BPBD Makassar Turunkan TRC, Evakuasi dan Pemantau Intensif Sejumlah Titik Banjir
Selasa, 24 Feb 2026 11:32
Tim BPBD Makassar melakukan evakuasi korban banjir di Kota Makassar. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Hujan ringan yang mengguyur Kota Makassar sejak dini hari menyebabkan terjadinya banjir dan genangan di sejumlah wilayah. Menindaklanjuti kondisi tersebut, BPBD Kota Makassar bergerak cepat dengan menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan pemantauan, evakuasi, dan pertolongan kepada warga terdampak.
Berdasarkan laporan Posko per pukul 06.10–07.00 WITA, beberapa titik yang terpantau antara lain Jalan Sermani 4, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang dengan ketinggian air mencapai ±100 cm, Kompleks Kodam III (Kotipa XVI–XII), Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya dengan ketinggian air bervariasi antara 0–30 cm, dan akses kendaraan sementara tidak dapat dilalui.
Selanjutnya, Jalan Kecaping Raya Blok 8, Kecamatan Manggala dengan genangan 0–20 cm dan masih dapat dilalui kendaraan. Kelurahan Kapasa RW 6 dengan ketinggian air ±30 cm. Terowongan Rappokalling dengan genangan ±40 cm dan dilakukan pengawasan ketat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar menyampaikan bahwa seluruh personel TRC telah disebar di titik-titik terdampak untuk memastikan keselamatan warga.
“Personel kami telah melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan pertolongan, melakukan asesmen cepat, serta memastikan tidak ada korban jiwa. Kami juga terus memantau tinggi muka air melalui sistem EWS dan AWLR,” ujarnya.
BPBD juga berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, dan instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat. Peralatan evakuasi, termasuk perahu karet dan perlengkapan keselamatan, telah disiagakan apabila terjadi peningkatan debit air.
Hingga saat ini situasi secara umum aman dan terkendali, namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada, menghindari jalur dengan genangan tinggi, serta segera melaporkan kondisi darurat ke layanan BPBD Kota Makassar.
Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bergerak cepat dalam setiap kondisi kebencanaan demi melindungi masyarakat.
Berdasarkan laporan Posko per pukul 06.10–07.00 WITA, beberapa titik yang terpantau antara lain Jalan Sermani 4, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang dengan ketinggian air mencapai ±100 cm, Kompleks Kodam III (Kotipa XVI–XII), Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya dengan ketinggian air bervariasi antara 0–30 cm, dan akses kendaraan sementara tidak dapat dilalui.
Selanjutnya, Jalan Kecaping Raya Blok 8, Kecamatan Manggala dengan genangan 0–20 cm dan masih dapat dilalui kendaraan. Kelurahan Kapasa RW 6 dengan ketinggian air ±30 cm. Terowongan Rappokalling dengan genangan ±40 cm dan dilakukan pengawasan ketat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar menyampaikan bahwa seluruh personel TRC telah disebar di titik-titik terdampak untuk memastikan keselamatan warga.
“Personel kami telah melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan pertolongan, melakukan asesmen cepat, serta memastikan tidak ada korban jiwa. Kami juga terus memantau tinggi muka air melalui sistem EWS dan AWLR,” ujarnya.
BPBD juga berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, dan instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat. Peralatan evakuasi, termasuk perahu karet dan perlengkapan keselamatan, telah disiagakan apabila terjadi peningkatan debit air.
Hingga saat ini situasi secara umum aman dan terkendali, namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada, menghindari jalur dengan genangan tinggi, serta segera melaporkan kondisi darurat ke layanan BPBD Kota Makassar.
Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bergerak cepat dalam setiap kondisi kebencanaan demi melindungi masyarakat.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Strategi Baru Tangani Banjir Antang, dari Tanggul, Retensi hingga EWS
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung Perumahan Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Jumat (13/2/2026).
Jum'at, 13 Feb 2026 20:34
News
Respons Cepat, BPBD Kota Makassar Lakukan Pencarian Orang Hilang di Laut
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan respon cepat pencarian korban orang hilang di laut di sekitar perairan Pelabuhan Pelindo, Kota Makassar, Minggu, (08/02/2026).
Minggu, 08 Feb 2026 14:58
News
Sembilan Nelayan Jadi Korban Kebakaran Kapal di Pelabuhan Paotere
Sebanyak sembilan orang nelayan menjadi korban, dalam insiden kebakaran kapal di wilayah Pelabuhan Paotere, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Selasa, (3/02/2026), sekitar pukul 05.00 WITA subuh.
Selasa, 03 Feb 2026 11:30
News
Nelayan Tenggelam saat Pasang Jaring, BPBD Lakukan Pencarian
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan upaya pencarian terhadap korban tenggelam atas nama Yanto (35 tahun), seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat sedang memasang jaring di perairan laut, Senin, (02/02/2026).
Senin, 02 Feb 2026 11:46
News
Masuk Malam dan Cuaca Buruk, Pencarian ATR 42-500 Dihentikan Sementara
Tim SAR gabungan menghentikan sementara proses pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak di kawasan Puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros.
Sabtu, 17 Jan 2026 21:36
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PSI Sulsel Gelar Festival Patrol Ramadhan 2026 di Pinrang, 50 Tim Siap Meriahkan
2
Hampir Setahun Berjalan, SPPG Pertama di Parepare Ternyata Belum Kantongi SLHS
3
Bakal Dihadiri 20 Ribu Jamaah, Pemkab Sidrap Matangkan Persiapan Tabligh Akbar
4
14 SPPG di Parepare Kembali Beroperasi, 30 Ribu Lebih Penerima Nikmati MBG
5
HUT ke-57 Bumi Karsa, Refleksi Perjalanan Menuju Akselerasi Pertumbuhan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PSI Sulsel Gelar Festival Patrol Ramadhan 2026 di Pinrang, 50 Tim Siap Meriahkan
2
Hampir Setahun Berjalan, SPPG Pertama di Parepare Ternyata Belum Kantongi SLHS
3
Bakal Dihadiri 20 Ribu Jamaah, Pemkab Sidrap Matangkan Persiapan Tabligh Akbar
4
14 SPPG di Parepare Kembali Beroperasi, 30 Ribu Lebih Penerima Nikmati MBG
5
HUT ke-57 Bumi Karsa, Refleksi Perjalanan Menuju Akselerasi Pertumbuhan