Operasi Lilin di Sulsel, 3.981 Personel Gabungan Dikerahkan

Rabu, 17 Des 2025 23:09
Operasi Lilin di Sulsel, 3.981 Personel Gabungan Dikerahkan
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro dan Gubernur Sulsel saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Tahun 2025.
Comment
Share
MAKASSAR - Sekitar 3.981 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin-2025 di wilayah Provinsi Sulsel.

Hal ini diketahui saat Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Tahun 2025 yang digelar di Hotel Harper Makassar, Rabu (17/12/2025).

Rakor lintas sektoral ini turut dihadiri Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Nasri, Pejabat Utama Polda Sulsel, serta para Kapolres jajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, serta memastikan kesiapan seluruh pihak dalam pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Sulawesi Selatan.

Dalam Operasi Lilin-2025, sebanyak 3.981 personel gabungan akan dikerahkan, yang terdiri dari 2.106 personel Polda Sulsel dan jajaran, serta 1.875 personel dari TNI dan instansi terkait. Selain itu, Polda Sulsel menyiapkan sebanyak 94 pos pengamanan, yang terdiri dari 48 Pos Pengamanan, 21 Pos Pelayanan, dan 25 Pos Terpadu.

Dalam paparannya, Kapolda Sulsel menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Forkopimda Sulsel, seluruh stakeholder terkait, serta elemen masyarakat atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.

Menurutnya, berbagai tantangan kamtibmas, baik yang bersifat nasional maupun lokal, dapat dihadapi bersama melalui koordinasi dan kebersamaan lintas sektor.

Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menjelaskan bahwa Polda Sulsel, bersama seluruh jajaran dan perkuatannya bersinergi dengan TNI, instansi terkait, serta mitra kamtibmas lainnya akan melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Lilin-2025” selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Kapolda Sulsel juga mengungkapkan bahwa pengamanan akan difokuskan pada 720 gereja prioritas serta 98 lokasi perayaan Tahun Baru yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.

Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa pengamanan dan pelayanan selama Natal dan Tahun Baru harus dilaksanakan secara terpadu dan sinergis antara Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat. "Sinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dinilai sangat penting guna menciptakan suasana yang aman, kondusif, dan damai," katanya.

Kapolda Sulsel juga berharap peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban semakin meningkat, sehingga masyarakat merasa menjadi bagian dari pengamanan bersama dan memiliki tanggung jawab dalam menjaga kedamaian lingkungan.

Menutup paparannya, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja keras, memperkuat koordinasi, dan memberikan kontribusi terbaik demi terwujudnya situasi aman dan damai selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

"Operasi Lilin-2025 diharapkan dapat berjalan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, sehingga masyarakat Sulawesi Selatan dapat merayakan momen akhir tahun dengan rasa aman dan penuh kedamaian," jelasnya.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru