Srikandi PLN UID Sulselrabar Gaungkan Budaya Kerja Inklusif
Senin, 21 Jul 2025 13:31
Srikandi PLN UID Sulselrabar menggelar Workshop Respectful Workplace dan Rapat Kerja Srikandi pada 17–18 Juli 2025 di Co-Working Place, Kantor PLN UID Sulselrabar, Makassar. Foto/IST
MAKASSAR - PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung implementasi Respectful Workplace Policy dan program Journey Women Empowerment tahun 2025. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menyelenggarakan Workshop Respectful Workplace dan Rapat Kerja Srikandi pada 17–18 Juli 2025 di Co-Working Place, Kantor PLN UID Sulselrabar, Makassar.
Kegiatan ini diikuti sekitar 100 pegawai perempuan dari berbagai unit kerja PLN di wilayah Sulselrabar.
Mengusung tema “Perempuan Hebat, PLN Kuat”, acara ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, serta bebas dari diskriminasi, kekerasan, dan pelecehan.
Workshop yang berlangsung pada Kamis (17/7) menghadirkan Ananda Zhafira, Psikolog—seorang trainer dan career coach yang berpengalaman dalam isu-isu psikologi kerja dan pemberdayaan perempuan.
Dalam sesi yang interaktif, Ananda membawakan empat materi utama: pentingnya penerapan Diversity, Equity, & Inclusion (DEI) di lingkungan kerja; pencegahan pelecehan melalui budaya saling menghargai; komunikasi asertif dan persuasif sebagai fondasi kepemimpinan; serta pengembangan ide internalisasi budaya kerja yang inovatif dan inklusif.
General Manager PT PLN (Persero) UID Sulselrabar, Edyansyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa komitmen terhadap lingkungan kerja yang respectful merupakan bagian dari transformasi budaya PLN yang lebih humanis dan produktif.
“Kita ingin memastikan bahwa seluruh insan PLN, khususnya para Srikandi, merasa aman, dihargai, dan berdaya dalam lingkungan kerjanya. Budaya kerja yang inklusif akan membawa perusahaan menjadi lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Edyansyah.
Ketua Srikandi PLN UID Sulselrabar, Yuli Ashaniais, yang juga menjabat sebagai Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan, turut menekankan pentingnya kolaborasi antar unit dalam mewujudkan budaya kerja yang saling menghargai.
“Melalui workshop ini, kami ingin membekali para Srikandi dengan pemahaman dan keterampilan yang aplikatif agar bisa menjadi agen perubahan di unitnya masing-masing. Respect bukan hanya nilai, tapi harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari,” ujar Yuli.
Agenda dilanjutkan pada Jumat (18/7) dengan Capacity Building Srikandi, yang menjadi forum koordinasi dan konsolidasi internal komunitas Srikandi PLN UID Sulselrabar dalam menyusun rencana kampanye Respectful Workplace ke depan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Respectful Workplace Policy yang telah dicanangkan PLN secara nasional, sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang inklusif, bebas diskriminasi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
PLN UID Sulselrabar berharap nilai-nilai Respect, Empowerment, and Inclusion semakin tertanam di seluruh lini organisasi dan menjadi bagian dari transformasi budaya kerja yang berkelanjutan.
Kegiatan ini diikuti sekitar 100 pegawai perempuan dari berbagai unit kerja PLN di wilayah Sulselrabar.
Mengusung tema “Perempuan Hebat, PLN Kuat”, acara ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, serta bebas dari diskriminasi, kekerasan, dan pelecehan.
Workshop yang berlangsung pada Kamis (17/7) menghadirkan Ananda Zhafira, Psikolog—seorang trainer dan career coach yang berpengalaman dalam isu-isu psikologi kerja dan pemberdayaan perempuan.
Dalam sesi yang interaktif, Ananda membawakan empat materi utama: pentingnya penerapan Diversity, Equity, & Inclusion (DEI) di lingkungan kerja; pencegahan pelecehan melalui budaya saling menghargai; komunikasi asertif dan persuasif sebagai fondasi kepemimpinan; serta pengembangan ide internalisasi budaya kerja yang inovatif dan inklusif.
General Manager PT PLN (Persero) UID Sulselrabar, Edyansyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa komitmen terhadap lingkungan kerja yang respectful merupakan bagian dari transformasi budaya PLN yang lebih humanis dan produktif.
“Kita ingin memastikan bahwa seluruh insan PLN, khususnya para Srikandi, merasa aman, dihargai, dan berdaya dalam lingkungan kerjanya. Budaya kerja yang inklusif akan membawa perusahaan menjadi lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Edyansyah.
Ketua Srikandi PLN UID Sulselrabar, Yuli Ashaniais, yang juga menjabat sebagai Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan, turut menekankan pentingnya kolaborasi antar unit dalam mewujudkan budaya kerja yang saling menghargai.
“Melalui workshop ini, kami ingin membekali para Srikandi dengan pemahaman dan keterampilan yang aplikatif agar bisa menjadi agen perubahan di unitnya masing-masing. Respect bukan hanya nilai, tapi harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari,” ujar Yuli.
Agenda dilanjutkan pada Jumat (18/7) dengan Capacity Building Srikandi, yang menjadi forum koordinasi dan konsolidasi internal komunitas Srikandi PLN UID Sulselrabar dalam menyusun rencana kampanye Respectful Workplace ke depan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Respectful Workplace Policy yang telah dicanangkan PLN secara nasional, sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang inklusif, bebas diskriminasi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
PLN UID Sulselrabar berharap nilai-nilai Respect, Empowerment, and Inclusion semakin tertanam di seluruh lini organisasi dan menjadi bagian dari transformasi budaya kerja yang berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
News
PLN Gandeng Kejati Sultra Perkuat Pendampingan Hukum Sektor Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) untuk memastikan penyelenggaraan layanan ketenagalistrikan berjalan dengan kepastian hukum.
Rabu, 05 Agu 2026 10:41
News
Srikandi PLN Sulselrabar Cetak 100 Perempuan Tangguh & Siaga Bencana
PLN UID Sulselrabar memperkuat peran perempuan dalam kesiapsiagaan bencana dengan membekali 100 peserta melalui program Perempuan Tangguh Bencana.
Senin, 03 Agu 2026 19:32
News
Break The Silo, Strategi Pelindo Regional 4 Bangun Budaya Kerja Kolaboratif
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 terus memperkuat budaya kerja kolaboratif di lingkungan perusahaan melalui program Break The Silo (BTS).
Jum'at, 31 Jul 2026 17:10
News
PLN UID Sulselrabar Resmikan HSSE Control Center, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Peresmian HSSE Control Center menjadi tonggak penguatan sistem pengawasan keselamatan di lingkungan PLN UID Sulselrabar.
Kamis, 30 Jul 2026 16:25
News
PLN UIP Sulawesi Terapkan PowerWISE, Perkuat Budaya Kerja Produktif & Hemat Energi
Program PowerWISE dirancang untuk menciptakan pola kerja yang lebih efisien melalui pengelolaan prioritas pekerjaan, pengurangan lembur yang tidak diperlukan, serta pembiasaan penggunaan energi secara bijak.
Sabtu, 25 Jul 2026 20:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
3
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
4
Wakil Ketua DPD RI Dorong BGN Segera Operasikan Dapur SPPG di Pulau 3T
5
Asmo Sulsel Tebar Promo Spesial untuk Konsumen Luwu Raya & Toraja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
3
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
4
Wakil Ketua DPD RI Dorong BGN Segera Operasikan Dapur SPPG di Pulau 3T
5
Asmo Sulsel Tebar Promo Spesial untuk Konsumen Luwu Raya & Toraja