Antisipasi Dini Bencana, BPBD Makassar Pasang Alat EWS Digital
Kamis, 30 Okt 2025 15:15
Kepala BPBD Makassar, Muhammad Fadli. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Untuk mengantisipasi potensi bencana sejak dini, BPBD Kota Makassar memperkuat sistem deteksi dengan penerapan Early Warning System (EWS) berbasis digital di tiga titik tertentu.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan serta mempercepat respons terhadap potensi banjir di wilayah kota Makassar.
EWS berfungsi memberikan peringatan lebih awal sebelum bencana terjadi, sehingga masyarakat dan petugas dapat segera melakukan langkah antisipasi untuk menyelamatkan diri dan meminimalkan kerugian. Sistem ini akan dipasang di tiga titik sungai yang bermuara ke Sungai Tallo, yang kerap meluap saat musim hujan.
Kepala BPBD Makassar, Muhammad Fadli, mengatakan pemasangan tahap pertama akan diresmikan pada 8 November 2025 dan dihadiri langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Fadli menjelaskan, penerapan teknologi ini merupakan inisiatif pertama BPBD Makassar dalam sistem mitigasi bencana berbasis digital. Setelah pemasangan, masyarakat di sekitar lokasi, terutama di wilayah Antang, akan diberikan edukasi tentang cara kerja dan pemanfaatan sistem tersebut.
“EWS adalah alarm otomatis yang terhubung dengan sistem komputer. Saat permukaan air naik, alarm aktif dan memberi peringatan,” jelasnya.
Ia menegaskan, kesiapsiagaan merupakan kunci dalam menekan risiko bencana. “Bencana tidak bisa dihindari, tetapi risikonya dapat ditekan dengan persiapan dan respons cepat,” tambah Fadli.
BPBD Makassar berharap penerapan EWS dapat membuat penanganan banjir di kota ini lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif, sekaligus menjadi langkah awal menuju sistem mitigasi bencana digital di masa mendatang.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan serta mempercepat respons terhadap potensi banjir di wilayah kota Makassar.
EWS berfungsi memberikan peringatan lebih awal sebelum bencana terjadi, sehingga masyarakat dan petugas dapat segera melakukan langkah antisipasi untuk menyelamatkan diri dan meminimalkan kerugian. Sistem ini akan dipasang di tiga titik sungai yang bermuara ke Sungai Tallo, yang kerap meluap saat musim hujan.
Kepala BPBD Makassar, Muhammad Fadli, mengatakan pemasangan tahap pertama akan diresmikan pada 8 November 2025 dan dihadiri langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Fadli menjelaskan, penerapan teknologi ini merupakan inisiatif pertama BPBD Makassar dalam sistem mitigasi bencana berbasis digital. Setelah pemasangan, masyarakat di sekitar lokasi, terutama di wilayah Antang, akan diberikan edukasi tentang cara kerja dan pemanfaatan sistem tersebut.
“EWS adalah alarm otomatis yang terhubung dengan sistem komputer. Saat permukaan air naik, alarm aktif dan memberi peringatan,” jelasnya.
Ia menegaskan, kesiapsiagaan merupakan kunci dalam menekan risiko bencana. “Bencana tidak bisa dihindari, tetapi risikonya dapat ditekan dengan persiapan dan respons cepat,” tambah Fadli.
BPBD Makassar berharap penerapan EWS dapat membuat penanganan banjir di kota ini lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif, sekaligus menjadi langkah awal menuju sistem mitigasi bencana digital di masa mendatang.
(GUS)
Berita Terkait
News
Nelayan Tenggelam saat Pasang Jaring, BPBD Lakukan Pencarian
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan upaya pencarian terhadap korban tenggelam atas nama Yanto (35 tahun), seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat sedang memasang jaring di perairan laut, Senin, (02/02/2026).
Senin, 02 Feb 2026 11:46
News
Masuk Malam dan Cuaca Buruk, Pencarian ATR 42-500 Dihentikan Sementara
Tim SAR gabungan menghentikan sementara proses pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak di kawasan Puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros.
Sabtu, 17 Jan 2026 21:36
News
BPBD Makassar Gerak Cepat Tangani Pohon Tumbang di Jalan Gatot Subroto
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melalui Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Regu BHETA+ bergerak cepat menangani kejadian pohon tumbang
Sabtu, 10 Jan 2026 13:05
News
BPBD Makassar Selamatkan 13 Warga di Wisata Alam Sungai Jeneberang
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, bergerak cepat melakukan operasi penyelamatan terhadap 13 warga, di kawasan Air Terjun Jeneberang, Kabupaten Gowa, pada Minggu tadi malam.
Senin, 05 Jan 2026 12:43
News
BPBD Makassar Kirim 10 Personel ke Tiga Wilayah di Aceh
BPBD mengirimkan bantuan serta 10 personel relawan TRC untuk membantu penanganan pasca bencana di Provinsi Aceh dan akan lanjut ke wilayah provinsi lain.
Jum'at, 12 Des 2025 18:03
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa UKIP Makassar Tembus Enam Besar Lomba Artikel Ilmiah Nasional
2
Sengketa Lahan SDN 15 Bungeng Tuntas, 170 Siswa Kembali Sekolah
3
Persoalkan Eksekusi Lahan, Busrah Abdullah Tantang Uji Legalitas di PTUN
4
Sengketa Lahan di AP Pettarani Memanas, Busrah Pertanyakan Legalitas Dokumen Lawan
5
Lumba-lumba Terluka Terdampar di Pesisir Kuri Ca’di Maros
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa UKIP Makassar Tembus Enam Besar Lomba Artikel Ilmiah Nasional
2
Sengketa Lahan SDN 15 Bungeng Tuntas, 170 Siswa Kembali Sekolah
3
Persoalkan Eksekusi Lahan, Busrah Abdullah Tantang Uji Legalitas di PTUN
4
Sengketa Lahan di AP Pettarani Memanas, Busrah Pertanyakan Legalitas Dokumen Lawan
5
Lumba-lumba Terluka Terdampar di Pesisir Kuri Ca’di Maros