Sinergi TNI AL dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal
Sabtu, 09 Mei 2026 08:17
Komando Daerah Angkatan Laut VI (Kodaeral VI), berhasil melakukan penindakan tegas terhadap upaya penyelundupan rokok ilegal di Makassar.
MAKASSAR - Tim Naval Region VI Quick Response (NR6QR) Komando Daerah Angkatan Laut VI (Kodaeral VI), berhasil melakukan penindakan tegas terhadap upaya penyelundupan rokok ilegal dalam jumlah masif di wilayah hukum Makassar pada Kamis malam (07/05/2026).
Dalam operasi gabungan bersama Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan dan KPPBC TMP B Makassar, petugas mengamankan satu unit kontainer berisi jutaan batang rokok tanpa pita cukai yang berpotensi merugikan negara hingga miliaran rupiah.
Penindakan bermula dari hasil pengamatan mendalam yang dilakukan tim NR6QR di area Makassar New Port sejak pukul 12.30 WITA. Kecurigaan petugas terbukti saat sebuah truk kontainer hijau bernopol DD 8010 SY menunjukkan gerak-gerik anomali setelah keluar dari dermaga. Setelah melalui proses pembuntutan yang ketat, truk tersebut akhirnya dihentikan saat tiba di sebuah gudang jasa angkutan barang di Jalan Sarappo, Kecamatan Wajo.
Saat dilakukan pemeriksaan pada pukul 22.40 WITA, ditemukan 244 karton berisi total 3.904.000 batang rokok ilegal. Nilai barang bukti tersebut ditaksir mencapai Rp5.797.440.000,00.
Jika berhasil diedarkan, tindakan ilegal ini akan mengakibatkan hilangnya pendapatan negara dari sektor Cukai, PPN HT, dan Pajak Rokok dengan total nilai Rp3.777.568.960,00.
Sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, pelaku dapat dikenakan sanksi administrasi berupa denda sebagai pengganti pidana atau mekanisme Ultimum Remidium. Berdasarkan perhitungan nilai cukai, total sanksi yang harus dibayarkan adalah Rp2.912.384.000,- x 3 = Rp8.737.152.000,-
Komandan Kodaeral VI (Dankodaeral VI) Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, dalam keterangannya menegaskan bahwa operasi ini adalah bentuk komitmen TNI AL dalam menjaga kedaulatan hukum di wilayah laut dan pelabuhan.
"Keberhasilan ini merupakan buah dari sinergitas yang solid antara TNI AL dan Bea Cukai. Kami tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan ilegal yang merusak tatanan ekonomi dan merugikan keuangan negara," tegas Dankodaeral VI.
Operasi ini sempat diwarnai ketegangan ketika sekelompok kuli bongkar muat mencoba menghalangi petugas dan melakukan perusakan terhadap properti kamera milik tim Bea Cukai. Namun, berkat kesigapan personel NR6QR Kodaeral VI, situasi berhasil dikendalikan tanpa korban jiwa, meski para pelaku lapangan melarikan diri dari tempat kejadian.
Saat ini, barang bukti berupa truk, kontainer nomor CTPU 2743386, dan jutaan batang rokok ilegal tersebut telah diamankan di Mako Kodaeral VI untuk proses penyelidikan lebih lanjut guna mendalami jaringan sindikat di balik penyelundupan ini.
Hadir dalam acara ini, Wadan Kodaeral VI, Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbagsel dan Kepala PPBC TMP B.
Dalam operasi gabungan bersama Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan dan KPPBC TMP B Makassar, petugas mengamankan satu unit kontainer berisi jutaan batang rokok tanpa pita cukai yang berpotensi merugikan negara hingga miliaran rupiah.
Penindakan bermula dari hasil pengamatan mendalam yang dilakukan tim NR6QR di area Makassar New Port sejak pukul 12.30 WITA. Kecurigaan petugas terbukti saat sebuah truk kontainer hijau bernopol DD 8010 SY menunjukkan gerak-gerik anomali setelah keluar dari dermaga. Setelah melalui proses pembuntutan yang ketat, truk tersebut akhirnya dihentikan saat tiba di sebuah gudang jasa angkutan barang di Jalan Sarappo, Kecamatan Wajo.
Saat dilakukan pemeriksaan pada pukul 22.40 WITA, ditemukan 244 karton berisi total 3.904.000 batang rokok ilegal. Nilai barang bukti tersebut ditaksir mencapai Rp5.797.440.000,00.
Jika berhasil diedarkan, tindakan ilegal ini akan mengakibatkan hilangnya pendapatan negara dari sektor Cukai, PPN HT, dan Pajak Rokok dengan total nilai Rp3.777.568.960,00.
Sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, pelaku dapat dikenakan sanksi administrasi berupa denda sebagai pengganti pidana atau mekanisme Ultimum Remidium. Berdasarkan perhitungan nilai cukai, total sanksi yang harus dibayarkan adalah Rp2.912.384.000,- x 3 = Rp8.737.152.000,-
Komandan Kodaeral VI (Dankodaeral VI) Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, dalam keterangannya menegaskan bahwa operasi ini adalah bentuk komitmen TNI AL dalam menjaga kedaulatan hukum di wilayah laut dan pelabuhan.
"Keberhasilan ini merupakan buah dari sinergitas yang solid antara TNI AL dan Bea Cukai. Kami tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan ilegal yang merusak tatanan ekonomi dan merugikan keuangan negara," tegas Dankodaeral VI.
Operasi ini sempat diwarnai ketegangan ketika sekelompok kuli bongkar muat mencoba menghalangi petugas dan melakukan perusakan terhadap properti kamera milik tim Bea Cukai. Namun, berkat kesigapan personel NR6QR Kodaeral VI, situasi berhasil dikendalikan tanpa korban jiwa, meski para pelaku lapangan melarikan diri dari tempat kejadian.
Saat ini, barang bukti berupa truk, kontainer nomor CTPU 2743386, dan jutaan batang rokok ilegal tersebut telah diamankan di Mako Kodaeral VI untuk proses penyelidikan lebih lanjut guna mendalami jaringan sindikat di balik penyelundupan ini.
Hadir dalam acara ini, Wadan Kodaeral VI, Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbagsel dan Kepala PPBC TMP B.
(GUS)
Berita Terkait
News
Peringati Hari Jadi Ke-81 TNI AL Tahun 2026, Kodaeral VI Gelar Apel Siaga
Suasana khidmat menyelimuti Dermaga Pulau Selayar Mako Kodaeral VI Makassar saat ratusan personel gabungan berdiri tegap mengikuti Apel Siaga dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-81 TNI Angkatan Laut, Kamis (10/9/2026).
Kamis, 10 Sep 2026 12:29
News
Peduli Korban Gempa NTT, Dankodaeral VI Bersama Forkopimda Sulsel Lepas Bantuan Kemanusiaan
Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut VI (Dankodaeral VI) Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, bersama Forkopimpda Sulsel melepas bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT)
Selasa, 18 Agu 2026 23:12
News
Pangkoarmada RI Dorong Penguatan Kodaeral VI Makassar
Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata mendorong penguatan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) VI.
Selasa, 11 Agu 2026 07:17
Sulsel
TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan Moment HUT Kodaeral VI
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Komando Daerah TNI Angkatan Laut VI (Kodaeral VI) tahun 2026, Kodaeral VI menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) yang berpusat di Kelurahan Balleanging
Selasa, 14 Jul 2026 14:20
News
TNI AL Kodaeral VI Gelar Program Pengelolaan Prolanis Tahun 2026
Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kualitas hidup bagi penderita penyakit kronis, TNI AL Komando Daerah Angkatan Laut VI (Kodaeral VI) menyelenggarakan Kegiatan Pemeriksaan dan Penyuluhan Pasien Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis)
Kamis, 18 Jun 2026 20:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bantaeng Dorong Pengelolaan Lingkungan untuk Raih Adipura
2
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
3
3 DPO Kasus Penyiraman Cabai di Jeneponto Ditangkap
4
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
5
Beasiswa Pemkab Luwu Timur Bantu Tiga Anak Satu Keluarga Jadi Sarjana
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bantaeng Dorong Pengelolaan Lingkungan untuk Raih Adipura
2
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
3
3 DPO Kasus Penyiraman Cabai di Jeneponto Ditangkap
4
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
5
Beasiswa Pemkab Luwu Timur Bantu Tiga Anak Satu Keluarga Jadi Sarjana