Usai Dilantik jadi Wali Kota Makassar, Appi Ajak Semua Pihak Bersinergi
Kamis, 20 Feb 2025 16:40
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyerukan persatuan dan sinergi sebagai kunci utama dalam membangun Kota Makassar. Foto: Istimewa
JAKARTA - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyerukan persatuan dan sinergi sebagai kunci utama dalam membangun Kota Makassar.
Hal itu disampaikan Munafri setelah resmi dilantik sebagai Wali Kota Makassar periode 2025-2030.
Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika dilantik langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025) siang.
Dalam pernyataannya usai pelantikan, Munafri menekankan momen ini bukan hanya simbolis.
Namun juga awal dari langkah besar untuk membangun Kota Makassar lebih maju dan sejahtera.
"Paling pertama, tentu pelantikan ini menjadi sebuah momen yang sangat baik untuk kita melakukan konsolidasi," kata Munafri kepada wartawan.
"Setelah pelantikan ini, kita berharap semua menjadi satu, membangun sinergitas, dan bersama-sama membangun masyarakat yang lebih baik untuk Kota Makassar ke depannya," tambah Munafri.
Ketua Partai Golkar Makassar itu juga merasa bangga bisa menjadi salah satu kepala daerah yang dilantik langsung Presiden Prabowo.
Menurutnya, hal ini menjadi penyemangat tersendiri untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
"Ini merupakan momentum yang sangat tepat demi pembangunan Kota Makassar. Kita tidak bisa bekerja sendiri, perlu sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan semua elemen demi kemajuan kota yang kita cintai ini," paparnya.
Selain itu, Munafri menegaskan komitmennya untuk bekerja keras selama lima tahun ke depan bersama wakilnya, Aliyah Mustika Ilham.
Ia berjanji akan mempersembahkan kinerja terbaik demi kesejahteraan warga.
Olehnya, Munafri mengajak seluruh elemen masyarakat Makassar untuk bersatu dan berkontribusi dalam membangun kota yang lebih baik.
Terakhir, suami dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Makassar, Melinda Aksa itu menegaskan, kontestasi pilkada telah usai dan saatnya semua elemen masyarakat bersatu untuk membangun kota.
"Saatnya kita bersatu, tidak ada lagi perbedaan. Yang ada sekarang adalah bagaimana kita bersama-sama membawa Makassar ke arah yang lebih baik," pungkas Munafri.
Hal itu disampaikan Munafri setelah resmi dilantik sebagai Wali Kota Makassar periode 2025-2030.
Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika dilantik langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025) siang.
Dalam pernyataannya usai pelantikan, Munafri menekankan momen ini bukan hanya simbolis.
Namun juga awal dari langkah besar untuk membangun Kota Makassar lebih maju dan sejahtera.
"Paling pertama, tentu pelantikan ini menjadi sebuah momen yang sangat baik untuk kita melakukan konsolidasi," kata Munafri kepada wartawan.
"Setelah pelantikan ini, kita berharap semua menjadi satu, membangun sinergitas, dan bersama-sama membangun masyarakat yang lebih baik untuk Kota Makassar ke depannya," tambah Munafri.
Ketua Partai Golkar Makassar itu juga merasa bangga bisa menjadi salah satu kepala daerah yang dilantik langsung Presiden Prabowo.
Menurutnya, hal ini menjadi penyemangat tersendiri untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
"Ini merupakan momentum yang sangat tepat demi pembangunan Kota Makassar. Kita tidak bisa bekerja sendiri, perlu sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan semua elemen demi kemajuan kota yang kita cintai ini," paparnya.
Selain itu, Munafri menegaskan komitmennya untuk bekerja keras selama lima tahun ke depan bersama wakilnya, Aliyah Mustika Ilham.
Ia berjanji akan mempersembahkan kinerja terbaik demi kesejahteraan warga.
Olehnya, Munafri mengajak seluruh elemen masyarakat Makassar untuk bersatu dan berkontribusi dalam membangun kota yang lebih baik.
Terakhir, suami dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Makassar, Melinda Aksa itu menegaskan, kontestasi pilkada telah usai dan saatnya semua elemen masyarakat bersatu untuk membangun kota.
"Saatnya kita bersatu, tidak ada lagi perbedaan. Yang ada sekarang adalah bagaimana kita bersama-sama membawa Makassar ke arah yang lebih baik," pungkas Munafri.
(UMI)
Berita Terkait
Makassar City
Mulai 2026, Pemkot Makassar Wajibkan Pengembang Serahkan PSU di Awal
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bakal menerapkan akan mengubah kebijakan tata kelola pengembang, dengan mewajibkan penyerahan PSU di awal proses pembangunan.
Selasa, 20 Jan 2026 08:07
Sulsel
Wali Kota Appi Tegaskan Masjid Harus Legal, Bersih dan Berfungsi Sosial
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya pengelolaan masjid yang profesional, memiliki legalitas wakaf yang jelas, menjaga kebersihan, serta berfungsi sebagai pusat pelayanan sosial
Senin, 19 Jan 2026 08:52
Makassar City
Pemkot Makassar Mulai Tahap Pembebasan Lahan Jembatan Baru Barombong
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai merealisasikan langkah pembangunan jembatan kembar Barombong di ruas (sisi kanan) jembatan di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate.
Sabtu, 17 Jan 2026 15:29
News
Pemkot Makassar Tegaskan Pengakhiran PKS Pusat Niaga Daya Harus Bebas Risiko Hukum
Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmen untuk segera menuntaskan pengakhiran Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Kalla Inti Karsa (KIK) terkait pengelolaan Pusat Niaga Daya.
Jum'at, 16 Jan 2026 15:31
Makassar City
Amankan Kota dan Aset, Pemkot Makassar Perkuat Kolaborasi dengan Polda Sulsel
Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat sinergi lintas institusi guna menjaga stabilitas keamanan dan mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan.
Kamis, 15 Jan 2026 07:02
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
3
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
4
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
5
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
3
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
4
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
5
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar