Dihadiri Danny, DPRD Tetapkan & Usulkan Appi-Aliyah Walikota dan Wawali Makassar
Sabtu, 08 Feb 2025 20:31
Walikota Makassar, Danny Pomanto bersama Walikota dan Wakil Walikota Makassar terpilih, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto bersama Wali Kota Makassar terpilih 2024, Munafri Arifuddin, terlihat romantis.
Keduanya penuh senyum saat menghadiri rapat paripurna DPRD Makassar dalam penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih periode 2025-2030, Munafri Arifuddin (Appi) dan Aliyah Mustika Ilham, pada Sabtu, 8 Februari 2025.
Pada Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Makassar, Suharmika, dan juga dihadiri oleh sejumlah kepala OPD Pemkot Makassar.
"Agenda rapat paripurna hari ini adalah pengumuman pemberhentian Wali Kota Makassar periode 2021-2025 dan pengumuman pengusulan penetapan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih 2025-2030," jelas Suharmika memimpin sidang Paripurna.
Sebagaimana diketahui bahwa Danny Pomanto sebelumnya sudah diambil sumpah dan dilantik pada 26 Februari 2021 dan akan berakhir setelah pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih pada 20 Februari 2025.
"Maka selaku pimpinan kami akan membacakan usulan pemberhentian Wali Kota Makassar periode 2021-2025 dan akan disampaikan di paripurna sebagaimana yang dilaksanakan hari ini," ucap politisi Golkar itu.
Suharmika juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto atas dedikasinya dalam memimpin Kota Makassar.
"Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas dharma bakti yang sudah disumbangkan Moh Ramdhan Pomanto kepada masyarakat sebagai Wali Kota Makassar," ucapnya dalam rapat paripurna.
Sedangkan, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menyampaikan bahwa dengan ditetapkannya Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dalam rapat paripurna hari ini, sekaligus menjadi pertanda bahwa transformasi kepemimpinan Kota Makassar akan segera terlaksana.
Danny menyampaikan ucapan selamat kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, yang akan melanjutkan kepemimpinannya.
Ia menaruh harapan kepada Appi-Aliyah untuk dapat melanjutkan estafet kepemimpinan dan pembangunan yang telah berjalan selama ini.
"Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya ucapkan selamat kepada Bapak Munafri Arifuddin dan Ibu Aliyah Mustika Ilham sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih periode 2025-2030," ucapnya.
"Tak lupa, kami ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua stakeholder yang terlibat dalam pelaksanaan Pilkada di Kota Makassar yang telah berjalan aman dan damai dalam bingkai kebersamaan," tambah Danny.
Danny juga mengenang momen serupa empat tahun lalu ketika dirinya diambil sumpah sebagai Wali Kota Makassar.
Empat tahun sudah kita bersama, dan banyak yang masih bersama-sama kami pada periode pertama. Tentunya semua hal yang kita buat bersama, baik untuk pemerintahan Pemerintah Kota dan di DPRD.
"Akan menjadi ukiran sejarah yang hari ini, baik di Kota Makassar, secara nasional, dan internasional menjadi bagian dari karya-karya kita bersama," ungkapnya.
Sebelumnya, Wali kota Makassar terpilih, Munafri Arifuddin mengatakan bahwa pasca penetapan di DPRD. Maka persiapan selanjutnya adalah menuju pelantikan serentak tanggal 20 Februari di Istana Negara.
"Setelah prosesi di DPRD, kami persiapan menuju ke hari (H) pelantikan tanggal 20 Februari," kata Appi.
Ketua DPD II Golkar Kota Makassar itu, menegaskan paling penting dari kepemimpinan MULIA, memastikan program yang dicanangkan akan berjalan.
"Soal langkah berikutnya, harus sinergitas program apa kita prioritaskan, dan mana bermanfaat bagi masyarakat. Tim transisi kami juga sudah jalan," jelasnya.
Appi juga menekaskan soal kebijakan Fiskal, dimana langkah-langkah pemerintah Kota Makassar yang dipimpin akan mengelola pengeluaran dan pendapatan.
Apalagi pengaruh fiskal untuk sistem ekonomi agar memaksimumkan kesejahteraan ekonomi serta kebutuhan lainya.
