OJK Edukasi Nelayan & UMKM, Dorong Ekonomi Pesisir Berkelanjutan

Senin, 15 Jun 2026 08:12
OJK Edukasi Nelayan & UMKM, Dorong Ekonomi Pesisir Berkelanjutan
OJK Sulselbar mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui sinergi Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Foto/Istimewa
Comment
Share
MAMUJU TENGAH - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui sinergi Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Kegiatan tersebut digelar di Desa Babana, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

Program ini merupakan bagian dari upaya OJK dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan, terutama di wilayah pesisir yang memiliki potensi besar pada sektor kelautan dan perikanan.

Desa Babana dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena menjadi salah satu kawasan pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis perikanan sekaligus pemberdayaan masyarakat pesisir.

Bersama Industri Jasa Keuangan dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Mamuju Tengah, OJK Sulsel Sulbar memberikan edukasi keuangan kepada nelayan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan produk dan layanan keuangan formal, akses pembiayaan produktif, serta pentingnya perencanaan keuangan untuk mendukung keberlanjutan usaha dan peningkatan kesejahteraan.

Asisten Direktur OJK Sulsel Sulbar, Mushadi Nurali, yang mewakili Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, mengatakan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan menjadi salah satu fokus utama OJK dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat.

“Melalui Program EKI, OJK berupaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal sekaligus meningkatkan kapasitas ekonomi komunitas yang berbasis pada potensi unggulan daerah,” ujar Mushadi.

Ia menambahkan, kolaborasi antara Program EKI dan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu memperkuat akses keuangan masyarakat pesisir, meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang baik, serta mendorong pengembangan usaha yang produktif dan berkelanjutan.

“Pada akhirnya, program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kabupaten Mamuju Tengah, Haeril Rijal P, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

“Kolaborasi ini sangat positif untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku UMKM, agar semakin memahami pentingnya akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal guna mendukung pengembangan usaha dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Haeril.

Ke depan, OJK Sulsel Sulbar akan terus memperluas implementasi Program EKI melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, industri jasa keuangan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan layanan keuangan formal, memperkuat kapasitas ekonomi sektor produktif, dan mendukung terwujudnya pembangunan ekonomi daerah yang inklusif, tangguh, serta berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru