UMI Perluas Akses Pendidikan bagi Jaksa Melalui Program RPL dan Hybrid Learning
Selasa, 23 Jun 2026 10:39
Tim PMB UMI mengunjungi Kejati Sulawesi Tenggara, Senin (22/6/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar memperkenalkan berbagai program pendidikan tinggi kepada jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara, termasuk Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memungkinkan profesional melanjutkan studi dengan masa pendidikan yang lebih efisien.
Sosialisasi tersebut dilakukan Tim Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMI dalam kunjungan ke Kantor Kejati Sulawesi Tenggara. Program yang ditawarkan ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi aparatur penegak hukum, profesional, dan calon mahasiswa melalui sistem pembelajaran yang fleksibel.
Tim PMB UMI yang hadir terdiri atas Asisten Direktur IV Program Pascasarjana UMI Prof. Zainuddin, Ketua Bagian Hukum Pidana Fakultas Hukum UMI Dr. H. Azwad Rachmat Hambali, Ketua Bagian Hukum dan Masyarakat Fakultas Hukum UMI Dr. Asriati, serta Koordinator Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) UMI Muh. Zulkifli Muhdar.
Rombongan diterima langsung oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara Dr. Darmukit bersama jajaran pejabat dan pegawai Kejati Sultra.
Dalam sambutannya, Darmukit menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan sosialisasi yang dilakukan UMI. Menurutnya, UMI memiliki kedekatan dengan lingkungan kejaksaan karena banyak alumninya yang berkarier di institusi tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pimpinan UMI yang telah berkenan hadir dan memberikan sosialisasi kepada keluarga besar Kejati Sultra. Banyak alumni Fakultas Hukum UMI yang saat ini mengabdi di lingkungan kejaksaan dan menunjukkan kinerja yang sangat baik,” ujarnya, Senin (22/6/2026).
Ia juga mengajak para jaksa dan calon jaksa untuk memanfaatkan kesempatan melanjutkan pendidikan guna meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri.
“Pendidikan memiliki peran penting dalam pengembangan karier. Semakin tinggi jenjang pendidikan yang dimiliki, maka akan semakin terbuka peluang pengembangan kompetensi dan jabatan,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten Bidang Pembinaan Kejati Sultra Dr. Zulkarnain menilai sistem pembelajaran yang ditawarkan UMI sesuai dengan kebutuhan aparatur kejaksaan yang memiliki keterbatasan waktu karena tugas kedinasan.
“Program yang ditawarkan UMI sangat relevan bagi para jaksa dan calon jaksa karena proses pembelajarannya fleksibel melalui sistem hybrid. Kami juga tidak meragukan kualitas UMI, khususnya Fakultas Hukum yang telah melahirkan banyak alumni berkualitas dan berkiprah di berbagai bidang,” sebutnya.
Koordinator RPL UMI Muh. Zulkifli Muhdar menjelaskan bahwa hubungan antara UMI dan institusi kejaksaan telah terjalin lama melalui kontribusi alumni yang tersebar di berbagai daerah dan lembaga penegak hukum.
“Kami merasa seperti berada di rumah sendiri karena begitu banyak alumni Fakultas Hukum UMI yang saat ini mengabdi sebagai jaksa maupun pegawai di lingkungan kejaksaan. Kehadiran kami merupakan bagian dari upaya meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi para profesional melalui Program RPL,” jelasnya.
Menurut Zulkifli, Program RPL memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengakuan atas pengalaman kerja yang dimiliki sehingga dapat mempercepat masa studi tanpa mengurangi standar kompetensi akademik.
“Melalui Program RPL, peserta dapat melanjutkan pendidikan untuk memperoleh gelar sarjana maupun magister dengan masa studi yang lebih efisien sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Asisten Direktur IV Pascasarjana UMI Prof. Zainuddin memaparkan sejumlah program studi unggulan yang dimiliki UMI, mulai jenjang sarjana hingga doktoral.
Ia menegaskan bahwa Program Studi Ilmu Hukum UMI pada jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) telah meraih Akreditasi Unggul.
“Khusus Program Studi Hukum di UMI, mulai dari S1, S2 hingga S3 telah memperoleh Akreditasi Unggul. Hal ini menjadi salah satu bentuk komitmen UMI dalam menjaga mutu pendidikan tinggi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan profesi, termasuk di lingkungan kejaksaan,” ujarnya.
Selain Program RPL, UMI juga menawarkan program reguler dan program eksekutif dengan pilihan pembelajaran luring, daring, maupun hybrid yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa.
Melalui kegiatan tersebut, UMI berharap dapat memperkuat sinergi dengan Kejati Sulawesi Tenggara sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi aparatur kejaksaan untuk meningkatkan kompetensi akademik dan profesional melalui pendidikan tinggi yang berkualitas.
Sosialisasi tersebut dilakukan Tim Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMI dalam kunjungan ke Kantor Kejati Sulawesi Tenggara. Program yang ditawarkan ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi aparatur penegak hukum, profesional, dan calon mahasiswa melalui sistem pembelajaran yang fleksibel.
Tim PMB UMI yang hadir terdiri atas Asisten Direktur IV Program Pascasarjana UMI Prof. Zainuddin, Ketua Bagian Hukum Pidana Fakultas Hukum UMI Dr. H. Azwad Rachmat Hambali, Ketua Bagian Hukum dan Masyarakat Fakultas Hukum UMI Dr. Asriati, serta Koordinator Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) UMI Muh. Zulkifli Muhdar.
Rombongan diterima langsung oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara Dr. Darmukit bersama jajaran pejabat dan pegawai Kejati Sultra.
Dalam sambutannya, Darmukit menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan sosialisasi yang dilakukan UMI. Menurutnya, UMI memiliki kedekatan dengan lingkungan kejaksaan karena banyak alumninya yang berkarier di institusi tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pimpinan UMI yang telah berkenan hadir dan memberikan sosialisasi kepada keluarga besar Kejati Sultra. Banyak alumni Fakultas Hukum UMI yang saat ini mengabdi di lingkungan kejaksaan dan menunjukkan kinerja yang sangat baik,” ujarnya, Senin (22/6/2026).
Ia juga mengajak para jaksa dan calon jaksa untuk memanfaatkan kesempatan melanjutkan pendidikan guna meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri.
“Pendidikan memiliki peran penting dalam pengembangan karier. Semakin tinggi jenjang pendidikan yang dimiliki, maka akan semakin terbuka peluang pengembangan kompetensi dan jabatan,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten Bidang Pembinaan Kejati Sultra Dr. Zulkarnain menilai sistem pembelajaran yang ditawarkan UMI sesuai dengan kebutuhan aparatur kejaksaan yang memiliki keterbatasan waktu karena tugas kedinasan.
“Program yang ditawarkan UMI sangat relevan bagi para jaksa dan calon jaksa karena proses pembelajarannya fleksibel melalui sistem hybrid. Kami juga tidak meragukan kualitas UMI, khususnya Fakultas Hukum yang telah melahirkan banyak alumni berkualitas dan berkiprah di berbagai bidang,” sebutnya.
Koordinator RPL UMI Muh. Zulkifli Muhdar menjelaskan bahwa hubungan antara UMI dan institusi kejaksaan telah terjalin lama melalui kontribusi alumni yang tersebar di berbagai daerah dan lembaga penegak hukum.
“Kami merasa seperti berada di rumah sendiri karena begitu banyak alumni Fakultas Hukum UMI yang saat ini mengabdi sebagai jaksa maupun pegawai di lingkungan kejaksaan. Kehadiran kami merupakan bagian dari upaya meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi para profesional melalui Program RPL,” jelasnya.
Menurut Zulkifli, Program RPL memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengakuan atas pengalaman kerja yang dimiliki sehingga dapat mempercepat masa studi tanpa mengurangi standar kompetensi akademik.
“Melalui Program RPL, peserta dapat melanjutkan pendidikan untuk memperoleh gelar sarjana maupun magister dengan masa studi yang lebih efisien sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Asisten Direktur IV Pascasarjana UMI Prof. Zainuddin memaparkan sejumlah program studi unggulan yang dimiliki UMI, mulai jenjang sarjana hingga doktoral.
Ia menegaskan bahwa Program Studi Ilmu Hukum UMI pada jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) telah meraih Akreditasi Unggul.
“Khusus Program Studi Hukum di UMI, mulai dari S1, S2 hingga S3 telah memperoleh Akreditasi Unggul. Hal ini menjadi salah satu bentuk komitmen UMI dalam menjaga mutu pendidikan tinggi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan profesi, termasuk di lingkungan kejaksaan,” ujarnya.
Selain Program RPL, UMI juga menawarkan program reguler dan program eksekutif dengan pilihan pembelajaran luring, daring, maupun hybrid yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa.
Melalui kegiatan tersebut, UMI berharap dapat memperkuat sinergi dengan Kejati Sulawesi Tenggara sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi aparatur kejaksaan untuk meningkatkan kompetensi akademik dan profesional melalui pendidikan tinggi yang berkualitas.
(MAN)
Berita Terkait
News
UMI Jadi Tuan Rumah Sarasehan APTISI, Bahas Program Strategis Nasional untuk PTS
Universitas Muslim Indonesia (UMI) menjadi tuan rumah Sarasehan Konsolidasi Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah IX menjelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APTISI 2026 di Auditorium Al-Jibra, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (5/8/2026).
Rabu, 05 Agu 2026 20:08
News
PLN UIP Sulawesi Gandeng Kejati Sultra Percepat Proyek Ketenagalistrikan
PLN UIP Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejati Sultra guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan melalui pendampingan hukum.
Rabu, 05 Agu 2026 15:32
News
PLN Gandeng Kejati Sultra Perkuat Pendampingan Hukum Sektor Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) untuk memastikan penyelenggaraan layanan ketenagalistrikan berjalan dengan kepastian hukum.
Rabu, 05 Agu 2026 10:41
News
UMI ESS 2026 Resmi Dibuka, Rektor Tegaskan Transformasi Kampus Harus Berdampak Nyata
Universitas Muslim Indonesia (UMI) resmi membuka UMI Executive Strategic Summit (UMI ESS) 2026, sebuah forum strategis yang menjadi momentum penyelarasan arah kebijakan, penguatan tata kelola, serta percepatan transformasi institusi menuju universitas
Sabtu, 01 Agu 2026 13:22
Sulsel
WR IV UMI Sampaikan Taushiyah kepada Ratusan Peserta Pencerahan Qalbu UMI
Wakil Rektor IV Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr KH Muhammad Ishaq Samad, menyampaikan taushiyah ba’da Ashar bertajuk “5 B” di hadapan ratusan peserta Pencerahan Qalbu UMI yang berlangsung di Pesantren Unggulan Mahasiswa Darul Mukhlishin Padanglampe
Kamis, 30 Jul 2026 16:37
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
3
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
4
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
5
Asmo Sulsel Tebar Promo Spesial untuk Konsumen Luwu Raya & Toraja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
3
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
4
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
5
Asmo Sulsel Tebar Promo Spesial untuk Konsumen Luwu Raya & Toraja