GMTD Tegaskan Kepemilikan atas Lahan 16 Hektare di Tanjung Bunga
Jum'at, 14 Nov 2025 15:23
GMTD menegaskan kepemilikan sah atas lahan seluas 16 hektare di kawasan Tanjung Bunga, dan sudah melaporkan ke polisi terkait penyerobotan lahan. Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) menyampaikan pernyataan resmi terkait status kepemilikan lahan seluas 16 hektare di kawasan Tanjung Bunga, Makassar. Perseroan menegaskan bahwa lahan tersebut sepenuhnya dimiliki GMTD berdasarkan proses pembelian dan pembebasan lahan yang dilakukan secara sah pada periode 1991–1998.
Pada masa itu, GMTD merupakan satu-satunya pihak yang secara legal diberi mandat untuk melakukan pembebasan, pembelian, dan pengelolaan lahan di kawasan Tanjung Bunga. Karena itu, perusahaan menyatakan bahwa klaim pihak lain atas lahan tersebut—dengan dalih apa pun—tidak memiliki dasar hukum dan merupakan perbuatan melawan hukum.
Lewat siaran pers, GMTD juga mengungkapkan bahwa lahan yang mereka kuasai secara fisik tersebut kini mengalami tindakan penyerobotan ilegal oleh pihak tertentu. Penyerobotan yang terjadi dalam satu bulan terakhir itu mencakup area sekitar 5.000 meter persegi, dan telah dilaporkan secara resmi ke Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan serta Markas Besar Polri di Jakarta.
Melalui pernyataan ini, GMTD meminta seluruh pihak untuk menilai persoalan tersebut secara objektif berdasarkan fakta hukum dan dokumen resmi. Perusahaan menyatakan komitmennya untuk menghormati proses penegakan hukum dan bekerja sama dengan aparat demi menjaga kepastian hukum dan ketertiban.
Sebagai informasi, PT GMTD Tbk merupakan perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan ini dipelopori pemerintah dan dimiliki bersama oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Gowa, Pemerintah Kota Makassar, Yayasan Partisipasi Pembangunan Sulawesi Selatan, masyarakat umum, serta PT Makassar Permata Sulawesi yang memiliki 32,5% saham.
Susunan pengurus perusahaan terdiri dari:
Dewan Komisaris:
• Presiden Komisaris (Independen): Prof. Dr. Irawan Yusuf, Ph.D
• Komisaris (Independen): Dr. Hinca I.P. Pandjaitan XIII, S.H., M.H., ACCS
• Komisaris (Independen): Indra Yuwana, S.Kom, M.S.
• Komisaris (Independen): Primus Dorimulu
• Komisaris: Theo L. Sambuaga
• Komisaris: Drs. Muhammad Firda, M.Si (Utusan Pemprov Sulsel)
• Komisaris: H. Andi Ridwan Djabir, S.T., M.M. (Utusan Pemkot Makassar)
• Komisaris: Harippudin, S.E. (Utusan Pemkab Gowa)
Direksi:
• Presiden Direktur: Ali Said, S.E.
• Direktur: Iqbal Farabi, S.H., M.H.
• Direktur: Drs. Danang Kemayan Jati
Pada masa itu, GMTD merupakan satu-satunya pihak yang secara legal diberi mandat untuk melakukan pembebasan, pembelian, dan pengelolaan lahan di kawasan Tanjung Bunga. Karena itu, perusahaan menyatakan bahwa klaim pihak lain atas lahan tersebut—dengan dalih apa pun—tidak memiliki dasar hukum dan merupakan perbuatan melawan hukum.
Lewat siaran pers, GMTD juga mengungkapkan bahwa lahan yang mereka kuasai secara fisik tersebut kini mengalami tindakan penyerobotan ilegal oleh pihak tertentu. Penyerobotan yang terjadi dalam satu bulan terakhir itu mencakup area sekitar 5.000 meter persegi, dan telah dilaporkan secara resmi ke Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan serta Markas Besar Polri di Jakarta.
Melalui pernyataan ini, GMTD meminta seluruh pihak untuk menilai persoalan tersebut secara objektif berdasarkan fakta hukum dan dokumen resmi. Perusahaan menyatakan komitmennya untuk menghormati proses penegakan hukum dan bekerja sama dengan aparat demi menjaga kepastian hukum dan ketertiban.
Sebagai informasi, PT GMTD Tbk merupakan perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan ini dipelopori pemerintah dan dimiliki bersama oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Gowa, Pemerintah Kota Makassar, Yayasan Partisipasi Pembangunan Sulawesi Selatan, masyarakat umum, serta PT Makassar Permata Sulawesi yang memiliki 32,5% saham.
Susunan pengurus perusahaan terdiri dari:
Dewan Komisaris:
• Presiden Komisaris (Independen): Prof. Dr. Irawan Yusuf, Ph.D
• Komisaris (Independen): Dr. Hinca I.P. Pandjaitan XIII, S.H., M.H., ACCS
• Komisaris (Independen): Indra Yuwana, S.Kom, M.S.
• Komisaris (Independen): Primus Dorimulu
• Komisaris: Theo L. Sambuaga
• Komisaris: Drs. Muhammad Firda, M.Si (Utusan Pemprov Sulsel)
• Komisaris: H. Andi Ridwan Djabir, S.T., M.M. (Utusan Pemkot Makassar)
• Komisaris: Harippudin, S.E. (Utusan Pemkab Gowa)
Direksi:
• Presiden Direktur: Ali Said, S.E.
• Direktur: Iqbal Farabi, S.H., M.H.
• Direktur: Drs. Danang Kemayan Jati
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Sengketa Lahan SDN 15 Bungeng Tuntas, 170 Siswa Kembali Sekolah
Sebanyak 170 siswa UPT SDN 15 Bungeng, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, terpaksa diliburkan sementara setelah sekolah mereka disegel oleh pihak yang mengaku sebagai ahli waris lahan.
Senin, 02 Feb 2026 16:05
News
Persoalkan Eksekusi Lahan, Busrah Abdullah Tantang Uji Legalitas di PTUN
Salah satu pemilik objek di tanah sengketa di Jalan AP Pettarani, Busrah Abdullah, menduga adanya keterlibatan oknum dalam proses eksekusi lahan yang tengah berlangsung.
Senin, 02 Feb 2026 15:05
News
Sengketa Lahan di AP Pettarani Memanas, Busrah Pertanyakan Legalitas Dokumen Lawan
Busrah Abdullah, salah satu pemilik objek tanah di kawasan eks Gedung Hamrawati, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, mendatangi lokasi untuk menyampaikan keberatan atas dokumen lawan.
Senin, 02 Feb 2026 13:03
News
Sidang Sengketa Tanah Hotel Mangkrak Tanjung Bunga, Saksi Mengaku Tak Kenal Tergugat
Sengketa eks lahan hotel mangkrak di kawasan elite Tanjung Bunga, Makassar, kembali menyita perhatian publik. Perkara yang kini memasuki tahap pemeriksaan saksi itu mengungkap fakta mengejutkan karena hampir semua saksi tidak mengenal tergugat.
Jum'at, 30 Jan 2026 14:13
News
Warga Bulurokeng Datangi DPRD Makassar Adukan Sengketa Lahan vs Pengembang
Pendamping masyarakat pemilik lahan, Machmud Osman, mendatangi DPRD Kota Makassar di Kantor Perumnas Regional VII, Jalan Hertasning, Kamis (29/1/2026).
Kamis, 29 Jan 2026 22:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bone Teken MoU SPAM Air Bersih, Nilai Investasi Tembus Rp200 Miliar
2
Gowa Perkuat Aksi Lingkungan, Jumat Bersih Libatkan Semua Pihak
3
Mardiono Tegaskan Mukernas PPP Tetap Sah, Meski Sekjen Taj Yasin Tidak Hadir
4
UPRI Wisuda 488 Lulusan, Tegaskan Komitmen Cetak SDM Berdaya Saing
5
Imlek 2026, One Global Capital Bagikan Rp1,2 Triliun dari Proyek Five Dock Sydney
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bone Teken MoU SPAM Air Bersih, Nilai Investasi Tembus Rp200 Miliar
2
Gowa Perkuat Aksi Lingkungan, Jumat Bersih Libatkan Semua Pihak
3
Mardiono Tegaskan Mukernas PPP Tetap Sah, Meski Sekjen Taj Yasin Tidak Hadir
4
UPRI Wisuda 488 Lulusan, Tegaskan Komitmen Cetak SDM Berdaya Saing
5
Imlek 2026, One Global Capital Bagikan Rp1,2 Triliun dari Proyek Five Dock Sydney