Pemkab Maros Gelontorkan Rp23 Miliar untuk Bayar Sertifikasi Guru
Senin, 08 Jul 2024 14:54
Bupati Maros AS Chaidir Syam memberikan keterangan kepada awak media baru-baru ini. Foto: SINDO Makassar/Dok
MAROS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros membayar sertifikasi bagi guru di lingkup Pemkab Maros. Total anggaran yang digelontorkan sebesar Rp23 miliar untuk sertifikasi guru periode April-Juni.
Bupati Maros AS Chaidir Syam mengatakan, tunjangan sertifikasi guru ini diberikan sebagai apresiasi kepada guru yang mulai masuk mengajar pada tahun ajaran baru hari ini, Senin (8/7/2024).
“Hari ini-kan anak-anak sudah mulai sekolah dan masuk tahun ajaran baru. Tentu anak-anak sangat bersemangat karena memulai kelas baru atau sekolah baru. Nah, kita ingin bukan hanya anak-anak yang bergembira tapi juga guru-guru yang mulai masuk mengajar juga bahagia dengan kita membayarkan tunjangan sertifikasinya pada hari pertama sekolah ini,” beber Chaidir kepada wartawan.
Dia berharap, guru-guru bisa lebih bersemangat dalam mengajar dengan dibayarkannya tunjangan sertifikasinya.
“Kita tentu punya harapan tinggi terhadap guru-guru agar lebih bersemangat, lebih menunjukkan dedikasinya dalam bekerja untuk masa depan anak-anak kita,” ujar mantan Ketua DPRD Maros ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maros Andi Patiroi mengatakan, jumlah guru yang mendapatkan tunjangan sertifikasi sebanyak 1.797 orang, terdiri dari guru TK 91 orang, guru SD 1.167 orang, guru SMP 498 orang dan pengawas sebanyak 41 orang.
Andi Patiroi merinci untuk guru TK anggarannya sebesar Rp1.150.547.700, guru SD sebesar Rp14.453.535.600, guru SMP Rp6.755.444.000, dan pengawas Rp644.101.200
“Ini tentu kabar baik untuk guru-guru dan pengawas di Maros karena tunjangan profesi guru atau sertifikasi untuk triwulan kedua sudah dibayarkan oleh Pemkab Maros, kita berterima kasih kepada Bapak Bupati Maros atas komitmen dan perhatiannya dalam dunia pendidikan terutama kesejahteraan guru-guru,” pungkasnya.
Bupati Maros AS Chaidir Syam mengatakan, tunjangan sertifikasi guru ini diberikan sebagai apresiasi kepada guru yang mulai masuk mengajar pada tahun ajaran baru hari ini, Senin (8/7/2024).
“Hari ini-kan anak-anak sudah mulai sekolah dan masuk tahun ajaran baru. Tentu anak-anak sangat bersemangat karena memulai kelas baru atau sekolah baru. Nah, kita ingin bukan hanya anak-anak yang bergembira tapi juga guru-guru yang mulai masuk mengajar juga bahagia dengan kita membayarkan tunjangan sertifikasinya pada hari pertama sekolah ini,” beber Chaidir kepada wartawan.
Dia berharap, guru-guru bisa lebih bersemangat dalam mengajar dengan dibayarkannya tunjangan sertifikasinya.
“Kita tentu punya harapan tinggi terhadap guru-guru agar lebih bersemangat, lebih menunjukkan dedikasinya dalam bekerja untuk masa depan anak-anak kita,” ujar mantan Ketua DPRD Maros ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maros Andi Patiroi mengatakan, jumlah guru yang mendapatkan tunjangan sertifikasi sebanyak 1.797 orang, terdiri dari guru TK 91 orang, guru SD 1.167 orang, guru SMP 498 orang dan pengawas sebanyak 41 orang.
Andi Patiroi merinci untuk guru TK anggarannya sebesar Rp1.150.547.700, guru SD sebesar Rp14.453.535.600, guru SMP Rp6.755.444.000, dan pengawas Rp644.101.200
“Ini tentu kabar baik untuk guru-guru dan pengawas di Maros karena tunjangan profesi guru atau sertifikasi untuk triwulan kedua sudah dibayarkan oleh Pemkab Maros, kita berterima kasih kepada Bapak Bupati Maros atas komitmen dan perhatiannya dalam dunia pendidikan terutama kesejahteraan guru-guru,” pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
Kabupaten Maros meraih penghargaan juara I dalam pengelolaan keuangan daerah untuk kategori kabupaten dengan kemampuan keuangan rendah di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Selasa, 11 Agu 2026 14:36
Sulsel
Pemkab Maros Hemat Tagihan Listrik Rp40 Juta per Bulan dari Kebijakan WFH
Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros mampu menekan penggunaan listrik. Penghematan tagihan listrik disebut mencapai sekitar Rp40 juta per bulan.
Selasa, 11 Agu 2026 13:17
Sulsel
Ribuan Warga Terdampak Kemarau, Pemkab Maros Bagikan 16 Tangki Air Bersih per Hari
Pemerintah Kabupaten Maros mulai menyalurkan bantuan air bersih bagi 6.738 warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang dan fenomena El Nino.
Selasa, 11 Agu 2026 12:45
Sulsel
Kepala Bapenda Maros Ferdiansyah Raih Tiga Penghargaan
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros, M. Ferdiansyah, meraih tiga penghargaan atas pengabdian dan kontribusinya dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Maros.
Selasa, 11 Agu 2026 09:20
News
Dilanda Kekeringan, Empat Kecamatan di Maros Masuk Zona Merah
Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Maros ditetapkan sebagai zona merah kekeringan akibat krisis air bersih yang semakin parah pada musim kemarau tahun ini.
Kamis, 06 Agu 2026 14:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Roadshow Hari Kedua, IAS Keliling Tiga Daerah: Konsolidasi Golkar hingga Melayat Mantan Bupati
3
Fadli Padi Kunjungi Urban Farming yang Dikelola Disabilitas
4
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
5
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Roadshow Hari Kedua, IAS Keliling Tiga Daerah: Konsolidasi Golkar hingga Melayat Mantan Bupati
3
Fadli Padi Kunjungi Urban Farming yang Dikelola Disabilitas
4
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
5
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah