330 CJH Kabupaten Maros Mulai Diberangkatkan 12 Mei
Selasa, 23 Apr 2024 17:13
CJH Maros mengikuti manasik di Masjid Al Markaz Maros, Selasa (23/4/2024). Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Sebanyak 330 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Maros akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah mulai bulan depan.
Bupati Maros AS Chaidir Syam mengatakan, kuota haji di wilayahnya tahun ini mengalami peningkatan bila dibandingkan tahun lalu.
“Ada penambahan 34 orang jika dibandingkan tahun lalu,” katanya saat membuka bimbingan manasik haji di Masjid Al Markaz Maros, Selasa (23/4/2024).
Pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) bakal dibagi menjadi tiga kelompol terbang (kloter).
"Kloter 3, 14 dan 35, masing-masing kloter terdiri dari 100-an jemaah,” ujarnya.
Chaidir menyebutkan, kloter 3 akan berangkat tanggal 12 Mei mendatang. Sementara untuk kloter 14 akan berangkat 21 Mei. Terakhir, kloter 35 akan berangkat 5 juni.
Sementara itu Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Arsad Hidayat mengatakan, setiap CJH bakal mendapatkan uang saku (living cost) sebanyak 750 riyal atau berkisar Rp3,2 juta.
"Tahun ini kami juga sudah penuhi makanan jemaah haji selama di Mekkah. Kalau dulu 3 hari puncak haji tidak dipenuhi, uang costnya tidak dikurangi sama sekali," imbuhnya.
Tahun ini pemerintah juga memberikan afirmasi 5 persen untuk jemaah lansia. "Jemaah lansia yang tidak seharusnya berangkat tahun ini, kami berikan kesempatan untuk berangakat lebih cepat," tuturnya.
Sebab kata dia tahun ini pihaknya mengusung tema haji ramah lansia.
“Tahun ini yang menjadi fokus layanan kami adalah lansia,” tutupnya.
Bupati Maros AS Chaidir Syam mengatakan, kuota haji di wilayahnya tahun ini mengalami peningkatan bila dibandingkan tahun lalu.
“Ada penambahan 34 orang jika dibandingkan tahun lalu,” katanya saat membuka bimbingan manasik haji di Masjid Al Markaz Maros, Selasa (23/4/2024).
Pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) bakal dibagi menjadi tiga kelompol terbang (kloter).
"Kloter 3, 14 dan 35, masing-masing kloter terdiri dari 100-an jemaah,” ujarnya.
Chaidir menyebutkan, kloter 3 akan berangkat tanggal 12 Mei mendatang. Sementara untuk kloter 14 akan berangkat 21 Mei. Terakhir, kloter 35 akan berangkat 5 juni.
Sementara itu Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Arsad Hidayat mengatakan, setiap CJH bakal mendapatkan uang saku (living cost) sebanyak 750 riyal atau berkisar Rp3,2 juta.
"Tahun ini kami juga sudah penuhi makanan jemaah haji selama di Mekkah. Kalau dulu 3 hari puncak haji tidak dipenuhi, uang costnya tidak dikurangi sama sekali," imbuhnya.
Tahun ini pemerintah juga memberikan afirmasi 5 persen untuk jemaah lansia. "Jemaah lansia yang tidak seharusnya berangkat tahun ini, kami berikan kesempatan untuk berangakat lebih cepat," tuturnya.
Sebab kata dia tahun ini pihaknya mengusung tema haji ramah lansia.
“Tahun ini yang menjadi fokus layanan kami adalah lansia,” tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
PDAM Tirta Bantimurung Serahkan Laporan Laba Rp928 Juta ke Pemkab Maros
PDAM Tirta Bantimurung Maros menyerahkan laporan laba sebesar Rp928 juta kepada Pemerintah Kabupaten Maros untuk tahun buku 2025.
Selasa, 05 Mei 2026 19:05
News
Fasilitas Rusak, Status Geopark Maros Pangkep Terancam Degradasi
Status Geopark Maros Pangkep sebagai UNESCO Global Geopark terancam terdegradasi menyusul banyaknya kerusakan fasilitas di sejumlah site.
Selasa, 05 Mei 2026 15:17
Sulsel
Pemkab Maros Siapkan 500 Paket Daging Kurban untuk Warga
Pemerintah Kabupaten Maros menyiapkan sekitar 500 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan pada momen Iduladha tahun ini.
Rabu, 29 Apr 2026 15:40
Sports
FAJI Maros Gelar Kejurda Arung Jeram di Tompobulu pada 7-10 Mei 2026
Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Maros akan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) arung jeram di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, pada 7 hingga 10 Mei 2026 mendatang.
Selasa, 28 Apr 2026 11:52
Sulsel
4 SPPG di Maros Kembali Beroperasi, 9 Masih Disuspend
Sebanyak empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali beroperasi setelah sebelumnya disuspend oleh Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (22/4/2026).
Rabu, 22 Apr 2026 17:43
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar