Kampanye di Malimongan, Amri Arsyid Yakinkan Ibu-ibu Program Bantuan Usaha Rp10 Juta
Senin, 14 Okt 2024 12:05

Calon Wali Kota Makassar, Amri Arsyid, terus bergerak meyakinkan warga terkait program bantuan usaha Rp10 juta perorang. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Calon Wali Kota Makassar, Amri Arsyid, terus bergerak meyakinkan warga terkait program bantuan usaha Rp10 juta perorang.
Amri kali ini bertemu warga Kelurahan Malimongan, Kecamatan Wajo, Makassar. Pasangan nomor urut 4 ini berkomitmen untuk memberdayakan emak-emak melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Bantuan Rp10 juta itu program yang menjadi solusi untuk membantu ibu-ibu agar berpenghasilan. Ekonomi rumahan bisa dilakukan secara individu atau berkelompok. Misalnya, ibu-ibu berkumpul dan membuat satu produk bersama, nanti bisa dijual," ujar Amri saat menyampaikan programnya di hadapan warga.
Ketua DPW PKS Sulsel ini menjamin jika pasangan AMAN terpilih program yang menjadi perioritas segera dibuatkan regulasi, yang mendukung pemasaran produk-produk UMKM.
“Selain modal, ibu-ibu juga perlu pelatihan keterampilan dan strategi pemasaran. Pemerintah perlu membuat regulasi, seperti mewajibkan toko-toko untuk mendisplay produk UMKM asli Makassar," tambahnya.
Amri Arsyid menambahkan, nantinya regulasi pemerintah untuk mendukung UMKM, yakni kewajiban bagi supermarket dan toko-toko untuk menyediakan ruang khusus bagi produk UMKM lokal. Langkah ini akan membantu pemasaran produk rumahan yang dibuat oleh ibu-ibu di Makassar.
Dalam kesempatan tersebut, Amri juga mendengarkan berbagai aspirasi dari masyarakat. Menurutnya, jika ia dan pasangannya Rahman Bando terpilih sebagai pemimpin Kota Makassar, mereka akan fokus pada kebutuhan dasar masyarakat, terutama terkait kesejahteraan ekonomi.
"Kalau kebutuhan dasar, seperti perut masyarakat, tidak terpenuhi, maka semuanya tidak akan berjalan dengan baik. Program kami akan fokus memberikan solusi yang membahagiakan emak-emak. Karena jika emak-emak di rumah bahagia, maka keluarga dan Kota Makassar akan aman," ungkap Amri.
Program modal usaha ini mendapat sambutan positif dari warga, salah satunya Ibu Fatma, yang merupakan pelaku usaha rumahan. Menurutnya, program Makassar Aman sangat membantu, terutama dengan adanya pelatihan yang disertakan dalam program tersebut.
"Saya sangat antusias dengan program modal kerja Rp10 juta ini. Saya punya usaha rumahan yang ingin dikembangkan, tetapi terbatas oleh pengetahuan dan modal. Dengan adanya pelatihan dan modal dari program ini, saya bisa mengembangkan usaha dan membantu ekonomi keluarga," kata Ibu Fatma.
Program ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan keluarga, khususnya ibu-ibu rumah tangga di Kota Makassar.
Amri kali ini bertemu warga Kelurahan Malimongan, Kecamatan Wajo, Makassar. Pasangan nomor urut 4 ini berkomitmen untuk memberdayakan emak-emak melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Bantuan Rp10 juta itu program yang menjadi solusi untuk membantu ibu-ibu agar berpenghasilan. Ekonomi rumahan bisa dilakukan secara individu atau berkelompok. Misalnya, ibu-ibu berkumpul dan membuat satu produk bersama, nanti bisa dijual," ujar Amri saat menyampaikan programnya di hadapan warga.
Ketua DPW PKS Sulsel ini menjamin jika pasangan AMAN terpilih program yang menjadi perioritas segera dibuatkan regulasi, yang mendukung pemasaran produk-produk UMKM.
“Selain modal, ibu-ibu juga perlu pelatihan keterampilan dan strategi pemasaran. Pemerintah perlu membuat regulasi, seperti mewajibkan toko-toko untuk mendisplay produk UMKM asli Makassar," tambahnya.
Amri Arsyid menambahkan, nantinya regulasi pemerintah untuk mendukung UMKM, yakni kewajiban bagi supermarket dan toko-toko untuk menyediakan ruang khusus bagi produk UMKM lokal. Langkah ini akan membantu pemasaran produk rumahan yang dibuat oleh ibu-ibu di Makassar.
Dalam kesempatan tersebut, Amri juga mendengarkan berbagai aspirasi dari masyarakat. Menurutnya, jika ia dan pasangannya Rahman Bando terpilih sebagai pemimpin Kota Makassar, mereka akan fokus pada kebutuhan dasar masyarakat, terutama terkait kesejahteraan ekonomi.
"Kalau kebutuhan dasar, seperti perut masyarakat, tidak terpenuhi, maka semuanya tidak akan berjalan dengan baik. Program kami akan fokus memberikan solusi yang membahagiakan emak-emak. Karena jika emak-emak di rumah bahagia, maka keluarga dan Kota Makassar akan aman," ungkap Amri.
Program modal usaha ini mendapat sambutan positif dari warga, salah satunya Ibu Fatma, yang merupakan pelaku usaha rumahan. Menurutnya, program Makassar Aman sangat membantu, terutama dengan adanya pelatihan yang disertakan dalam program tersebut.
"Saya sangat antusias dengan program modal kerja Rp10 juta ini. Saya punya usaha rumahan yang ingin dikembangkan, tetapi terbatas oleh pengetahuan dan modal. Dengan adanya pelatihan dan modal dari program ini, saya bisa mengembangkan usaha dan membantu ekonomi keluarga," kata Ibu Fatma.
Program ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan keluarga, khususnya ibu-ibu rumah tangga di Kota Makassar.
(UMI)
Berita Terkait

Makassar City
KPU Makassar Sahkan Kemenangan Paslon Munafri-Aliyah di Pilwalkot 2024
Setelah melalui tahapan dan perjalanan yang panjang, KPU Makassar akhirnya menetapkan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (MULIA) sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih periode 2025-2030.
Kamis, 06 Feb 2025 22:24

Makassar City
Sengketa Pilwalkot Ditolak, Appi Sebut Putusan MK jadi Kemenangan Warga Makassar
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sengketa Pilwalkot Makassar 2024, yang diajukan oleh Paslon Indira Jusuf Ismail-Ilham Ari Fauzi AU (INIMI) dengan nomor perkara 218/PHPU.WAKO-XXII/2025.
Selasa, 04 Feb 2025 22:23

Sulsel
MK Tolak Gugatan INIMI, MULIA Segera Ditetapkan Pemenang Pilwalkot Makassar
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sengketa Pilwalkot Makassar 2024.
Selasa, 04 Feb 2025 21:59

Makassar City
Pakar Hukum Unhas Sebut Gugatan Pemohon INIMI di MK Sulit Dilanjutkan
Pakar Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof Amir Ilyas menyebut dalil yang dimohonkan tim pasangan Indira-Ilham di sidang Mahkamah Konstitusi (MK) sangat aneh, karena tidak jelas materi gugatan.
Selasa, 21 Jan 2025 21:38

Makassar City
Kuasa Hukum MULIA Minta MK Tolak Gugatan Paslon INIMI
Kuasa hukum Munafri Arifuddin - Aliyah Mustika Ilham (MULIA), Anwar meminta agar gugatan Indira Yusuf Ismail - Ilham Ari Fauzi ditolak. Hal itu disampaikan Anwar saat sidang sengketa Pilwali di Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (21/1/2025).
Selasa, 21 Jan 2025 20:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler