Lebaran 1446 H: Pelindo Regional 4 Prediksi Arus Kapal Naik 5% & Arus Penumpang Tumbuh 3%
Senin, 10 Mar 2025 20:45
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, memaparkan data mengenai arus angkutan Lebaran pada tahun ini yang diprediksi mengalami peningkatan. Foto/Maman Sukirman
MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memprediksi ada peningkatan arus penumpang sebesar 3% dan arus kapal sebesar 5% pada musim mudik Lebaran tahun ini, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memilih moda transportasi laut untuk perjalanan mudik tahun ini.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menjelaskan berdasarkan data tahun lalu, lima pelabuhan dengan jumlah arus penumpang terbanyak di Regional 4 pada musim mudik Lebaran Idulfitri yaitu Pelabuhan Makassar, Pelabuhan Balikpapan, Pelabuhan Ambon, Pelabuhan Parepare, dan Pelabuhan Ternate.
“Sedangkan lima pelabuhan dengan arus kapal terbanyak di Regional 4 adalah Pelabuhan Manado, Pelabuhan Ternate, Pelabuhan Ambon, Pelabuhan Kendari, dan Pelabuhan Makassar,” kata Abdul Azis.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kapal, Pelindo Regional 4 telah melakukan sejumlah persiapan, termasuk peningkatan fasilitas pelabuhan, terutama di ruang tunggu penumpang dan fasilitas pendukung lainnya untuk kenyamanan pemudik.
Selain itu, operasional juga dioptimalkan dengan menambah jumlah personel untuk mempercepat proses embarkasi dan debarkasi. Koordinasi intensif dengan pihak terkait, seperti KSOP, operator kapal, dan aparat keamanan, dilakukan untuk memastikan kelancaran arus penumpang dan kapal.
“Penguatan sistem keselamatan dan keamanan juga dilakukan dengan inspeksi rutin terhadap fasilitas dan kesiapan operasional kapal,” tambahnya.
Sistem digitalisasi juga diterapkan untuk mempermudah akses informasi penumpang mengenai jadwal kapal dan layanan di pelabuhan.
Division Head Pelayanan Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menyebutkan bahwa pada musim mudik Lebaran Idulfitri tahun lalu, arus penumpang tertinggi terjadi di Pelabuhan Makassar dengan total 114.255 orang. “Tahun ini, angka itu diperkirakan meningkat menjadi 117.683 orang,” ujarnya.
Begitu pula dengan pelabuhan lainnya, seperti Pelabuhan Balikpapan yang diprediksi mengalami kenaikan dari 93.668 orang menjadi 96.478 orang, Pelabuhan Ambon dari 90.194 orang menjadi 92.900 orang, Pelabuhan Parepare dari 82.328 orang menjadi 84.798 orang, dan Pelabuhan Ternate yang diperkirakan meningkat dari 62.909 orang menjadi 64.796 orang.
Untuk arus kapal, Pelindo Regional 4 juga memprediksi adanya kenaikan sebesar 5%. Pelabuhan Manado diperkirakan akan melayani 161 kapal, meningkat dari 153 kapal, sedangkan Pelabuhan Ternate diperkirakan menjadi 150 kapal, dari sebelumnya 143 kapal. Pelabuhan Ambon diprediksi dari 105 menjadi 110 kapal, Pelabuhan Kendari dari 91 menjadi 96 kapal, dan Pelabuhan Makassar dari 87 menjadi 91 kapal.
Arus mudik Lebaran tahun ini diperkirakan mulai terjadi pada H-15, dengan tren yang menunjukkan bahwa moda transportasi laut tetap menjadi pilihan utama masyarakat di wilayah timur Indonesia.
Abdul Azis menambahkan Pelindo berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat yang melakukan perjalanan melalui pelabuhan. "Dengan koordinasi yang baik antara semua pihak, kami optimistis arus mudik tahun ini akan berjalan lebih lancar dibandingkan tahun sebelumnya," tuturnya.
Pelindo, sebagai BUMN yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan, akan terus memantau perkembangan arus mudik hingga periode arus balik pasca-Lebaran. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan jadwal keberangkatan kapal, datang lebih awal ke pelabuhan, dan mengikuti prosedur keselamatan yang berlaku.
Pelindo Berbagi Ramadan 2025
Dalam semangat Ramadan 1446 H, Pelindo Regional 4 juga melaksanakan program 'Pelindo Berbagi Ramadan 2025' sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan. Program ini mencakup pembagian sembako, santunan untuk anak yatim, dan pemberian takjil gratis di berbagai kota di wilayah Regional 4, seperti Makassar, Bitung, Samarinda, Tolitoli, Jayapura, Biak, dan Fakfak.
Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menyampaikan, pihaknya menyalurkan 6.100 paket sembako, santunan untuk 1.750 anak yatim, dan 1.700 paket takjil gratis. "Program ini adalah bentuk komitmen Pelindo dalam mendukung kesejahteraan sosial dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekitar," katanya.
"Semoga bantuan ini meringankan beban masyarakat dan membawa berkah di bulan suci Ramadan," tambahnya.
Pelindo Regional 4 berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi serta menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menjelaskan berdasarkan data tahun lalu, lima pelabuhan dengan jumlah arus penumpang terbanyak di Regional 4 pada musim mudik Lebaran Idulfitri yaitu Pelabuhan Makassar, Pelabuhan Balikpapan, Pelabuhan Ambon, Pelabuhan Parepare, dan Pelabuhan Ternate.
“Sedangkan lima pelabuhan dengan arus kapal terbanyak di Regional 4 adalah Pelabuhan Manado, Pelabuhan Ternate, Pelabuhan Ambon, Pelabuhan Kendari, dan Pelabuhan Makassar,” kata Abdul Azis.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kapal, Pelindo Regional 4 telah melakukan sejumlah persiapan, termasuk peningkatan fasilitas pelabuhan, terutama di ruang tunggu penumpang dan fasilitas pendukung lainnya untuk kenyamanan pemudik.
Selain itu, operasional juga dioptimalkan dengan menambah jumlah personel untuk mempercepat proses embarkasi dan debarkasi. Koordinasi intensif dengan pihak terkait, seperti KSOP, operator kapal, dan aparat keamanan, dilakukan untuk memastikan kelancaran arus penumpang dan kapal.
“Penguatan sistem keselamatan dan keamanan juga dilakukan dengan inspeksi rutin terhadap fasilitas dan kesiapan operasional kapal,” tambahnya.
Sistem digitalisasi juga diterapkan untuk mempermudah akses informasi penumpang mengenai jadwal kapal dan layanan di pelabuhan.
Division Head Pelayanan Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menyebutkan bahwa pada musim mudik Lebaran Idulfitri tahun lalu, arus penumpang tertinggi terjadi di Pelabuhan Makassar dengan total 114.255 orang. “Tahun ini, angka itu diperkirakan meningkat menjadi 117.683 orang,” ujarnya.
Begitu pula dengan pelabuhan lainnya, seperti Pelabuhan Balikpapan yang diprediksi mengalami kenaikan dari 93.668 orang menjadi 96.478 orang, Pelabuhan Ambon dari 90.194 orang menjadi 92.900 orang, Pelabuhan Parepare dari 82.328 orang menjadi 84.798 orang, dan Pelabuhan Ternate yang diperkirakan meningkat dari 62.909 orang menjadi 64.796 orang.
Untuk arus kapal, Pelindo Regional 4 juga memprediksi adanya kenaikan sebesar 5%. Pelabuhan Manado diperkirakan akan melayani 161 kapal, meningkat dari 153 kapal, sedangkan Pelabuhan Ternate diperkirakan menjadi 150 kapal, dari sebelumnya 143 kapal. Pelabuhan Ambon diprediksi dari 105 menjadi 110 kapal, Pelabuhan Kendari dari 91 menjadi 96 kapal, dan Pelabuhan Makassar dari 87 menjadi 91 kapal.
Arus mudik Lebaran tahun ini diperkirakan mulai terjadi pada H-15, dengan tren yang menunjukkan bahwa moda transportasi laut tetap menjadi pilihan utama masyarakat di wilayah timur Indonesia.
Abdul Azis menambahkan Pelindo berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat yang melakukan perjalanan melalui pelabuhan. "Dengan koordinasi yang baik antara semua pihak, kami optimistis arus mudik tahun ini akan berjalan lebih lancar dibandingkan tahun sebelumnya," tuturnya.
Pelindo, sebagai BUMN yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan, akan terus memantau perkembangan arus mudik hingga periode arus balik pasca-Lebaran. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan jadwal keberangkatan kapal, datang lebih awal ke pelabuhan, dan mengikuti prosedur keselamatan yang berlaku.
Pelindo Berbagi Ramadan 2025
Dalam semangat Ramadan 1446 H, Pelindo Regional 4 juga melaksanakan program 'Pelindo Berbagi Ramadan 2025' sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan. Program ini mencakup pembagian sembako, santunan untuk anak yatim, dan pemberian takjil gratis di berbagai kota di wilayah Regional 4, seperti Makassar, Bitung, Samarinda, Tolitoli, Jayapura, Biak, dan Fakfak.
Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menyampaikan, pihaknya menyalurkan 6.100 paket sembako, santunan untuk 1.750 anak yatim, dan 1.700 paket takjil gratis. "Program ini adalah bentuk komitmen Pelindo dalam mendukung kesejahteraan sosial dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekitar," katanya.
"Semoga bantuan ini meringankan beban masyarakat dan membawa berkah di bulan suci Ramadan," tambahnya.
Pelindo Regional 4 berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi serta menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
News
Break The Silo, Strategi Pelindo Regional 4 Bangun Budaya Kerja Kolaboratif
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 terus memperkuat budaya kerja kolaboratif di lingkungan perusahaan melalui program Break The Silo (BTS).
Jum'at, 31 Jul 2026 17:10
News
Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja, Pelindo Regional 4 Rutin Gelar Program Mengaji
Program yang diinisiasi Divisi Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4 tersebut akan dilaksanakan setiap Kamis bekerja sama dengan Yayasan Griya Al Qur'an Surabaya.
Kamis, 30 Jul 2026 15:18
Ekbis
Pelindo Marine Kawal Kedatangan Crane Baru, Perkuat Modernisasi Pelabuhan
Pelindo Marine memastikan kelancaran kedatangan dan penyandaran puluhan alat bongkar muat modern di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dan Pelabuhan Belawan, Medan.
Rabu, 29 Jul 2026 18:07
News
Pelindo Regional 4 Gandeng Stakeholder Perkuat Budaya Antipenyuapan di Pelabuhan Makassar
Pelindo Regional 4 memperkuat komitmennya membangun tata kelola kepelabuhanan yang bersih, transparan, dan berintegritas dengan menggandeng seluruh pemangku kepentingan serta pengguna jasa Pelabuhan Makassar.
Rabu, 29 Jul 2026 16:15
News
Pengelolaan Dana Kekayaan Negara (Danantara): Antara Stabilitas Makroekonomi, Investasi Strategis, & Akuntabilitas Publik
Dalam beberapa dekade terakhir, pengelolaan dana cadangan negara telah berkembang dari sekadar instrumen penyimpanan devisa menjadi instrumen strategis yang mampu menentukan arah pembangunan ekonomi suatu negara.
Rabu, 29 Jul 2026 10:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pendapatan Telkom Naik Jadi Rp75,9 Triliun, Laba Bersih Ikut Menguat
2
DLH Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, TPA Tamangapa Hanya Terima Residu
3
UMI ESS 2026 Resmi Dibuka, Rektor Tegaskan Transformasi Kampus Harus Berdampak Nyata
4
Mahasiswa Unhas Ciptakan RICEVA, Paper Strip Alami untuk Usir Kutu Beras
5
AKPI Bangun Pusat Koordinasi Kurator Indonesia Timur di Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pendapatan Telkom Naik Jadi Rp75,9 Triliun, Laba Bersih Ikut Menguat
2
DLH Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, TPA Tamangapa Hanya Terima Residu
3
UMI ESS 2026 Resmi Dibuka, Rektor Tegaskan Transformasi Kampus Harus Berdampak Nyata
4
Mahasiswa Unhas Ciptakan RICEVA, Paper Strip Alami untuk Usir Kutu Beras
5
AKPI Bangun Pusat Koordinasi Kurator Indonesia Timur di Makassar