"Karena persoalan kebijakan fiskal nantinya. Begitu juga soal penghematan anggaran itu berkaitan dengan kemampuan fiskal. Maka program kami canangkan juga harus sinkronisasikan, baik program kami yang baru, atau dari daerah dan dari pusat. Ini akan menjadi prioritas kami nantinya," jelasnya.
Soal penghematan anggaran, Appi menekankan agar anggaran tak terduga yang selama ini bersifat menghambur-hambur dalam bentuk perjalanan Dinas, harus dipangkas.
"Contoh biaya perjalanan harus dimanimilir, karena program kami ada juga pembangunan insfrastruktur berkaitan barang dan jasa," tukas Appi.
Keduanya penuh senyum saat menghadiri rapat paripurna DPRD Makassar dalam penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih periode 2025-2030, Munafri Arifuddin (Appi) dan Aliyah Mustika Ilham, pada Sabtu, 8 Februari 2025.
Pada Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Makassar, Suharmika, dan juga dihadiri oleh sejumlah kepala OPD Pemkot Makassar.
"Agenda rapat paripurna hari ini adalah pengumuman pemberhentian Wali Kota Makassar periode 2021-2025 dan pengumuman pengusulan penetapan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih 2025-2030," jelas Suharmika memimpin sidang Paripurna.
Sebagaimana diketahui bahwa Danny Pomanto sebelumnya sudah diambil sumpah dan dilantik pada 26 Februari 2021 dan akan berakhir setelah pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih pada 20 Februari 2025.
"Maka selaku pimpinan kami akan membacakan usulan pemberhentian Wali Kota Makassar periode 2021-2025 dan akan disampaikan di paripurna sebagaimana yang dilaksanakan hari ini," ucap politisi Golkar itu.
Suharmika juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto atas dedikasinya dalam memimpin Kota Makassar.
"Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas dharma bakti yang sudah disumbangkan Moh Ramdhan Pomanto kepada masyarakat sebagai Wali Kota Makassar," ucapnya dalam rapat paripurna.
Sedangkan, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menyampaikan bahwa dengan ditetapkannya Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dalam rapat paripurna hari ini, sekaligus menjadi pertanda bahwa transformasi kepemimpinan Kota Makassar akan segera terlaksana.
Danny menyampaikan ucapan selamat kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, yang akan melanjutkan kepemimpinannya.
Ia menaruh harapan kepada Appi-Aliyah untuk dapat melanjutkan estafet kepemimpinan dan pembangunan yang telah berjalan selama ini.
"Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya ucapkan selamat kepada Bapak Munafri Arifuddin dan Ibu Aliyah Mustika Ilham sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih periode 2025-2030," ucapnya.
"Tak lupa, kami ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua stakeholder yang terlibat dalam pelaksanaan Pilkada di Kota Makassar yang telah berjalan aman dan damai dalam bingkai kebersamaan," tambah Danny.
Danny juga mengenang momen serupa empat tahun lalu ketika dirinya diambil sumpah sebagai Wali Kota Makassar.
Empat tahun sudah kita bersama, dan banyak yang masih bersama-sama kami pada periode pertama. Tentunya semua hal yang kita buat bersama, baik untuk pemerintahan Pemerintah Kota dan di DPRD.
"Akan menjadi ukiran sejarah yang hari ini, baik di Kota Makassar, secara nasional, dan internasional menjadi bagian dari karya-karya kita bersama," ungkapnya.
Sebelumnya, Wali kota Makassar terpilih, Munafri Arifuddin mengatakan bahwa pasca penetapan di DPRD. Maka persiapan selanjutnya adalah menuju pelantikan serentak tanggal 20 Februari di Istana Negara.
"Setelah prosesi di DPRD, kami persiapan menuju ke hari (H) pelantikan tanggal 20 Februari," kata Appi.
Ketua DPD II Golkar Kota Makassar itu, menegaskan paling penting dari kepemimpinan MULIA, memastikan program yang dicanangkan akan berjalan.
"Soal langkah berikutnya, harus sinergitas program apa kita prioritaskan, dan mana bermanfaat bagi masyarakat. Tim transisi kami juga sudah jalan," jelasnya.
Appi juga menekaskan soal kebijakan Fiskal, dimana langkah-langkah pemerintah Kota Makassar yang dipimpin akan mengelola pengeluaran dan pendapatan.
Apalagi pengaruh fiskal untuk sistem ekonomi agar memaksimumkan kesejahteraan ekonomi serta kebutuhan lainya.
"Karena persoalan kebijakan fiskal nantinya. Begitu juga soal penghematan anggaran itu berkaitan dengan kemampuan fiskal. Maka program kami canangkan juga harus sinkronisasikan, baik program kami yang baru, atau dari daerah dan dari pusat. Ini akan menjadi prioritas kami nantinya," jelasnya.
Soal penghematan anggaran, Appi menekankan agar anggaran tak terduga yang selama ini bersifat menghambur-hambur dalam bentuk perjalanan Dinas, harus dipangkas.
"Contoh biaya perjalanan harus dimanimilir, karena program kami ada juga pembangunan insfrastruktur berkaitan barang dan jasa," tukas Appi.
(UMI)
Berita Terkait
Makassar City
DPRD Makassar Target Pindah ke Kantor Sementara di Jalan Pettarani Oktober 2026
Pimpinan dan anggota DPRD Kota Makassar bersama perwakilan Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Kementerian PUPR meninjau kesiapan gedung yang akan digunakan sebagai kantor sementara Sekretariat DPRD Makassar di Jalan Pettarani, Senin (6/7/2026).
Senin, 06 Jul 2026 17:39
News
Tinjau Intake Manggala, Komisi B DPRD Makassar Nilai Direksi PDAM Bekerja Maksimal
Komisi B DPRD Kota Makassar mengapresiasi langkah cepat jajaran direksi Perumda Air Minum Kota Makassar dalam memperkuat pelayanan air bersih melalui pengoperasian Intake Manggala.
Senin, 06 Jul 2026 16:32
News
Serapan Anggaran di Bawah 30%, DPRD Makassar Minta SKPD Percepat Kinerja
Komisi C DPRD Kota Makassar menyoroti rendahnya realisasi serapan anggaran sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hingga triwulan kedua tahun 2026.
Sabtu, 04 Jul 2026 09:27
News
Kesbangpol Diminta Proaktif Cegah Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan di Makassar
Komisi A DPRD Kota Makassar meminta Badan Kesbangpol memperkuat fungsi deteksi dini terhadap berbagai isu yang berpotensi mengganggu tata kelola pemerintahan, termasuk dugaan jual beli jabatan.
Jum'at, 03 Jul 2026 21:50
News
Dugaan Pungli Jabatan Kepala Sekolah, Golkar Minta DPRD Makassar Bentuk Pansus
Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Makassar, Arifin Majid, mendorong pembentukan Pansus untuk mengusut dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses pelantikan kepala sekolah.
Jum'at, 03 Jul 2026 17:30
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Laskar Rasulullah Tolak Eksekusi Lahan, Minta PN Sungguminasa Tunda Pelaksanaan
2
Sinergi Akademik dan Negara, UMI Jadi Mitra Penyusunan RUU Ketenagalistrikan
3
Warga Pertanyakan Eksekusi Vonis Hj Bungsuari Baso Tika
4
Hak Jawab Jannah Firdaus: Bantah Tuduhan Gagal Berangkatkan Jemaah, Siapkan Langkah Hukum
5
Kolaborasi Pelindo Jasa Maritim & BSI Dukung UMKM Naik Kelas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Laskar Rasulullah Tolak Eksekusi Lahan, Minta PN Sungguminasa Tunda Pelaksanaan
2
Sinergi Akademik dan Negara, UMI Jadi Mitra Penyusunan RUU Ketenagalistrikan
3
Warga Pertanyakan Eksekusi Vonis Hj Bungsuari Baso Tika
4
Hak Jawab Jannah Firdaus: Bantah Tuduhan Gagal Berangkatkan Jemaah, Siapkan Langkah Hukum
5
Kolaborasi Pelindo Jasa Maritim & BSI Dukung UMKM Naik Kelas