Harga Bahan Pokok di Makassar Merangkak Naik Jelang Idul Adha
Minggu, 25 Jun 2023 19:20
Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Sulsel, termasuk Kota Makassar mulai mengalami lonjakan. Foto/Gusti Ridani
MAKASSAR - Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Sulsel mulai mengalami lonjakan harga. Tidak hanya di Kota Makassar, bahkan terjadi juga di daerah.
Berdasarkan pantauan di Pasar Pa'baeng-baeng, harga beras yang sebelumnya Rp10 ribu per liter naik menjadi Rp12 ribu. Begitupun minyak curah yang sebelumnya Rp10 ribu juga naik menjadi Rp15 ribu per liter.
Selain itu, telur ayam yang sebelumnya Rp47 ribu sampai Rp50 ribu, kini naik menjadi Rp55 ribu per rak. Tak kalah, cabai besar dan cabai keriting yang sebelumnya Rp20 ribu, naik menjadi Rp26 ribu per kg.
Ditambah harga bawang putih juga sudah menyentuh Rp35 ribu per kg. Sedangkan untuk harga ayam potong masih di kisaran Rp33 ribu per kg.
Salah satu pedagang di Pasar Pa'baeng-baeng, Tajuddin mengatakan, baik bawang dan ayam potong diprediksi akan mengalami kenaikan harga dua hari menjelang lebaran Iduladha.
"Kalau bawang merah masih Rp36 ribu per kg. Biasanya itu mendekati hari H lebaran baru mulai naik," ujarnya, Minggu (25/6/23).
Ia mengaku, kenaikan harga ini sudah terjadi sejak beberapa pekan lalu dengan kenaikan yang bertahap. Dengan begitu, pedagang tak punya pilihan lain selain melakukan penyesuaian harga.
"Beras juga naik harganya, baru susah lagi beras. Kalau minyak curah, stoknya ada tapi harganya naik. Sekarang Rp15 ribu per liter, kalau dulunya itu Rp10 ribu. Terigu juga naik. Sebelumnya itu Rp180 ribu, kini sudah mencapai Rp200 ribu per karung. Kita tidak punya pilihan lain, karena dari sananya (agen/distributor) harganya memang sudah naik," jelasnya.
Kondisi yang sama juga terjadi di Pasar Terong, Makassar. Harga cabai, minyak goreng, dan bebrapa kebutuhan pokok lainnya terpantau mengalami kenaikan.
"Tomat Rp10 ribu, cabai yang biasanya Rp25 ribu, naik jadi Rp30 ribu per kg. Kalau telur masih normal. Ada Rp52 ribu sampai Rp55 ribu per rak. Biasanya naik jadi Rp57 ribu kalau dekat Iduladha," kata Sarmila, salah seorang pedagang di Pasar Terong.
Untuk minyak curah, di Pasar Terong per botol di bandrol dengan harga Rp23 ribu. MinyakKita juga mengalami kenaikan, jadi Rp33 ribu dari harga sebelumnya hanya Rp30 ribu. Bawang putih dari Rp25 ribu naik jadi Rp38 ribu per kg.
Berdasarkan pantauan di Pasar Pa'baeng-baeng, harga beras yang sebelumnya Rp10 ribu per liter naik menjadi Rp12 ribu. Begitupun minyak curah yang sebelumnya Rp10 ribu juga naik menjadi Rp15 ribu per liter.
Selain itu, telur ayam yang sebelumnya Rp47 ribu sampai Rp50 ribu, kini naik menjadi Rp55 ribu per rak. Tak kalah, cabai besar dan cabai keriting yang sebelumnya Rp20 ribu, naik menjadi Rp26 ribu per kg.
Ditambah harga bawang putih juga sudah menyentuh Rp35 ribu per kg. Sedangkan untuk harga ayam potong masih di kisaran Rp33 ribu per kg.
Salah satu pedagang di Pasar Pa'baeng-baeng, Tajuddin mengatakan, baik bawang dan ayam potong diprediksi akan mengalami kenaikan harga dua hari menjelang lebaran Iduladha.
"Kalau bawang merah masih Rp36 ribu per kg. Biasanya itu mendekati hari H lebaran baru mulai naik," ujarnya, Minggu (25/6/23).
Ia mengaku, kenaikan harga ini sudah terjadi sejak beberapa pekan lalu dengan kenaikan yang bertahap. Dengan begitu, pedagang tak punya pilihan lain selain melakukan penyesuaian harga.
"Beras juga naik harganya, baru susah lagi beras. Kalau minyak curah, stoknya ada tapi harganya naik. Sekarang Rp15 ribu per liter, kalau dulunya itu Rp10 ribu. Terigu juga naik. Sebelumnya itu Rp180 ribu, kini sudah mencapai Rp200 ribu per karung. Kita tidak punya pilihan lain, karena dari sananya (agen/distributor) harganya memang sudah naik," jelasnya.
Kondisi yang sama juga terjadi di Pasar Terong, Makassar. Harga cabai, minyak goreng, dan bebrapa kebutuhan pokok lainnya terpantau mengalami kenaikan.
"Tomat Rp10 ribu, cabai yang biasanya Rp25 ribu, naik jadi Rp30 ribu per kg. Kalau telur masih normal. Ada Rp52 ribu sampai Rp55 ribu per rak. Biasanya naik jadi Rp57 ribu kalau dekat Iduladha," kata Sarmila, salah seorang pedagang di Pasar Terong.
Untuk minyak curah, di Pasar Terong per botol di bandrol dengan harga Rp23 ribu. MinyakKita juga mengalami kenaikan, jadi Rp33 ribu dari harga sebelumnya hanya Rp30 ribu. Bawang putih dari Rp25 ribu naik jadi Rp38 ribu per kg.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Karantina Sulsel & Pemkab Barru Awasi Distribusi Sapi Kurban dari Pelabuhan Garongkong
Sebanyak 113 ekor sapi yang akan dikirim ke Batu Licin, Kalimantan Selatan, menjalani serangkaian pemeriksaan oleh petugas karantina
Kamis, 30 Apr 2026 08:13
Sulsel
Pemkab Maros Siapkan 500 Paket Daging Kurban untuk Warga
Pemerintah Kabupaten Maros menyiapkan sekitar 500 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan pada momen Iduladha tahun ini.
Rabu, 29 Apr 2026 15:40
News
Penjualan Sapi Kurban di Maros Meningkat Meski Harga Naik
Menjelang Hari Raya Iduladha, penjualan sapi kurban di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai mengalami peningkatan. Meski harga naik, minat masyarakat untuk berkurban tetap tinggi.
Senin, 27 Apr 2026 17:29
Sulsel
Bupati Gowa Sidak Pasar, Harga Mayoritas Pangan Masih Stabil
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melakukan pemantauan harga dan distribusi bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Selasa, 17 Mar 2026 13:53
Sulsel
Jelang Ramadan, Pemkab Bantaeng Awasi Harga dan Stok Pangan
Pemerintah Kabupaten Bantaeng menemukan kenaikan harga sejumlah bahan pokok menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Temuan itu diperoleh saat peninjauan langsung di Pasar Sentral Bantaeng dan Pasar Lambocca.
Selasa, 17 Feb 2026 15:15
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
4
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
4
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa