Idrus Marham Kecam Serangan AS–Israel: Ini Luka Kemanusiaan dan Ancaman Perdamaian Dunia
Senin, 02 Mar 2026 10:34
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik yang mengkoordinasikan Bidang Luar Negeri, Idrus Marham. Foto: Istimewa
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik yang mengkoordinasikan Bidang Luar Negeri, Idrus Marham, mengecam keras serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada 28 Februari 2026.
Menurut Idrus, serangan tersebut tidak hanya menyasar simbol kepemimpinan sebuah negara berdaulat, tetapi juga menjadi preseden buruk berbahaya dalam tata hubungan internasional.
“Serangan ini bukan sekadar operasi militer. Ini adalah tindakan yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan universal dan mengancam fondasi perdamaian dunia, bahkan secara khusus karena dilakukan di bulan yang disucikan Umat Islam - Bulan Ramadan - ia melakukan penistaan kemanusiaan ke Negara Islam, menerobos keasasian Wilayah dan Otoritas Negara lain, bahkan mencederai rasa keagamaan Umas Islam se dunia," ujar Idrus dalam keterangannya yang diterima Sindo Makassar pada Senin (02/03/2026).
Ia menilai, pembunuhan terhadap seorang pemimpin negara melalui serangan militer terbuka berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah dan menyeret kekuatan global ke pusaran perang terbuka.
Serangan Dinilai Langgar Prinsip Kedaulatan
Usai Bertemu Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia tadi malam, Idrus menegaskan pandangan Bung Bahlil Lahadalia bahwa setiap negara memiliki kedaulatan yang harus dihormati. Ia menyebut tindakan militer sepihak sebagai bentuk pengingkaran terhadap prinsip hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
“Apapun dalihnya, pendekatan kekuatan bersenjata yang menghilangkan nyawa dan menghancurkan infrastruktur sipil adalah kemunduran peradaban. Dunia seharusnya bergerak menuju dialog, bukan dominasi militer,” tegas Idrus
Idrus juga menyoroti dampak kemanusiaan yang ditimbulkan apalagi serangan yang dilakukan Amerika dan Israel bertepatan dengan bulan Suci Ramadhan. Berdasarkan laporan sejumlah media internasional, serangan tersebut tidak hanya menargetkan fasilitas militer, tetapi juga memicu kerusakan luas di sejumlah wilayah strategis di Iran, termasuk kawasan Teheran. Korban sipil dilaporkan berjatuhan dan ribuan warga terpaksa mengungsi.
“Ketika bomdijatuhkan, yang paling menderita adalah rakyat sipil. Anak-anak, perempuan, orang tua yang tidak tahu-menahu soal geopolitik menjadi korban. Ini tragedi kemanusiaan,” kata Idrus.
Serukan Peran Aktif Indonesia
Idrus juga menyampaikan sikap politik Ketua Umum Bahlil untuk mendorong pemerintah Indonesia mengambil posisi tegas dalam forum internasional untuk menyerukan penghentian kekerasan dan mendorong gencatan senjata.
“Indonesia, sesuai amanat Pembukaan UUD 1945, memiliki tanggung jawab moral untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan dan perdamaian abadi. Kita tidak boleh diam,” ujarnya.
Ia meminta agar jalur diplomasi diintensifkan, termasuk melalui Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), guna mencegah konflik meluas.
“Jika konflik ini terus bereskalasi, dampaknya bukan hanya regional, tetapi global—termasuk pada stabilitas ekonomi, energi, dan keamanan internasional,” kata Idrus.
Duka dan Kecaman MUI
Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Ali Khamenei melalui Tausiyah Nomor Kep-28/DP-MUI/III/2026 yang ditandatangani Ketua Umum KH Anwar Iskandar dan Sekjen Buya Amirsyah Tambunan.
MUI mengutuk serangan Israel yang didukung Amerika Serikat karena dinilai bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan prinsip perdamaian dunia.
