Survei Kepuasan Stakeholder 2025: OJK Jaring Masukan untuk Layanan Lebih Baik
Jum'at, 10 Okt 2025 17:13
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menggelar kegiatan Temu Responden Survei Kepuasan Stakeholder OJK 2025. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menggelar kegiatan Temu Responden Survei Kepuasan Stakeholder OJK 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya OJK untuk memperkuat sinergi, mengevaluasi kinerja, dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi di daerah.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari lembaga jasa keuangan, asosiasi, instansi pemerintah, akademisi, media, pelaku usaha, serta masyarakat dan konsumen yang telah menjadi responden survei dan merupakan pemangku kepentingan OJK.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch Muchlasin, dalam sambutannya memaparkan kondisi perekonomian Sulawesi Selatan serta perkembangan kinerja sektor jasa keuangan di wilayah tersebut, termasuk sektor perbankan, industri keuangan non-bank, dan pasar modal, yang secara umum tetap stabil.
“Dukungan dari para pemangku kepentingan sangat penting bagi OJK. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan efektivitas pelaksanaan tugas melalui berbagai masukan dan umpan balik dari stakeholder,” ujar Muchlasin.
Selain pengawasan dan perizinan, OJK juga terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui program edukasi, bekerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan pelaku industri jasa keuangan.
Di sisi lain, upaya pelindungan konsumen juga diperkuat melalui berbagai kanal layanan, seperti Aplikasi Portal Pelindungan Konsumen (APPK) dan Kontak OJK 157.
Survei Kepuasan Stakeholder OJK merupakan agenda tahunan yang bertujuan mengukur tingkat kepuasan dan persepsi stakeholder terhadap enam fungsi utama Kantor OJK Daerah, yaitu Pengawasan, Perizinan, Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan. Pelindungan Konsumen, dan Kehumasan.
Hasil survei ini akan menjadi bahan evaluasi dan masukan strategis untuk meningkatkan kinerja OJK ke depan. Melalui kegiatan ini, OJK berharap dapat mempererat hubungan dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta mendorong terciptanya sektor jasa keuangan yang stabil, inklusif, dan berintegritas.
Acara ditutup dengan sesi diskusi dan penyampaian masukan dari peserta mengenai harapan serta usulan peningkatan kualitas layanan OJK di masa mendatang.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari lembaga jasa keuangan, asosiasi, instansi pemerintah, akademisi, media, pelaku usaha, serta masyarakat dan konsumen yang telah menjadi responden survei dan merupakan pemangku kepentingan OJK.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch Muchlasin, dalam sambutannya memaparkan kondisi perekonomian Sulawesi Selatan serta perkembangan kinerja sektor jasa keuangan di wilayah tersebut, termasuk sektor perbankan, industri keuangan non-bank, dan pasar modal, yang secara umum tetap stabil.
“Dukungan dari para pemangku kepentingan sangat penting bagi OJK. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan efektivitas pelaksanaan tugas melalui berbagai masukan dan umpan balik dari stakeholder,” ujar Muchlasin.
Selain pengawasan dan perizinan, OJK juga terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui program edukasi, bekerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan pelaku industri jasa keuangan.
Di sisi lain, upaya pelindungan konsumen juga diperkuat melalui berbagai kanal layanan, seperti Aplikasi Portal Pelindungan Konsumen (APPK) dan Kontak OJK 157.
Survei Kepuasan Stakeholder OJK merupakan agenda tahunan yang bertujuan mengukur tingkat kepuasan dan persepsi stakeholder terhadap enam fungsi utama Kantor OJK Daerah, yaitu Pengawasan, Perizinan, Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan. Pelindungan Konsumen, dan Kehumasan.
Hasil survei ini akan menjadi bahan evaluasi dan masukan strategis untuk meningkatkan kinerja OJK ke depan. Melalui kegiatan ini, OJK berharap dapat mempererat hubungan dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta mendorong terciptanya sektor jasa keuangan yang stabil, inklusif, dan berintegritas.
Acara ditutup dengan sesi diskusi dan penyampaian masukan dari peserta mengenai harapan serta usulan peningkatan kualitas layanan OJK di masa mendatang.
(TRI)
Berita Terkait
News
OJK dan FKIJK Sulselbar Perkuat Sinergi Industri Keuangan Lewat Buka Puasa Bersama
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (FKIJK Sulselbar) menggelar kegiatan buka puasa bersama.
Selasa, 10 Mar 2026 21:19
Ekbis
OJK Sulselbar Dorong Literasi Keuangan Syariah Santri Lewat Edukasi di Sekolah Putri Darul Istiqamah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan generasi muda melalui kegiatan Edukasi Keuangan Syariah
Selasa, 10 Mar 2026 18:13
News
Kinerja Perbankan Sulsel Stabil di Awal 2026, Kredit dan DPK Masih Tumbuh
Kinerja industri perbankan di Sulawesi Selatan pada awal 2026 masih menunjukkan tren pertumbuhan positif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selasa, 10 Mar 2026 13:00
Ekbis
Di Forum OECD, OJK Paparkan Penguatan Sistem Dana Pensiun Nasional
OJK menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem dana pensiun nasional agar semakin selaras dengan standar internasional sekaligus mampu memberikan perlindungan yang optimal.
Senin, 09 Mar 2026 22:44
Ekbis
OJK Sebut Ketahanan Perbankan Terjaga Meski Risiko Global Meningkat
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kondisi industri perbankan Indonesia tetap kuat dan stabil pada awal 2026 meskipun ketidakpastian global masih berlangsung.
Senin, 09 Mar 2026 21:54
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ekspresi Islam Indonesia
2
Nakhoda Asal Indonesia Hilang di Hormuz, Alumni Bumi Seram Prihatin
3
Erika Tansil di Balik Sukses Pelantikan KNPI Sulsel, Dorong Perempuan Ambil Peran Kepemimpinan
4
NasDem Bone Bagikan 3.000 Paket Takjil untuk Warga di Watampone
5
Kinerja Perbankan Sulsel Stabil di Awal 2026, Kredit dan DPK Masih Tumbuh
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ekspresi Islam Indonesia
2
Nakhoda Asal Indonesia Hilang di Hormuz, Alumni Bumi Seram Prihatin
3
Erika Tansil di Balik Sukses Pelantikan KNPI Sulsel, Dorong Perempuan Ambil Peran Kepemimpinan
4
NasDem Bone Bagikan 3.000 Paket Takjil untuk Warga di Watampone
5
Kinerja Perbankan Sulsel Stabil di Awal 2026, Kredit dan DPK Masih Tumbuh