Evaluasi Kinerja 2025, Kakanwil Kemenkum Sulsel Paparkan Capaian dan Tantangan Strategis
Selasa, 16 Des 2025 22:55
JAKARTA - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal memaparkan evaluasi kinerja Kanwil Kemenkum Sulsel Tahun 2025 dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja dan Refleksi Akhir Tahun Kementerian Hukum yang berlangsung di Grand Mercure Jakarta Kemayoran, Selasa (16/12/2025).
Dalam paparannya, Kakanwil menyampaikan bahwa secara umum kinerja Kanwil Kemenkum Sulsel menunjukkan tren positif. Dari perjanjian kinerja periode Januari–Oktober 2025, sebanyak 16 indikator kinerja kegiatan berhasil tercapai, sementara dua indikator belum tercapai. Adapun pada perjanjian kinerja periode November–Desember 2025, dari 14 indikator kinerja kegiatan, 12 indikator telah tercapai, satu belum tercapai, dan satu masih dalam proses pencapaian.
“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Sulsel, meskipun kami juga mencermati sejumlah tantangan strategis yang perlu ditindaklanjuti secara serius,” ujar Andi Basmal.
Di bidang pengelolaan anggaran, Kakanwil mengungkapkan bahwa realisasi anggaran Kanwil Kemenkum Sulsel hingga pertengahan Desember 2025 mencapai 89,61 persen, dengan proyeksi realisasi akhir tahun sebesar 97,68 persen. Sementara itu, nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) juga menunjukkan capaian yang sangat baik.
Pada sektor pelayanan hukum, Kanwil Kemenkum Sulsel terus mendorong optimalisasi layanan Administrasi Hukum Umum (AHU) dan Kekayaan Intelektual (KI). Tren permohonan AHU dan KI tercatat meningkat dari tahun ke tahun, disertai capaian PNBP tahun 2025 sebesar lebih dari Rp13 miliar yang bersumber dari layanan AHU dan KI.
Selain itu, Kanwil Kemenkum Sulsel juga berperan aktif dalam fasilitasi perancangan peraturan perundang-undangan di daerah melalui layanan E-Harmonisasi Ranperda dan Ranperkada, serta penguatan pembudayaan hukum dengan pendampingan desa/kelurahan sadar hukum dan pembentukan Pos Bantuan Hukum di tingkat desa dan kelurahan.
Capaian kinerja tersebut mendapat apresiasi dari para penguji, yakni Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan, Dhahana Putra, dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani. Keduanya menilai Kanwil Kemenkum Sulsel berhasil membangun kolaborasi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pencapaian kinerja.
“Kami mengapresiasi kinerja Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, khususnya dalam membangun kolaborasi yang solid dengan para stakeholder. Sinergi tersebut menjadi kunci penting dalam mendukung pencapaian kinerja sepanjang tahun 2025,” ujar Dhahana Putra.
Dalam aspek inovasi layanan, Kakanwil menyoroti sejumlah terobosan, antara lain Layanan Hukum di Car Free Day (Lankum Caraday) dan Sistem Informasi Manajemen Izin Magang/Penelitian Mahasiswa (SIMANIS), yang bertujuan mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat serta meningkatkan efektivitas pelayanan.
Meski demikian, Andi Basmal mengakui masih terdapat sejumlah tantangan strategis, seperti penyesuaian indikator kinerja akibat perubahan kebijakan, proses verifikasi desa/kelurahan sadar hukum, serta upaya standarisasi pengawasan notaris.
Untuk itu, Kanwil Kemenkum Sulsel terus memperkuat manajemen risiko dan integritas ASN sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas tata kelola.
Kepala Kantor Wilayah dalam Evaluasi ini turut didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum Demson Marihot, Kadiv Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum dan Pembinaan Hukum, Heny Widyawati dan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Meydi Zulqadri.
Dalam paparannya, Kakanwil menyampaikan bahwa secara umum kinerja Kanwil Kemenkum Sulsel menunjukkan tren positif. Dari perjanjian kinerja periode Januari–Oktober 2025, sebanyak 16 indikator kinerja kegiatan berhasil tercapai, sementara dua indikator belum tercapai. Adapun pada perjanjian kinerja periode November–Desember 2025, dari 14 indikator kinerja kegiatan, 12 indikator telah tercapai, satu belum tercapai, dan satu masih dalam proses pencapaian.
“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Sulsel, meskipun kami juga mencermati sejumlah tantangan strategis yang perlu ditindaklanjuti secara serius,” ujar Andi Basmal.
Di bidang pengelolaan anggaran, Kakanwil mengungkapkan bahwa realisasi anggaran Kanwil Kemenkum Sulsel hingga pertengahan Desember 2025 mencapai 89,61 persen, dengan proyeksi realisasi akhir tahun sebesar 97,68 persen. Sementara itu, nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) juga menunjukkan capaian yang sangat baik.
Pada sektor pelayanan hukum, Kanwil Kemenkum Sulsel terus mendorong optimalisasi layanan Administrasi Hukum Umum (AHU) dan Kekayaan Intelektual (KI). Tren permohonan AHU dan KI tercatat meningkat dari tahun ke tahun, disertai capaian PNBP tahun 2025 sebesar lebih dari Rp13 miliar yang bersumber dari layanan AHU dan KI.
Selain itu, Kanwil Kemenkum Sulsel juga berperan aktif dalam fasilitasi perancangan peraturan perundang-undangan di daerah melalui layanan E-Harmonisasi Ranperda dan Ranperkada, serta penguatan pembudayaan hukum dengan pendampingan desa/kelurahan sadar hukum dan pembentukan Pos Bantuan Hukum di tingkat desa dan kelurahan.
Capaian kinerja tersebut mendapat apresiasi dari para penguji, yakni Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan, Dhahana Putra, dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani. Keduanya menilai Kanwil Kemenkum Sulsel berhasil membangun kolaborasi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pencapaian kinerja.
“Kami mengapresiasi kinerja Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, khususnya dalam membangun kolaborasi yang solid dengan para stakeholder. Sinergi tersebut menjadi kunci penting dalam mendukung pencapaian kinerja sepanjang tahun 2025,” ujar Dhahana Putra.
Dalam aspek inovasi layanan, Kakanwil menyoroti sejumlah terobosan, antara lain Layanan Hukum di Car Free Day (Lankum Caraday) dan Sistem Informasi Manajemen Izin Magang/Penelitian Mahasiswa (SIMANIS), yang bertujuan mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat serta meningkatkan efektivitas pelayanan.
Meski demikian, Andi Basmal mengakui masih terdapat sejumlah tantangan strategis, seperti penyesuaian indikator kinerja akibat perubahan kebijakan, proses verifikasi desa/kelurahan sadar hukum, serta upaya standarisasi pengawasan notaris.
Untuk itu, Kanwil Kemenkum Sulsel terus memperkuat manajemen risiko dan integritas ASN sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas tata kelola.
Kepala Kantor Wilayah dalam Evaluasi ini turut didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum Demson Marihot, Kadiv Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum dan Pembinaan Hukum, Heny Widyawati dan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Meydi Zulqadri.
(GUS)
Berita Terkait
News
Kemenkum Sulsel Akan Gelar Rakor Pembentukan Produk Hukum Daerah
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan akan menggelar Rapat Koordinasi Pembentukan Produk Hukum Daerah dan Pembinaan Hukum di Wilayah, pada Kamis, (04/02/2026).
Selasa, 10 Feb 2026 23:34
News
Kanwil Kemenkum Sulsel Siap Dukung Agenda BSK Hukum di Wilayah
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan agenda Badan Strategi Kebijakan (BSK) Hukum dengan mengikuti Sosialisasi Pedoman Teknis Kegiatan BSK Hukum
Selasa, 10 Feb 2026 17:08
News
Kemenkum Sulsel Lantik Anggota PAW MPDN Kota Makassar
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, melantik Ramli sebagai anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Kota Makassar
Senin, 09 Feb 2026 18:30
News
Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengajak publik untuk memahami fungsi jaminan fidusia, salah satu aspek layanan yang disediakan
Minggu, 08 Feb 2026 20:10
News
Kanwil Kemenkum Sulsel Siap Dukung Pemeriksaan BPK RI Tahun 2025
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan mengikuti secara virtual kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025, Jumat (6/2/2026).
Jum'at, 06 Feb 2026 21:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Raih Doktor Ilmu Politik, Marjan Massere Catat Sejarah di DPRD Maros
2
Wabup Selle Diminta Muncul dan Redam Konflik Bupati Vs Ketua DPRD Soppeng
3
Dorong Pengembangan UKM, PD PERTI Sulsel dan FEBI UINAM Siap Bangkitkan Ekonomi Umat
4
Dari One Piece ke Marvel, Konsep Unik Wisuda ITB Nobel Diganjar Penghargaan
5
Legislator Ingatkan Penertiban PKL Makassar Tetap Perhatikan Kesejahteraan Warga
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Raih Doktor Ilmu Politik, Marjan Massere Catat Sejarah di DPRD Maros
2
Wabup Selle Diminta Muncul dan Redam Konflik Bupati Vs Ketua DPRD Soppeng
3
Dorong Pengembangan UKM, PD PERTI Sulsel dan FEBI UINAM Siap Bangkitkan Ekonomi Umat
4
Dari One Piece ke Marvel, Konsep Unik Wisuda ITB Nobel Diganjar Penghargaan
5
Legislator Ingatkan Penertiban PKL Makassar Tetap Perhatikan Kesejahteraan Warga