Namun, sesuai sikap politik Ketua Umum GOLKAR Bahlil Lahadalia, Idrus menekankan bahwa sikap kecaman tidak boleh berhenti pada pernyataan moral semata.
“Kita harus mendorong dunia kembali pada kesadaran bahwa kekuatan sejati bukan pada rudal dan bom, melainkan pada kemampuan membangun perdamaian. Jika kekerasan terus dijadikan solusi, maka dunia sedang berjalan mundur,” ujarnya.
Ia berharap tragedi ini menjadi momentum refleksi global untuk menata ulang arsitektur keamanan internasional agar lebih adil dan berorientasi pada perlindungan manusia, bukan kepentingan geopolitik semata, pungkas Idrus.
Menurut Idrus, serangan tersebut tidak hanya menyasar simbol kepemimpinan sebuah negara berdaulat, tetapi juga menjadi preseden buruk berbahaya dalam tata hubungan internasional.
“Serangan ini bukan sekadar operasi militer. Ini adalah tindakan yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan universal dan mengancam fondasi perdamaian dunia, bahkan secara khusus karena dilakukan di bulan yang disucikan Umat Islam - Bulan Ramadan - ia melakukan penistaan kemanusiaan ke Negara Islam, menerobos keasasian Wilayah dan Otoritas Negara lain, bahkan mencederai rasa keagamaan Umas Islam se dunia," ujar Idrus dalam keterangannya yang diterima Sindo Makassar pada Senin (02/03/2026).
Ia menilai, pembunuhan terhadap seorang pemimpin negara melalui serangan militer terbuka berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah dan menyeret kekuatan global ke pusaran perang terbuka.
Serangan Dinilai Langgar Prinsip Kedaulatan
Usai Bertemu Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia tadi malam, Idrus menegaskan pandangan Bung Bahlil Lahadalia bahwa setiap negara memiliki kedaulatan yang harus dihormati. Ia menyebut tindakan militer sepihak sebagai bentuk pengingkaran terhadap prinsip hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
“Apapun dalihnya, pendekatan kekuatan bersenjata yang menghilangkan nyawa dan menghancurkan infrastruktur sipil adalah kemunduran peradaban. Dunia seharusnya bergerak menuju dialog, bukan dominasi militer,” tegas Idrus
Idrus juga menyoroti dampak kemanusiaan yang ditimbulkan apalagi serangan yang dilakukan Amerika dan Israel bertepatan dengan bulan Suci Ramadhan. Berdasarkan laporan sejumlah media internasional, serangan tersebut tidak hanya menargetkan fasilitas militer, tetapi juga memicu kerusakan luas di sejumlah wilayah strategis di Iran, termasuk kawasan Teheran. Korban sipil dilaporkan berjatuhan dan ribuan warga terpaksa mengungsi.
“Ketika bomdijatuhkan, yang paling menderita adalah rakyat sipil. Anak-anak, perempuan, orang tua yang tidak tahu-menahu soal geopolitik menjadi korban. Ini tragedi kemanusiaan,” kata Idrus.
Serukan Peran Aktif Indonesia
Idrus juga menyampaikan sikap politik Ketua Umum Bahlil untuk mendorong pemerintah Indonesia mengambil posisi tegas dalam forum internasional untuk menyerukan penghentian kekerasan dan mendorong gencatan senjata.
“Indonesia, sesuai amanat Pembukaan UUD 1945, memiliki tanggung jawab moral untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan dan perdamaian abadi. Kita tidak boleh diam,” ujarnya.
Ia meminta agar jalur diplomasi diintensifkan, termasuk melalui Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), guna mencegah konflik meluas.
“Jika konflik ini terus bereskalasi, dampaknya bukan hanya regional, tetapi global—termasuk pada stabilitas ekonomi, energi, dan keamanan internasional,” kata Idrus.
Duka dan Kecaman MUI
Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Ali Khamenei melalui Tausiyah Nomor Kep-28/DP-MUI/III/2026 yang ditandatangani Ketua Umum KH Anwar Iskandar dan Sekjen Buya Amirsyah Tambunan.
MUI mengutuk serangan Israel yang didukung Amerika Serikat karena dinilai bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan prinsip perdamaian dunia.
Namun, sesuai sikap politik Ketua Umum GOLKAR Bahlil Lahadalia, Idrus menekankan bahwa sikap kecaman tidak boleh berhenti pada pernyataan moral semata.
“Kita harus mendorong dunia kembali pada kesadaran bahwa kekuatan sejati bukan pada rudal dan bom, melainkan pada kemampuan membangun perdamaian. Jika kekerasan terus dijadikan solusi, maka dunia sedang berjalan mundur,” ujarnya.
Ia berharap tragedi ini menjadi momentum refleksi global untuk menata ulang arsitektur keamanan internasional agar lebih adil dan berorientasi pada perlindungan manusia, bukan kepentingan geopolitik semata, pungkas Idrus.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Golkar Sulsel Gelar Pelantikan dan Pesta Rakyat, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan menyiapkan dua agenda besar, yakni pelantikan pengurus periode 2026–2030 dan pesta rakyat yang dirangkaikan dengan perayaan hari ulang tahun partai.
Jum'at, 23 Okt 2026 16:13
Sulsel
Puas Hasil MYP di Gowa, LBK Ajak Warga Ikut Merawat Jalan Bu'rung-bu'rung-Bili'-Bili'
Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Lukman B Kady (LBK) mengapresiasi kualitas pekerjaan jalan melalui program multi years project (MYP) di ruas Bu'rung-bu'rung-Bili'-Bili', Kabupaten Gowa, yang kini telah rampung dan diresmikan.
Kamis, 22 Okt 2026 16:47
Sulsel
Hasil Pleno AMPI Sulsel, Dorong Nurhaldin Maju Musda Golkar Makassar
Ketua DPD AMPI Sulsel, Andi Nurhaldin Nurdin Halid menjadi perbincangan hangat di kalangan internal Partai Golkar, juga termasuk di organisasi kepemudaan yang memiliki hubungan erat dengan partai berlambang pohon beringin.
Kamis, 22 Okt 2026 14:01
News
Sekjen Golkar Sarmuji Ingatkan Anggota DPRD Tetap Loyal dan Selalu Hadir untuk Rakyat
Sarmuji menyampaikan bahwa kemampuan membaca situasi politik adalah kunci utama bagi setiap kader dan politisi.
Sabtu, 17 Okt 2026 18:33
Sulsel
Rakornis dan Bimtek di Makassar, Golkar Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029
Partai Golkar menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia Timur dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia Timur di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 16–18 Oktober 2026.
Jum'at, 16 Okt 2026 21:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Patarai Amir Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Ketua Golkar Maros
2
MBTS SD Kristen Makale 1 Sabet Juara Umum Divisi Junior PMC 2026
3
Sertifikat Halal Gratis dan Akses Perbankan Jadi Fokus UMKM Forum Sulsel 2026
4
Legislator DPRD Makassar Dorong Percepatan Pembahasan Raperda Parkir
5
Korban Pembobolan Kartu Kredit Rp341 Juta Pertanyakan Barang Bukti dalam Gelar Perkara Khusus
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Patarai Amir Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Ketua Golkar Maros
2
MBTS SD Kristen Makale 1 Sabet Juara Umum Divisi Junior PMC 2026
3
Sertifikat Halal Gratis dan Akses Perbankan Jadi Fokus UMKM Forum Sulsel 2026
4
Legislator DPRD Makassar Dorong Percepatan Pembahasan Raperda Parkir
5
Korban Pembobolan Kartu Kredit Rp341 Juta Pertanyakan Barang Bukti dalam Gelar Perkara Khusus