadang tidak ada kesempatan kalau lagi sibuk di kantor. Nah hari ini ada kegiatan seperti ini cukup memudahkan kita," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Menteri Haji Takziah ke Rumah Jemaah Haji Maros yang Wafat di Tanah Suci
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mendatangi rumah duka almarhum Sangkala Manrulu Tonga, jemaah haji asal Kabupaten Maros yang wafat di Arab Saudi.
Minggu, 14 Jun 2026 16:31
Sulsel
Jemaah Haji Kloter 14 Tiba, Bupati dan Wabup Maros Jemput Langsung di Bandara
Bupati Maros, AS Chaidir Syam bersama Wakil Bupati Maros, A Muetazim Mansyur, menyambut langsung kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Maros yang tergabung dalam Kloter 14 Debarkasi Makassar.
Kamis, 11 Jun 2026 16:03
News
Beroperasi 2 Tahun, Mie Gacoan Maros Diduga Tak Pernah Setor Retribusi Parkir
Gerai Mie Gacoan di Kabupaten Maros yang telah beroperasi selama dua tahun diduga melakukan pungutan liar (pungli) parkir.
Senin, 08 Jun 2026 14:13
Sulsel
Pengelolaan Dana BOS di Dinas Pendidikan Maros Jadi Temuan BPK
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan 20 temuan dalam hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 Pemerintah Kabupaten Maros.
Rabu, 03 Jun 2026 12:40
News
Pemkab Maros Pertahankan Opini WTP, 14 Kali Berturut-turut
Pemerintah Kabupaten Maros kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Selasa, 02 Jun 2026 18:48
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wali Kota Makassar Lantik 47 Kepala Puskesmas, Ini Daftar Namanya
2
Proses AMDAL PT Conch di Kabupaten Barru Dipertanyakan
3
Distribusi Biosolar di Maros Diperkuat, Pertamina Tingkatkan Penyaluran 14 Persen
4
TNI AL Terjunkan Satgas dan Posko Darurat di Sigi Pasca-Gempa M 6,7
5
Kolaborasi Jaga Lingkungan, PLN UIP Sulawesi Turun Bersihkan Pantai Malalayang
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wali Kota Makassar Lantik 47 Kepala Puskesmas, Ini Daftar Namanya
2
Proses AMDAL PT Conch di Kabupaten Barru Dipertanyakan
3
Distribusi Biosolar di Maros Diperkuat, Pertamina Tingkatkan Penyaluran 14 Persen
4
TNI AL Terjunkan Satgas dan Posko Darurat di Sigi Pasca-Gempa M 6,7
5
Kolaborasi Jaga Lingkungan, PLN UIP Sulawesi Turun Bersihkan Pantai Malalayang