Pertamina Bitung Bangun Masa Depan Anak Pesisir Lewat Program Pendidikan Nonformal
Sabtu, 12 Jul 2025 13:09
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, melalui Integrated Terminal (IT) Bitung meluncurkan program pendidikan nonformal untuk anak-anak pesisir di permukiman Candi. Foto/Istimewa
BITUNG - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, melalui Integrated Terminal (IT) Bitung, meluncurkan program pendidikan nonformal untuk anak-anak pesisir di permukiman Candi, Kelurahan Bitung Barat Satu, Kota Bitung.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas intelektual dan moral anak-anak, sekaligus menggali minat dan bakat mereka.
Setiap Sabtu pagi, sekitar 30 anak mengikuti sesi pembelajaran yang dipandu oleh 16 relawan pengajar dari berbagai latar belakang. Materi yang diajarkan meliputi keterampilan dasar seperti membaca, menulis, berhitung, serta pengembangan karakter, kreativitas, dan kesadaran lingkungan.
“Melalui program ini, kami ingin berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan memiliki semangat untuk berkembang. Anak-anak pesisir memiliki potensi besar yang perlu didukung oleh berbagai pihak,” ujar Integrated Terminal Manager Bitung, Muhammad Dody Iswanto.
Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang menekankan keberlanjutan dan dampak positif di daerah operasional perusahaan. Kolaborasi dengan masyarakat dan para relawan menjadi kunci keberhasilan program.
Antusiasme anak-anak yang semakin meningkat menunjukkan dampak positif dari program ini. Banyak di antara mereka yang kini lebih percaya diri dan semangat dalam belajar. Salah satu relawan menyatakan bahwa perubahan sikap dan rasa ingin tahu anak-anak menjadi motivasi bagi pengajar untuk terus hadir dan memberikan yang terbaik.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sulawesi, Tengku Muhammad Rum, menambahkan bahwa program ini sejalan dengan visi Pertamina untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya:
• SDG 4 – Pendidikan Berkualitas: Memberikan akses pendidikan nonformal bagi anak-anak pesisir yang membutuhkan dukungan belajar tambahan.
• SDG 10 – Mengurangi Ketimpangan: Meningkatkan kesempatan bagi anak-anak dari kelompok rentan untuk memperoleh ilmu pengetahuan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan berkelanjutan,” jelas Rum.
Ia menegaskan bahwa ini adalah bentuk kontribusi nyata Pertamina dalam mendukung pembangunan sosial melalui pemberdayaan generasi muda, terutama di daerah dengan keterbatasan akses pendidikan formal.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas intelektual dan moral anak-anak, sekaligus menggali minat dan bakat mereka.
Setiap Sabtu pagi, sekitar 30 anak mengikuti sesi pembelajaran yang dipandu oleh 16 relawan pengajar dari berbagai latar belakang. Materi yang diajarkan meliputi keterampilan dasar seperti membaca, menulis, berhitung, serta pengembangan karakter, kreativitas, dan kesadaran lingkungan.
“Melalui program ini, kami ingin berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan memiliki semangat untuk berkembang. Anak-anak pesisir memiliki potensi besar yang perlu didukung oleh berbagai pihak,” ujar Integrated Terminal Manager Bitung, Muhammad Dody Iswanto.
Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang menekankan keberlanjutan dan dampak positif di daerah operasional perusahaan. Kolaborasi dengan masyarakat dan para relawan menjadi kunci keberhasilan program.
Antusiasme anak-anak yang semakin meningkat menunjukkan dampak positif dari program ini. Banyak di antara mereka yang kini lebih percaya diri dan semangat dalam belajar. Salah satu relawan menyatakan bahwa perubahan sikap dan rasa ingin tahu anak-anak menjadi motivasi bagi pengajar untuk terus hadir dan memberikan yang terbaik.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sulawesi, Tengku Muhammad Rum, menambahkan bahwa program ini sejalan dengan visi Pertamina untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya:
• SDG 4 – Pendidikan Berkualitas: Memberikan akses pendidikan nonformal bagi anak-anak pesisir yang membutuhkan dukungan belajar tambahan.
• SDG 10 – Mengurangi Ketimpangan: Meningkatkan kesempatan bagi anak-anak dari kelompok rentan untuk memperoleh ilmu pengetahuan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan berkelanjutan,” jelas Rum.
Ia menegaskan bahwa ini adalah bentuk kontribusi nyata Pertamina dalam mendukung pembangunan sosial melalui pemberdayaan generasi muda, terutama di daerah dengan keterbatasan akses pendidikan formal.
(TRI)
Berita Terkait
News
Waspada Hoaks! Pertamina Tegaskan Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Gratis
Isu mengenai adanya pungutan biaya pendaftaran pangkalan dan sub pangkalan LPG 3 kg belakangan ramai beredar di media sosial. Informasi tersebut dipastikan tidak benar
Rabu, 15 Apr 2026 19:29
News
Telkom Gandeng PGN Perkuat Ekosistem Digital Berbasis Energi Bersih
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) jalin kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk mengintegrasikan infrastruktur digital dengan pasokan energi rendah karbon.
Selasa, 14 Apr 2026 15:01
News
Bumi Karsa dan LAZ Hadji Kalla Salurkan Bantuan Pendidikan di Gowa
Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PT Tombolo Energy—anak usaha Bumi Karsa—bersama Lembaga Amal Zakat (LAZ) Hadji Kalla menyalurkan bantuan pendidikan bagi siswa sekolah dasar di Gowa.
Minggu, 12 Apr 2026 19:04
Sulbar
Operator SPBU Jadi Garda Terdepan Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi
Di tengah meningkatnya kebutuhan energi, kedisiplinan dalam menjalankan prosedur menjadi kunci untuk mencegah penyalahgunaan.
Kamis, 09 Apr 2026 20:01
Makassar City
Di Seminar Nasional HMA Nobel, Peserta ASC ke-14 Diperingatkan Tak Andalkan AI
Menjelang pelaksanaan Accounting Smart Challenge (ASC) musim ke-14, Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HMA) Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia menggelar Seminar Nasional, Kamis (9/4).
Kamis, 09 Apr 2026 19:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
2
Kejari Maros Jadwalkan Pemeriksaan Kades Labuaja soal Dugaan Pungli
3
UMI Ingatkan Konsekuensi Hukum bagi Pemelintir Narasi Terkait Jusuf Kalla
4
Sinergi OJK Dorong Akses Keuangan Petani Kakao di Luwu Timur
5
Problematika Danantara Dikupas Tuntas di Kota Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
2
Kejari Maros Jadwalkan Pemeriksaan Kades Labuaja soal Dugaan Pungli
3
UMI Ingatkan Konsekuensi Hukum bagi Pemelintir Narasi Terkait Jusuf Kalla
4
Sinergi OJK Dorong Akses Keuangan Petani Kakao di Luwu Timur
5
Problematika Danantara Dikupas Tuntas di Kota Makassar