Konflik Timur Tengah Memanas, Jemaah Umrah Tetap Berangkat ke Makkah
Senin, 02 Mar 2026 13:39
Ilustrasi. Foto: Istimewa
MAROS - Imbauan penundaan keberangkatan umrah muncul di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Situasi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas regional, termasuk perjalanan ke Arab Saudi.
Namun, hingga Senin (2/3/2026), operasional penerbangan umrah melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin masih berjalan normal. Belum ada laporan pembatalan penerbangan menuju Jeddah maupun penumpukan calon jemaah di terminal keberangkatan.
General Manager Bandara Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, menyampaikan bahwa pada hari tersebut terdapat dua penerbangan menuju Jeddah yang tetap beroperasi. Kedua penerbangan dilayani oleh maskapai Flyadeal pada pukul 07.30 Wita dan Lion Air pada pukul 09.41 Wita.
"Flyadeal jumlah 110 pax, sementara Lion Air berangkat tanpa penumpang, hanya ferry flight," kata Minggus saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2025).
Ia menjelaskan, saat ini hanya dua maskapai tersebut yang melayani penerbangan langsung umrah dari Makassar ke Jeddah. Menurutnya, operasional tetap berjalan karena rute penerbangan tidak melintasi wilayah konflik Iran-Israel.
"Operasional tetap normal karena tidak melewati area konflik," jelasnya.
Di sisi lain, agen travel umrah masih menunggu kepastian kebijakan lanjutan terkait imbauan tersebut. Salah satu agen travel umrah, Ahmad Yani, mengatakan hingga kini belum menerima informasi resmi terkait tindak lanjut penundaan.
"Belum ada informasi pasti dari pihak travel bagaimana kelanjutannya. Kami masih menunggu," katanya.
Ia mengaku belum melakukan koordinasi lebih lanjut karena belum ada keputusan resmi dari otoritas terkait. Untuk jadwal terdekat, travel yang dikelolanya merencanakan keberangkatan pada 9 Maret mendatang.
"Belum ada kepastian apakah akan tetap berangkat atau tidak. Kami masih menunggu informasi resmi," ujarnya.
Ia juga menyebut sejumlah jemaah dari travelnya saat ini masih berada di Mekkah dan belum memasuki jadwal kepulangan.
“Mereka masih sementara ibadah, belum ada jadwal pulang,” katanya.
Agen travel lainnya, Rahmawati, menyampaikan bahwa aktivitas travel masih berjalan normal. Pada hari yang sama, terdapat 26 jemaah yang berangkat melalui Bandara Sultan Hasanuddin.
"Info yang kami terima, semua maskapai masih on schedule tidak ada penundaan, mungkin saat ini jalur yang dilalui masih aman saja," tutupnya.
Namun, hingga Senin (2/3/2026), operasional penerbangan umrah melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin masih berjalan normal. Belum ada laporan pembatalan penerbangan menuju Jeddah maupun penumpukan calon jemaah di terminal keberangkatan.
General Manager Bandara Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, menyampaikan bahwa pada hari tersebut terdapat dua penerbangan menuju Jeddah yang tetap beroperasi. Kedua penerbangan dilayani oleh maskapai Flyadeal pada pukul 07.30 Wita dan Lion Air pada pukul 09.41 Wita.
"Flyadeal jumlah 110 pax, sementara Lion Air berangkat tanpa penumpang, hanya ferry flight," kata Minggus saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2025).
Ia menjelaskan, saat ini hanya dua maskapai tersebut yang melayani penerbangan langsung umrah dari Makassar ke Jeddah. Menurutnya, operasional tetap berjalan karena rute penerbangan tidak melintasi wilayah konflik Iran-Israel.
"Operasional tetap normal karena tidak melewati area konflik," jelasnya.
Di sisi lain, agen travel umrah masih menunggu kepastian kebijakan lanjutan terkait imbauan tersebut. Salah satu agen travel umrah, Ahmad Yani, mengatakan hingga kini belum menerima informasi resmi terkait tindak lanjut penundaan.
"Belum ada informasi pasti dari pihak travel bagaimana kelanjutannya. Kami masih menunggu," katanya.
Ia mengaku belum melakukan koordinasi lebih lanjut karena belum ada keputusan resmi dari otoritas terkait. Untuk jadwal terdekat, travel yang dikelolanya merencanakan keberangkatan pada 9 Maret mendatang.
"Belum ada kepastian apakah akan tetap berangkat atau tidak. Kami masih menunggu informasi resmi," ujarnya.
Ia juga menyebut sejumlah jemaah dari travelnya saat ini masih berada di Mekkah dan belum memasuki jadwal kepulangan.
“Mereka masih sementara ibadah, belum ada jadwal pulang,” katanya.
Agen travel lainnya, Rahmawati, menyampaikan bahwa aktivitas travel masih berjalan normal. Pada hari yang sama, terdapat 26 jemaah yang berangkat melalui Bandara Sultan Hasanuddin.
"Info yang kami terima, semua maskapai masih on schedule tidak ada penundaan, mungkin saat ini jalur yang dilalui masih aman saja," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Bandara Sultan Hasanuddin Hadirkan Panggung Seni, Sanggar Daerah Bisa Tampil Gratis
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin bakal menyediakan panggung seni budaya bagi sanggar dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Selasa, 12 Mei 2026 14:07
News
Tanpa Antre di Saudi, Makkah Route Percepat Layanan Haji dari Makassar
Pelayanan jemaah haji melalui program Makkah Route di Embarkasi Makassar kembali mendapat apresiasi karena dinilai mempermudah proses keberangkatan.
Minggu, 03 Mei 2026 15:47
Makassar City
1.200 Siswa SIT Darul Fikri Makassar Ikut Simulasi Manasik Haji Terpadu
Sekolah Islam Terpadu Darul Fikri Makassar menggelar simulasi Manasik Haji Akbar yang diikuti 1.200 siswa, di Jalan Meranti, Kecamatan Panakkukang, Kamis (30/4/2026).
Kamis, 30 Apr 2026 21:29
News
Bandara Sultan Hasanuddin Siapkan 7 Counter Makkah Route untuk CJH
PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menyatakan kesiapan penuh dalam melayani keberangkatan jemaah haji (CJH) 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Selasa, 21 Apr 2026 14:42
News
Kisah Marbot Masjid dan Jalan Tak Terduga Menuju Baitullah Bersama Adira Finance
Kisah inilah yang dialami Feri Jaenudin, seorang marbot masjid di Jakarta, yang tak pernah menyangka langkah rutinnya akan membawanya lebih dekat ke Baitullah.
Kamis, 09 Apr 2026 06:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof Hasmyati Jadi Pembicara Simposium Antarbangsa di Malaysia
2
Sambut Milad ke-72 dan Konferensi Internasional, PPs UMI Kibarkan Bendera ASEAN
3
Perkuat Modal dan Daya Saing, OJK Restui Penggabungan 5 BPR di Sulsel
4
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS pada Perdagangan Kamis Pagi
5
Penebusan Pupuk Bersubsidi di Amali dan Cina Dipastikan Sesuai HET
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof Hasmyati Jadi Pembicara Simposium Antarbangsa di Malaysia
2
Sambut Milad ke-72 dan Konferensi Internasional, PPs UMI Kibarkan Bendera ASEAN
3
Perkuat Modal dan Daya Saing, OJK Restui Penggabungan 5 BPR di Sulsel
4
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS pada Perdagangan Kamis Pagi
5
Penebusan Pupuk Bersubsidi di Amali dan Cina Dipastikan Sesuai HET