Pansus RPJPD dari DPRD Sulsel Gali Potensi Takalar

Jum'at, 19 Jul 2024 10:07
Pansus RPJPD dari DPRD Sulsel Gali Potensi Takalar
Pansus Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Sulsel tahun 2025-2045 melakukan kunjungan kerja ke kantor Bupati Kabupaten Takalar pada Kamis (18/07) kemarin. Dok DPRD Sulsel
Comment
Share
TAKALAR - Pansus Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Sulsel tahun 2025-2045 melakukan kunjungan kerja ke kantor Bupati Kabupaten Takalar pada Kamis (18/07) kemarin. Rombongan ini dipimpin ketua Pansus, Fahruddin Rangga.

Kedatangan pansus RPJPD itu diterima langsung Sekda Kabupaten Takalar, Muhammad Hasbi. Hasbi memgapresiasi kunjungan pansus RPJPD ke Kabupaten Takalar.

Hasbi menyampaikan bahwa semua wilayah Takalar termasuk salah satu area metropolitan di Makassar yang disebut kawasan Mamminasata. Takalar juga memiliki dua proyek strategis nasional yaitu Proyek Industri Bendungan Pamukkulu dan Kawasan Industri Laikang.

"Karena Takalar masuk dalam kawasan Mamminasata, maka di Provinsi rancangan RPJPDnya dapat memasukkan sektor unggulan perdagangan dan jasa, Juga isu termasuk yang menjadi fokus kita di RPJPD Kabupaten Takalar yaitu pengembangan pariwisata," katanya.

"Takalar memiliki panjang pantai 74 Km dan berbatasan dengan Kota Makassar dan saat ini berkembang wisata kuliner pesisir di wilayah Galesong Raya. Banyak wisatawan dari Kota Makassar dan sekitarnya yang berkunjung ke Kabupaten Takalar untuk menikmati kuliner ikan segar," sambungnya.



Hasbi melanjutkan, Takalar menjadi produsen kedua penghasil rumput laut. Di Takalar juga banyak bangunan-bangunan bersejarah yang perlu dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat untuk pengembangan pariwisata. da bangunan penjara lama dan stasiun kereta api pertama di Sulsel.

"Untuk komoditi-komoditi pertanian di Kabupaten Takalar yang menjadi andalan adalah tanaman pangan seperti beras, cabai dan tomat. Untuk holtikultura seperti semangka dan jagung," terangnya.

"Jagung di Takalar berbeda dengan jagung dari kabupaten lain, karena memiliki rasa manis yang khas karena dimasak dengan tebu," sambungnya.

Hasbi mendorong Pansus ini bisa mendukung proyek strategis nasional dari dukungan Pemerintah Provinsi yang memiliki kewenangan. Termasuk akses jalan menuju kawasan industri, mulai Kecamatan Galesong Utara, Galesong dan Galesong Selatan.



Rangga menyampaikan terima kasih atas sambutannya dalam menerima rombongannya. Semua hal yang telah dilaporkan Hasbi akan dimasukkan dalam rumusan RPJPD Provinsi Sulsel agar menjadi pelengkap dan penyempurna RPJPD.

"Kita akan merancang RPJPD Provinsi Sulsel untuk 20 tahun ke depan, untuk itu kita harus bersama-sama memperhatikan hal-hal apa saja yang dapat membuat Provinsi Sulawesi Selatan berkembang termasuk daerah-daerahnya untuk kepentingan masyarakat," ujarnya.

"Saya menegaskan Takalar ini kampung saya, tentulah menjadi bagian yang prioritas dan perhatian dalam melihat keberpihakan wilayah dari arah kebijakan RPJPD Sulsel ini," jelasnya.
(UMI)
Berita Terkait
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
News
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui program pemberdayaan dan bantuan sosial yang menyasar langsung kebutuhan warga.
Rabu, 13 Mei 2026 16:22
Andi Ina Kooperatif Penuhi Kembali Panggilan Kejati Sulsel, Berikan Klarifikasi ke BPKP
Sulsel
Andi Ina Kooperatif Penuhi Kembali Panggilan Kejati Sulsel, Berikan Klarifikasi ke BPKP
Mantan Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024, Andi Ina Kartika Sari kembali memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Sulsel pada Jumat (24/04/2026).
Jum'at, 24 Apr 2026 19:17
Eks Waka DPRD Sulsel Syahar Tegaskan Tak Ada Pembahasan Bibit Nanas di APBD 2024
Sulsel
Eks Waka DPRD Sulsel Syahar Tegaskan Tak Ada Pembahasan Bibit Nanas di APBD 2024
Mantan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan periode 2019-2024, Syaharuddin Alrif ikut angkat bicara terkait isu dugaan korupsi bibit nanas yang sedang dikerjakan Kejati Sulsel.
Sabtu, 18 Apr 2026 20:54
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
Sulsel
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
Eks Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024, Andi Ina Kartika Sari, bersama sejumlah mantan pimpinan DPRD Sulawesi Selatan memberikan klarifikasi terkait pemanggilannya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bibit nanas senilai Rp60 miliar.
Sabtu, 18 Apr 2026 06:05
Respon Rekomendasi DPRD, RSUD Haji Makassar Fokus Benahi Layanan Publik
Sulsel
Respon Rekomendasi DPRD, RSUD Haji Makassar Fokus Benahi Layanan Publik
Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi terhadap laporan kinerja RSUD Haji Makassar dalam pembahasan LKPJ Gubernur Sulsel Tahun Anggaran 2025, Kamis (16/4/2026).
Jum'at, 17 Apr 2026 10:36
Berita Terbaru