Kapolda Sulsel Jamin Menu MBG Higienis, Diuji Biddokkes Sebelum Distribusi
Rabu, 12 Nov 2025 11:40
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, beserta rombongan memantau di SPPG Polda Sulsel. Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
MAKASSAR - Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro melaksanakan pemantauan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Sulsel di Jalan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanayya, Kota Makassar, Rabu (12/11/2025).
Dalam kunjungannya, Kapolda Sulsel beserta rombongan meninjau langsung kondisi bangunan, fasilitas peralatan, kebersihan, hingga uji laboratorium kualitas Makanan Bergizi Gratis (MBG).
“Hari ini kami bersama dengan rekan-rekan melihat secara langsung SPPG yang ada di Sulawesi Selatan. Ini merupakan kebijakan Bapak Presiden dalam rangka membangun masyarakat Indonesia yang lebih baik. Kita harapkan bonus demografi anak-anak kita menjadi generasi yang cerdas agar bisa mendukung perubahan ke depan yang lebih baik dan maju,” jelasnya usai memantau dapur SPPG.
Mantan Dirreskrimum Polda Bali itu memberikan apresiasi terhadap pengelolaan SPPG di Sulsel. Ia menilai program MBG sudah memenuhi berbagai standar, mulai dari aspek gizi, kesehatan, maupun kebersihan lingkungan.
“Setelah melihat secara langsung, kami cukup yakin SPPG ini bisa menjadi tempat percontohan. Kualitas, kebersihan, kesehatan, dan standar-standar yang berhubungan dengan gizi sudah layak dan memenuhi persyaratan,” katanya.
Mantan Dirtipidum Bareskrim Polri itu juga menyampaikan komitmen Polda Sulsel dalam melakukan berbagai terobosan. Salah satunya memperkokoh sinergi antara pemerintah daerah dan Mabes Polri untuk peningkatan kualitas pembinaan.
“Kami terus melakukan upaya-upaya terobosan dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah, serta berkoordinasi dengan Mabes Polri guna peningkatan yang lebih baik,” ujarnya kepada wartawan.
Di sisi lain, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengungkapkan, Polda Sulsel menggandeng Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulsel dalam pengawasan makanan yang disediakan kepada siswa sekolah.
“Setiap makanan yang dikirim diuji terlebih dahulu oleh anggota Biddokkes. Standar yang kami gunakan tetap standar kesehatan,” jelasnya.
Kapolda menambahkan, SPPG telah memastikan seluruh makanan yang akan dikonsumsi siswa berada dalam kondisi aman, higienis hingga sampai ke tangan penerima manfaat.
“Kami pastikan makanan yang sampai ke konsumen, dalam hal ini anak-anak di sekolah, harus dalam kondisi sehat. Termasuk saat proses pengantaran nanti, itu akan dikawal karena kita tidak tahu apa yang terjadi selama perjalanan,” tegasnya.
Orang nomor satu di Polda Sulsel itu menuturkan, pihaknya telah mengambil langkah tegas terhadap makanan yang terbukti tidak layak konsumsi, setelah melalui uji laboratorium.
“Kemarin ditemukan beberapa makanan yang tidak layak, seperti bakso yang ternyata mengandung formalin. Maka dari itu, kami langsung menggantinya dengan makanan lain yang lebih aman dan sehat,” tutupnya.
Setelah dari dapur SPPG, rombongan Polda Sulsel melakukan pemantauan dan kunjungan ke UPT SPF SD Negeri Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Adapun mitra sekolah penerima manfaat SPPG Polda Sulsel, di antaranya, TKIT Al Insyirah (62), TK Sahabat Bunda (53), TKIT Insan Cendika (22), RA Rahdiatul Adawiyah (65), SDIT Al Insyirah Makassar (407), SD Inpres Paccerakkang (689), SD Negeri Paccerakkang (383), MIS Terpadu Insan Cendikia (254), SDN I Sipala Makassar (322).
SDN II Sipala Makassar (209), SD Inpres Mangga Tiga (534), MI Rahdiatul Adawiyah (92), SMP IT Al Insyirah (125), SMP IT Insan Cendikia (93), MTS Rahdiatul Adawiyah (68), dan MA Rahdiatul Adawiyah (61), dengan total 3439 siswa penerima manfaat MBG.
Dalam kunjungannya, Kapolda Sulsel beserta rombongan meninjau langsung kondisi bangunan, fasilitas peralatan, kebersihan, hingga uji laboratorium kualitas Makanan Bergizi Gratis (MBG).
“Hari ini kami bersama dengan rekan-rekan melihat secara langsung SPPG yang ada di Sulawesi Selatan. Ini merupakan kebijakan Bapak Presiden dalam rangka membangun masyarakat Indonesia yang lebih baik. Kita harapkan bonus demografi anak-anak kita menjadi generasi yang cerdas agar bisa mendukung perubahan ke depan yang lebih baik dan maju,” jelasnya usai memantau dapur SPPG.
Mantan Dirreskrimum Polda Bali itu memberikan apresiasi terhadap pengelolaan SPPG di Sulsel. Ia menilai program MBG sudah memenuhi berbagai standar, mulai dari aspek gizi, kesehatan, maupun kebersihan lingkungan.
“Setelah melihat secara langsung, kami cukup yakin SPPG ini bisa menjadi tempat percontohan. Kualitas, kebersihan, kesehatan, dan standar-standar yang berhubungan dengan gizi sudah layak dan memenuhi persyaratan,” katanya.
Mantan Dirtipidum Bareskrim Polri itu juga menyampaikan komitmen Polda Sulsel dalam melakukan berbagai terobosan. Salah satunya memperkokoh sinergi antara pemerintah daerah dan Mabes Polri untuk peningkatan kualitas pembinaan.
“Kami terus melakukan upaya-upaya terobosan dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah, serta berkoordinasi dengan Mabes Polri guna peningkatan yang lebih baik,” ujarnya kepada wartawan.
Di sisi lain, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengungkapkan, Polda Sulsel menggandeng Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulsel dalam pengawasan makanan yang disediakan kepada siswa sekolah.
“Setiap makanan yang dikirim diuji terlebih dahulu oleh anggota Biddokkes. Standar yang kami gunakan tetap standar kesehatan,” jelasnya.
Kapolda menambahkan, SPPG telah memastikan seluruh makanan yang akan dikonsumsi siswa berada dalam kondisi aman, higienis hingga sampai ke tangan penerima manfaat.
“Kami pastikan makanan yang sampai ke konsumen, dalam hal ini anak-anak di sekolah, harus dalam kondisi sehat. Termasuk saat proses pengantaran nanti, itu akan dikawal karena kita tidak tahu apa yang terjadi selama perjalanan,” tegasnya.
Orang nomor satu di Polda Sulsel itu menuturkan, pihaknya telah mengambil langkah tegas terhadap makanan yang terbukti tidak layak konsumsi, setelah melalui uji laboratorium.
“Kemarin ditemukan beberapa makanan yang tidak layak, seperti bakso yang ternyata mengandung formalin. Maka dari itu, kami langsung menggantinya dengan makanan lain yang lebih aman dan sehat,” tutupnya.
Setelah dari dapur SPPG, rombongan Polda Sulsel melakukan pemantauan dan kunjungan ke UPT SPF SD Negeri Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Adapun mitra sekolah penerima manfaat SPPG Polda Sulsel, di antaranya, TKIT Al Insyirah (62), TK Sahabat Bunda (53), TKIT Insan Cendika (22), RA Rahdiatul Adawiyah (65), SDIT Al Insyirah Makassar (407), SD Inpres Paccerakkang (689), SD Negeri Paccerakkang (383), MIS Terpadu Insan Cendikia (254), SDN I Sipala Makassar (322).
SDN II Sipala Makassar (209), SD Inpres Mangga Tiga (534), MI Rahdiatul Adawiyah (92), SMP IT Al Insyirah (125), SMP IT Insan Cendikia (93), MTS Rahdiatul Adawiyah (68), dan MA Rahdiatul Adawiyah (61), dengan total 3439 siswa penerima manfaat MBG.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Satgas MBG Parepare Instruksikan Dapur SPPG Serap Telur Peternak Lokal
Keluhan peternak ayam petelur terkait minimnya penyerapan bahan baku oleh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Parepare mendapat respons dari tim percepatan program MBG setempat.
Minggu, 17 Mei 2026 13:33
Sulsel
Program MBG di Parepare Disebut Tak Lagi Berdampak ke Peternak Lokal
Peternak ayam petelur mengeluhkan menurunnya permintaan telur dari dapur SPPG dibanding awal pelaksanaan program MBG di Kota Parepare.
Rabu, 13 Mei 2026 17:52
Sulsel
575 Dapur MBG Beroperasi di Sulsel, Transparansi Sertifikasi Keamanan Pangan Jadi Sorotan
Program MBG di Sulawesi Selatan tercatat telah menjangkau sekitar 2,4 juta penerima manfaat melalui 575 dapur SPPG yang tersebar di berbagai daerah.
Jum'at, 08 Mei 2026 17:25
Sulsel
Jumlah Dapur MBG Bersertifikat di Parepare Bertambah, Kini 11 SPPG Kantongi SLHS
Jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Parepare yang telah mengantongi Surat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) terus bertambah. Dari total 21 dapur yang terdaftar di Badan Gizi Nasional (BGN), kini sebanyak 11 dapur telah memiliki sertifikat keamanan pangan dasar tersebut.
Rabu, 06 Mei 2026 13:31
News
Anggaran MBG di Sulsel Tembus Rp836 Miliar Perbulan
Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia mencatat perputaran uang yang masif di Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tak tanggung-tanggung, anggaran sebesar Rp836 miliar digelontorkan setiap bulannya
Selasa, 28 Apr 2026 23:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rayakan HUT ke-40, MRM Perkuat Posisi di Industri Otomotif Indonesia Timur
2
Pemkot Makassar Bantah Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Konsumsi Wali Kota
3
Pelayanan PBG Gowa Tertinggi di Sulsel, Persentase Penerbitan Capai 95,03%
4
RS Ibnu Sina YW-UMI Tegaskan Komitmen Layanan Tanpa Libur di Usia ke-22
5
Wabup Gowa Sebut Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rayakan HUT ke-40, MRM Perkuat Posisi di Industri Otomotif Indonesia Timur
2
Pemkot Makassar Bantah Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Konsumsi Wali Kota
3
Pelayanan PBG Gowa Tertinggi di Sulsel, Persentase Penerbitan Capai 95,03%
4
RS Ibnu Sina YW-UMI Tegaskan Komitmen Layanan Tanpa Libur di Usia ke-22
5
Wabup Gowa Sebut Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa