BI Sulsel Perkuat Ekosistem Halal Lewat Pelatihan Penyelia Halal SPPG
Sabtu, 25 Okt 2025 18:21
BI Sulsel dan Pusjilal Institut menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Penyelia Halal Reguler bagi Pengelola Sentra Pangan Jajanan (SPPG). Foto/Istimewa
MAKASSAR - Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKS) 2025, Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) bekerja sama dengan Pusjilal Institut serta berbagai pemangku kepentingan ekonomi syariah menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Penyelia Halal Reguler bagi Pengelola Sentra Pangan Jajanan (SPPG).
Kegiatan yang berlangsung secara daring pada Jumat–Minggu, 24–26 Oktober 2025, diikuti oleh para pengelola SPPG dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, antara lain Makassar, Maros, Soppeng, Pinrang, Takalar, Enrekang, Bone, Gowa, dan Pangkep.
Pelatihan dibuka dengan sambutan dari Ketua Pusjilal Indonesia, Waspada Santing, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh Asisten Direktur Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Bapak Dhony Iwan Kristanto. Hadir pula Direktur LPK Pusjilal Institut, Jamaluddin Saleh, para instruktur Pusjilal Institut, serta narasumber dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia Sulawesi Selatan memfasilitasi pelatihan dan sertifikasi bagi 10 SPPG yang setiap harinya melayani 28.588 siswa, 483 ibu hamil dan menyusui, serta 457 balita.
Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengelola SPPG dalam memahami prinsip halal, menerapkan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), dan mempersiapkan proses sertifikasi halal bagi produk pangan yang dihasilkan.
Ketua Pusjilal Indonesia, Waspada Santing, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Bank Indonesia, BPJPH, dan Pusjilal Institut.
“Kami percaya bahwa penguatan SDM halal di tingkat akar rumput seperti pengelola SPPG adalah fondasi penting bagi pengembangan ekonomi syariah yang berkelanjutan di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.
Kegiatan ini tidak hanya memperluas pemahaman tentang tata kelola pangan halal, tetapi juga mempererat sinergi antara Bank Indonesia, BPJPH, Pusjilal Institut, dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Sulawesi Selatan diharapkan dapat menjadi salah satu pusat penggerak ekosistem halal nasional yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing.
Kegiatan yang berlangsung secara daring pada Jumat–Minggu, 24–26 Oktober 2025, diikuti oleh para pengelola SPPG dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, antara lain Makassar, Maros, Soppeng, Pinrang, Takalar, Enrekang, Bone, Gowa, dan Pangkep.
Pelatihan dibuka dengan sambutan dari Ketua Pusjilal Indonesia, Waspada Santing, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh Asisten Direktur Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Bapak Dhony Iwan Kristanto. Hadir pula Direktur LPK Pusjilal Institut, Jamaluddin Saleh, para instruktur Pusjilal Institut, serta narasumber dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia Sulawesi Selatan memfasilitasi pelatihan dan sertifikasi bagi 10 SPPG yang setiap harinya melayani 28.588 siswa, 483 ibu hamil dan menyusui, serta 457 balita.
Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengelola SPPG dalam memahami prinsip halal, menerapkan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), dan mempersiapkan proses sertifikasi halal bagi produk pangan yang dihasilkan.
Ketua Pusjilal Indonesia, Waspada Santing, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Bank Indonesia, BPJPH, dan Pusjilal Institut.
“Kami percaya bahwa penguatan SDM halal di tingkat akar rumput seperti pengelola SPPG adalah fondasi penting bagi pengembangan ekonomi syariah yang berkelanjutan di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.
Kegiatan ini tidak hanya memperluas pemahaman tentang tata kelola pangan halal, tetapi juga mempererat sinergi antara Bank Indonesia, BPJPH, Pusjilal Institut, dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Sulawesi Selatan diharapkan dapat menjadi salah satu pusat penggerak ekosistem halal nasional yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
BI Sulsel Perkuat Pariwisata Ramah Muslim Lewat Kajian IMTI 2026
BI Sulsel dan Pemprov Sulsel mendorong penguatan ekosistem Pariwisata Ramah Muslim melalui Forum Diskusi Kajian Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2026.
Rabu, 02 Sep 2026 14:59
Ekbis
Menjaga Nadi Ekonomi Sulawesi Selatan di Tengah Gejolak Global
BI Sulsel bersama pemerintah daerah menjaga inflasi, memastikan pasokan pangan, memetakan risiko, sekaligus memperkuat berbagai sumber pertumbuhan ekonomi.
Selasa, 01 Sep 2026 19:47
Ekbis
SSIC 2026 Dorong Hilirisasi & Investasi Berkelanjutan di Sulsel
Industri minyak ikan Kabupaten Sinjai menjadi proyek investasi terbaik dalam Final South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026.
Sabtu, 29 Agu 2026 13:38
Ekbis
KKI 2026: UMKM Sulsel Tembus Pasar Global, Transaksi Capai Rp1,028 Miliar
UMKM Sulawesi Selatan mencatatkan transaksi Rp1,028 miliar selama rangkaian Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Sejumlah UMKM berhasil menembus pasar global.
Senin, 24 Agu 2026 22:41
Ekbis
Tujuh UMKM Sulsel Buka Jalan ke Pasar Global di KKI 2026
Dari rangkaian business matching ekspor, UMKM Sulsel mencatat potensi transaksi lebih dari Rp380,75 juta dengan sejumlah buyer dari Kanada hingga Singapura.
Minggu, 23 Agu 2026 12:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Punya Kans Besar di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Tunggu Momentum Tepat
2
UMI Gelar Pekan Pesantren Maba 2026, Fokus Pembentukan Karakter dan Akhlakul Karimah
3
Polda Sulsel Tangkap 22 Passobis, Kerugian Korban Tembus Rp1,1 Miliar
4
Erupsi Anak Krakatau, 14 Penerbangan Menuju Soekarno Hatta Dibatalkan
5
Pelindo Jasa Maritim Perkuat GCG dan WBS untuk Jaga Integritas Layanan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Punya Kans Besar di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Tunggu Momentum Tepat
2
UMI Gelar Pekan Pesantren Maba 2026, Fokus Pembentukan Karakter dan Akhlakul Karimah
3
Polda Sulsel Tangkap 22 Passobis, Kerugian Korban Tembus Rp1,1 Miliar
4
Erupsi Anak Krakatau, 14 Penerbangan Menuju Soekarno Hatta Dibatalkan
5
Pelindo Jasa Maritim Perkuat GCG dan WBS untuk Jaga Integritas Layanan